<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098</id><updated>2012-02-06T15:23:27.892-08:00</updated><category term='Bung Karno'/><category term='KKSK'/><category term='PEMILU 2009.'/><category term='LSI'/><category term='Akbar Tanjung'/><category term='dpt.'/><category term='prabowo'/><category term='Partai Golkar'/><category term='PD'/><category term='Soedirman'/><category term='jk'/><category term='Gusdur'/><category term='TARI PENDET'/><category term='Agung Laksono'/><category term='neolib'/><category term='BALI'/><category term='MALAYSIA'/><category term='pkpi'/><category term='AMBALAT'/><category term='DPR RI'/><category term='Golkar'/><category term='Jusuf Kalla.'/><category term='Partai Demokra'/><category term='RASA SAYANGE'/><category term='Indonesia'/><category term='BLITAR'/><category term='DEMOKRASI'/><category term='HAM.'/><category term='SBY'/><category term='Bung Anas'/><category term='Presiden'/><category term='hanura'/><category term='Sejarah'/><category term='TPS.'/><category term='parpol koalisi.'/><category term='pan.'/><category term='GURU'/><category term='POLITIK'/><category term='pks.'/><category term='pan'/><category term='tifatul sembiring'/><category term='PARTAI DEMOKRAT'/><category term='pilpres.'/><category term='Golkar.'/><category term='ppp.'/><category term='amien rais.'/><category term='Hadi Utomo'/><category term='PBB'/><category term='Megawati'/><category term='cikeas'/><category term='ANAS URBANINGRUM'/><category term='parpol'/><category term='fraksi'/><category term='hasil pileg'/><category term='survei'/><category term='koalisi.'/><category term='Susilo Bambang Yudhoyono.'/><category term='quick count.'/><category term='prabowo.'/><category term='golden triangle'/><category term='PEMILU 2009'/><category term='Kampanye'/><category term='gerindra.'/><category term='BBM'/><category term='boediono.'/><category term='kerjasama.'/><category term='Pertamina'/><category term='hatk angket.'/><category term='AH NAsution'/><category term='mega'/><category term='SBY.'/><category term='cawapres.'/><category term='PARTAI DEMOKRAT.'/><category term='JAWA TIMUR'/><category term='Megawati.'/><category term='bawaslu.'/><category term='koalisi'/><category term='burhanuddin napitupulu'/><category term='wapres.'/><category term='debat'/><category term='Prakoalisi'/><category term='soetrisno bachir'/><category term='PARTAI DEMOKRAT.sby'/><category term='Hikmah'/><category term='PPP'/><category term='Megawati Soekarno Putri'/><category term='Marsilam Simanjuntak'/><category term='taufik kiemas.'/><category term='facebooker'/><category term='PDIP'/><category term='pemilu.'/><category term='daerah pemilihan jatim VI'/><category term='Susilo Bambang Yudhoyono'/><category term='DPR. Pansus'/><category term='Arbi Sanit'/><category term='hak angket.'/><category term='pks'/><category term='capres'/><category term='sultan hemengku buwono'/><category term='muhaimin iskandar.'/><category term='demokrat.'/><category term='Partai Golkar.'/><category term='PilPres 2009'/><category term='Bank Century'/><category term='Jusuf Kalla'/><category term='wiranto.'/><category term='gerindra'/><category term='hasil pemilu 2009.'/><category term='muhaimin iskandar'/><category term='parliamentary threshold'/><category term='pileg'/><category term='sutrisno bachir'/><category term='pdip.'/><category term='PKB'/><category term='pkb.'/><category term='ANAS URBANINGRUM.'/><category term='basis dukungan.'/><title type='text'>Anas Urbaningrum</title><subtitle type='html'>Blog ini adalah wadah diskusi online bersama Bung anas Urbaningrum.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>953</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-3875841410502070854</id><published>2010-09-02T06:21:00.000-07:00</published><updated>2010-09-02T06:22:38.904-07:00</updated><title type='text'>Anas: Bicara Pemakzulan SBY, Try Salah Musim</title><content type='html'>VIVAnews - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyayangkan munculnya pernyataan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno yang menyarankan supaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dilengserkan sebelum msa jabatannya berakhir. Pernyataan itu dinilai Anas merupakan kemunduran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Para senior seharusnya berpikir konstruktif, arif dan bijak. Pengalamannya di masa lampau diorientasikan untuk perbaikan-perbaikan kehidupan kebangsaan ke depan," kata Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kepada VIVAnews, Sabtu, 28 Agustus 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas menilai dorongan pemakzulan itu tidak tepat. Selain itu, juga tidak memiliki urgensi dan argumentasi yang mapan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bicara pemakzulan sekarang ini salah musim. Apalagi kalau dikaitkan dengan mimpi untuk kembali ke UUD 1945 sebelum amandemen. Sungguh kemunduran yang nyata," kata Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas berpandangan bangsa ini harus berpikir ke depan dengan terus-menerus melakukan perbaikan, bukan justru berupaya kembali ke masa lalu yang terbukti sudah pernah gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai bertemu Ketua MPR Taufiq Kiemas pada Rabu, 25 Agustus lalu, Jenderal TNI (purn) Try Sutrisno menyatakan risau karena melihat ada banyak pejabat yang memperkaya diri dan terjadinya kesenjangan sosial yang luar biasa. Untuk itu ia minta supaya MPR mendesak Presiden agar kembali ke UUD 1945 versi sebelum diamandemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika tidak dilaksanakan, maka Presiden bisa dipanggil sampai dua kali. Dan jika juga tidak dilaksanakan, maka MPR bisa bersepakat untuk menggelar Sidang Istimewa MPR RI untuk melengserkan presiden," kata Try yang juga merupakan Ketua Forum Komunikasi Purnawirawan TNI dan Polri. (kd)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-3875841410502070854?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/3875841410502070854/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=3875841410502070854' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3875841410502070854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3875841410502070854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/09/anas-bicara-pemakzulan-sby-try-salah.html' title='Anas: Bicara Pemakzulan SBY, Try Salah Musim'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5147640870048382838</id><published>2010-09-02T06:20:00.000-07:00</published><updated>2010-09-02T06:21:03.740-07:00</updated><title type='text'>Jika Golkar Interpelasi, Ibarat Bertanya pada Diri Sendiri</title><content type='html'>Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mengatakan pemerintah tidak perlu takut diinterpelasi. Sebab, interpelasi untuk menjelaskan masalah sesungguhnya. Pernyataan pria yang biasa dipanggil Ical tersebut dianggap mengganggu logika politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Partai koalisi pemerintah lazimnya tidak bertanya kepada pemerintah. Itu sama dengan bertanya pada dirinya sendiri. Apalagi Ketua Partai Golkar adalah Ketua Harian Setgab," kata Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Rabu (1/9/2010) dini hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas menjelaskan, jika ada partai koalisi pemerintah yang mengajukan interpelasi, publik dengan mudah akan bertanya: adakah udang di balik batu? "Soal hubungan Indonesia-Malaysia, meminta penjelasan Menko Polhukam dan Menlu di DPR adalah jalan terbaik," imbuh mantan Ketua Umum PB HMI tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika masih ada yang kurang dari penjelasan Menlu dan Menko Polhukam, sambung Anas, bisa diperdalam kembali. Selebihnya adalah mendorong percepatan solusi substantif dan mendasar, yakni segera menuntaskan perundingan batas laut Indonesia-Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"berjiran (bertetangga) memang harus jelas batas teritorialnya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, Anas merasa ragu jika Golkar akan mengajukan interpelasi. Bukan saja karena Golkar adalah partai koalisi pemerintah, tetapi juga karena Golkar tidak akan mau merusak rasionalitas politiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bertanya pada diri sendiri agak mengganggu logika politik," sindir Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(anw/anw)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5147640870048382838?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5147640870048382838/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5147640870048382838' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5147640870048382838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5147640870048382838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/09/jika-golkar-interpelasi-ibarat-bertanya.html' title='Jika Golkar Interpelasi, Ibarat Bertanya pada Diri Sendiri'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-377301758996095163</id><published>2010-09-02T02:23:00.000-07:00</published><updated>2010-09-02T06:23:19.707-07:00</updated><title type='text'>Anas: Bicara Pemakzulan SBY, Try Salah Musim</title><content type='html'>Anas: Bicara Pemakzulan SBY, Try Salah Musim        VIVAnews - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyayangkan munculnya pernyataan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno yang menyarankan supaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dilengserkan sebelum msa jabatannya berakhir. Pernyataan itu dinilai Anas merupakan kemunduran.  "Para senior seharusnya berpikir konstruktif, arif dan bijak. Pengalamannya di masa lampau diorientasikan untuk perbaikan-perbaikan kehidupan kebangsaan ke depan," kata Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kepada VIVAnews, Sabtu, 28 Agustus 2010.  Anas menilai dorongan pemakzulan itu tidak tepat. Selain itu, juga tidak memiliki urgensi dan argumentasi yang mapan.   "Bicara pemakzulan sekarang ini salah musim. Apalagi kalau dikaitkan dengan mimpi untuk kembali ke UUD 1945 sebelum amandemen. Sungguh kemunduran yang nyata," kata Anas.  Anas berpandangan bangsa ini harus berpikir ke depan dengan terus-menerus melakukan perbaikan, bukan justru berupaya kembali ke masa lalu yang terbukti sudah pernah gagal.  Usai bertemu Ketua MPR Taufiq Kiemas pada Rabu, 25 Agustus lalu, Jenderal TNI (purn) Try Sutrisno menyatakan risau karena melihat ada banyak pejabat yang memperkaya diri dan terjadinya kesenjangan sosial yang luar biasa. Untuk itu ia minta supaya MPR mendesak Presiden agar kembali ke UUD 1945 versi sebelum diamandemen.  "Jika tidak dilaksanakan, maka Presiden bisa dipanggil sampai dua kali. Dan jika juga tidak dilaksanakan, maka MPR bisa bersepakat untuk menggelar Sidang Istimewa MPR RI untuk melengserkan presiden," kata Try yang juga merupakan Ketua Forum Komunikasi Purnawirawan TNI dan Polri. (kd)   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-377301758996095163?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/377301758996095163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=377301758996095163' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/377301758996095163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/377301758996095163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/09/anas-bicara-pemakzulan-sby-try-salah_02.html' title='Anas: Bicara Pemakzulan SBY, Try Salah Musim'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5341570863249018248</id><published>2010-09-02T02:21:00.000-07:00</published><updated>2010-09-02T06:21:10.238-07:00</updated><title type='text'>Jika Golkar Interpelasi, Ibarat Bertanya pada Diri Sendiri</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -  		Ketua  Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mengatakan pemerintah tidak   perlu  takut diinterpelasi. Sebab, interpelasi untuk menjelaskan masalah    sesungguhnya. Pernyataan pria yang biasa dipanggil Ical tersebut    dianggap mengganggu logika politik.&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          "Partai koalisi pemerintah   lazimnya  tidak bertanya kepada pemerintah. Itu sama dengan bertanya pada    dirinya sendiri. Apalagi Ketua Partai Golkar adalah Ketua Harian    Setgab," kata Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam pesan    singkat yang diterima detikcom, Rabu (1/9/2010) dini hari.&lt;br&gt;                                                                                                      &lt;/p&gt;                                                                                                        &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                                                                      &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Anas  menjelaskan, jika ada partai koalisi pemerintah yang mengajukan    interpelasi, publik dengan mudah akan bertanya: adakah udang di balik    batu? "Soal hubungan Indonesia-Malaysia, meminta penjelasan Menko    Polhukam dan Menlu di DPR adalah jalan terbaik," imbuh mantan Ketua Umum    PB HMI tersebut.&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Jika masih ada yang kurang dari  penjelasan   Menlu dan Menko Polhukam, sambung Anas, bisa diperdalam  kembali.   Selebihnya adalah mendorong percepatan solusi substantif dan  mendasar,   yakni segera menuntaskan perundingan batas laut  Indonesia-Malaysia. &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          "berjiran   (bertetangga) memang harus  jelas batas teritorialnya," katanya.&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Oleh   karena itu, Anas merasa ragu jika  Golkar akan mengajukan interpelasi.   Bukan saja karena Golkar adalah  partai koalisi pemerintah, tetapi juga   karena Golkar tidak akan mau  merusak rasionalitas politiknya. &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          "Bertanya   pada diri sendiri agak  mengganggu logika politik," sindir Anas.&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;strong&gt; (anw/anw)&lt;/strong&gt;    &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5341570863249018248?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5341570863249018248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5341570863249018248' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5341570863249018248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5341570863249018248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/09/jika-golkar-interpelasi-ibarat-bertanya_02.html' title='Jika Golkar Interpelasi, Ibarat Bertanya pada Diri Sendiri'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-7852941906832251093</id><published>2010-08-27T01:16:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T01:17:59.434-07:00</updated><title type='text'>Anas Urbaningrum: Membumikan Islam yang Sejuk</title><content type='html'>RAMADAN merupakan momentum yang tepat untuk merenungkan kembali keislaman kita. Islam di sini, setidaknya, dapat dibaca dalam dua pemaknaan: kepasrahan kepada Allah dan perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepasrahan kepada Allah merupakan salah satu inti ajaran Islam. Sisi manusiawi dari pokok ajaran ini adalah kita tidak diperbolehkan sombong dan merasa berkuasa karena sejatinya semua nikmat yang kita miliki merupakan titipan, bahkan ujian dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdamaian (dari kata salam, yang juga memiliki akar kata yang sama dengan Islam) merupakan pengejawantahan horizontal dari sikap kepasrahan tersebut. Dengan memahami bahwa yang mahakuasa hanyalah Allah, maka tugas umat Islam adalah menjaga perdamaian di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: ''Kalian tidak akan masuk surga hingga beriman. Dan kalian tidak akan beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan suatu amalan yang jika kalian kerjakan, niscaya kalian akan saling mencintai: Tebarkanlah salam di antara kalian." (HR Muslim, Ahmad, Al Tirmidzi, dan Ibn Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebebasan Anomik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, mengapa ada sekelompok orang Islam di Indonesia yang kerap melakukan kekerasan sebagai bentuk ekspresi keagaman mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena Islam radikal di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari setting sosial-politiknya. Munculnya kelompok-kelompok tersebut berbarengan dengan transisi politik setelah tumbangnya rezim otoriter Orde Baru.  Ahli politik Guillermo O'Donnell menjelaskan bahwa transisi demokrasi berjalan pada dua sisi, yaitu liberalisasi dan institusionalisasi. Liberalisasi mencakup pengakuan hak-hak politik individu dan kelompok serta diakuinya kebebasan berekspresi sebagai bagian dari tatanan demokratis. Kebebasan pers yang kita nikmati sekarang merupakan salah satu contohnya. Sementara itu, institusionalisasi merupakan proses penguatan institusi-institusi demokrasi. Menguatnya peran DPR, sebagai kontras dari DPR ''tukang stempel" pada era Orde Baru, dan berdirinya lembaga-lembaga ad hoc untuk mengatasi kelemahan lembaga yang ada, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi, merupakan bagian dari proses institusionalisasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan perjalanan waktu, kita menyaksikan bahwa proses pada sumbu liberalisasi berjalan jauh lebih cepat daripada proses institusionalisasi. Ekspresi kebebasan individual telah mengguncang sendi-sendi kehidupan bersama, sementara institusi demokrasi belum bekerja secara efektif. Ekspresi keagamaan yang berwajah kekerasan tidak diimbangi dengan kuatnya institusi dan pranata sosial seperti penegakan hukum dan ketertiban. Bungkamnya Pemerintah Daerah Bekasi dalam kasus patung Tiga Mojang merupakan contoh nyata dari penjelasan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi kebebasan juga merupakan ujian bagi keimanan. Oleh karena itu, umat Islam harus menghayati bahwa keimanan yang hakiki adalah keimanan yang terjaga baik dalam situasi yang mempersulit keimanan, bukan hanya dalam situasi yang menunjang keimanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perspektif lain untuk membaca fenomena Islam radikal adalah kebebasan yang datang bak air bah setelah reformasi  menimbulkan situasi melemahnya norma-norma sosial yang menimbulkan keresahan, bahkan ketakutan, bagi individu. Situasi itu disebut anomi oleh sosiolog Emile Durkheim. Dalam situasi anomik, individu cenderung kembali kepada ikatan-ikatan primordial yang memberikan rasa aman, terutama etnisitas dan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebebasan memang dapat menimbulkan rasa takut karena dalam kebebasanlah individu bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakannya sendiri. Individu yang tidak mampu menangani kebebasan cenderung melarikan diri ke dalam ''payung" yang memberikan rasa aman dan perlindungan, seperti lembaga keagamaan. Ditambah faktor-faktor struktural seperti kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan sosial-ekonomi, organisasi keagamaan yang menjanjikan situasi yang kontras dengan situasi sekarang pun mendapat sambutan dari individu yang kalah tersebut. Dengan bergabung ke organisasi yang berwajah kekerasan, individu yang kalah itu merasa menang dan berkuasa, bahkan seolah melakukan ''balas dendam kelas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, dalam konteks sosiologis-politis, mengembalikan tatanan sosial untuk menghentikan situasi anomik serta menyelesaikan problem struktural seperti kemiskinan merupakan cara untuk meminimalkan ekspresi keagamaan berwajah kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi ekses modernitas yang berupa kondisi anomi, banyak yang berusaha memutar jarum jam kembali ke masa para sahabat dengan meniru secara literal kehidupan pada saat itu. Tentu, selama tidak melanggar hukum, setiap kelompok berhak memilih jalan hidup masing-masing. Namun, yang harus kita sadari, yang kita inginkan adalah bukan kembali ke cara hidup zaman yang sudah lewat, tetapi mempertahankan cita-cita Islam dan menghidupkan teladan secara kontekstual dari mereka yang sudah mendahului kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Anas Urbaningrum, Ketua Umum DPP Partai Demokrat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-7852941906832251093?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/7852941906832251093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=7852941906832251093' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7852941906832251093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7852941906832251093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-urbaningrum-membumikan-islam-yang_27.html' title='Anas Urbaningrum: Membumikan Islam yang Sejuk'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-270950678402743203</id><published>2010-08-26T21:17:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T01:17:58.204-07:00</updated><title type='text'>Anas Urbaningrum: Membumikan Islam yang Sejuk</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;RAMADAN&lt;/strong&gt; merupakan  momentum yang tepat untuk merenungkan kembali   keislaman kita. Islam di  sini, setidaknya, dapat dibaca dalam dua   pemaknaan: kepasrahan kepada  Allah dan perdamaian. &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Kepasrahan   kepada Allah merupakan  salah satu inti ajaran Islam. Sisi manusiawi dari   pokok ajaran ini  adalah kita tidak diperbolehkan sombong dan merasa   berkuasa karena  sejatinya semua nikmat yang kita miliki merupakan   titipan, bahkan  ujian dari Allah. &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Perdamaian (dari kata &lt;em&gt;salam,&lt;/em&gt;  yang juga memiliki akar kata yang sama dengan &lt;em&gt;Islam&lt;/em&gt;) merupakan    pengejawantahan horizontal dari sikap kepasrahan tersebut. Dengan    memahami bahwa yang mahakuasa hanyalah Allah, maka tugas umat Islam    adalah menjaga perdamaian di muka bumi. &lt;br&gt;                                                                                                      &lt;/p&gt;                                                                                                        &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                                                                      &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                              &lt;p&gt;Diriwayatkan  oleh Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: ''Kalian   tidak akan  masuk surga hingga beriman. Dan kalian tidak akan beriman   hingga  kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan suatu amalan   yang  jika kalian kerjakan, niscaya kalian akan saling mencintai:    Tebarkanlah salam di antara kalian." (HR Muslim, Ahmad, Al Tirmidzi, dan    Ibn Majah).&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;strong&gt;Kebebasan Anomik &lt;/strong&gt; &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Lalu, mengapa ada sekelompok orang Islam  di Indonesia yang kerap   melakukan kekerasan sebagai bentuk ekspresi  keagaman mereka? &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Fenomena   Islam radikal di Indonesia  tidak bisa dilepaskan dari &lt;em&gt;setting&lt;/em&gt; sosial-politiknya. Munculnya  kelompok-kelompok tersebut berbarengan   dengan transisi politik  setelah tumbangnya rezim otoriter Orde Baru.    Ahli politik Guillermo  O'Donnell menjelaskan bahwa transisi demokrasi   berjalan pada dua sisi,  yaitu liberalisasi dan institusionalisasi.   Liberalisasi mencakup  pengakuan hak-hak politik individu dan kelompok   serta diakuinya  kebebasan berekspresi sebagai bagian dari tatanan   demokratis.  Kebebasan pers yang kita nikmati sekarang merupakan salah   satu  contohnya. Sementara itu, institusionalisasi merupakan proses    penguatan institusi-institusi demokrasi. Menguatnya peran DPR, sebagai    kontras dari DPR ''tukang stempel" pada era Orde Baru, dan berdirinya    lembaga-lembaga &lt;em&gt;ad hoc&lt;/em&gt; untuk mengatasi kelemahan lembaga yang    ada, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi, merupakan bagian dari  proses   institusionalisasi tersebut. &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Seiring dengan perjalanan waktu,   kita  menyaksikan bahwa proses pada sumbu liberalisasi berjalan jauh   lebih  cepat daripada proses institusionalisasi. Ekspresi kebebasan    individual telah mengguncang sendi-sendi kehidupan bersama, sementara    institusi demokrasi belum bekerja secara efektif. Ekspresi keagamaan    yang berwajah kekerasan tidak diimbangi dengan kuatnya institusi dan    pranata sosial seperti penegakan hukum dan ketertiban. Bungkamnya    Pemerintah Daerah Bekasi dalam kasus patung Tiga Mojang merupakan contoh    nyata dari penjelasan ini.  &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Situasi kebebasan juga merupakan   ujian  bagi keimanan. Oleh karena itu, umat Islam harus menghayati bahwa    keimanan yang hakiki adalah keimanan yang terjaga baik dalam situasi    yang mempersulit keimanan, bukan hanya dalam situasi yang menunjang    keimanan tersebut. &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Perspektif lain untuk membaca fenomena  Islam   radikal adalah kebebasan yang datang bak air bah setelah  reformasi    menimbulkan situasi melemahnya norma-norma sosial yang  menimbulkan   keresahan, bahkan ketakutan, bagi individu. Situasi itu  disebut anomi   oleh sosiolog Emile Durkheim. Dalam situasi anomik,  individu cenderung   kembali kepada ikatan-ikatan primordial yang  memberikan rasa aman,   terutama etnisitas dan agama.&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Kebebasan memang dapat menimbulkan    rasa takut karena dalam kebebasanlah individu bertanggung jawab    sepenuhnya atas tindakannya sendiri. Individu yang tidak mampu menangani    kebebasan cenderung melarikan diri ke dalam ''payung" yang memberikan    rasa aman dan perlindungan, seperti lembaga keagamaan. Ditambah    faktor-faktor struktural seperti kemiskinan, pengangguran, dan    kesenjangan sosial-ekonomi, organisasi keagamaan yang menjanjikan    situasi yang kontras dengan situasi sekarang pun mendapat sambutan dari    individu yang kalah tersebut. Dengan bergabung ke organisasi yang    berwajah kekerasan, individu yang kalah itu merasa menang dan berkuasa,    bahkan seolah melakukan ''balas dendam kelas." &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Oleh karena itu,   dalam konteks  sosiologis-politis, mengembalikan tatanan sosial untuk   menghentikan  situasi anomik serta menyelesaikan problem struktural   seperti  kemiskinan merupakan cara untuk meminimalkan ekspresi keagamaan    berwajah kekerasan.&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Untuk mengatasi ekses modernitas yang  berupa   kondisi anomi, banyak yang berusaha memutar jarum jam kembali  ke masa   para sahabat dengan meniru secara literal kehidupan pada saat  itu.   Tentu, selama tidak melanggar hukum, setiap kelompok berhak  memilih   jalan hidup masing-masing. Namun, yang harus kita sadari, yang  kita   inginkan adalah bukan kembali ke cara hidup zaman yang sudah  lewat,   tetapi mempertahankan cita-cita Islam dan menghidupkan teladan  secara   kontekstual dari mereka yang sudah mendahului kita. &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;strong&gt; &lt;em&gt;*) Anas Urbaningrum,&lt;/em&gt; &lt;/strong&gt;  &lt;em&gt; Ketua Umum DPP Partai Demokrat&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-270950678402743203?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/270950678402743203/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=270950678402743203' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/270950678402743203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/270950678402743203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-urbaningrum-membumikan-islam-yang.html' title='Anas Urbaningrum: Membumikan Islam yang Sejuk'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6810277875501585967</id><published>2010-08-23T20:57:00.000-07:00</published><updated>2010-08-23T21:04:55.774-07:00</updated><title type='text'>Anas dan Ibas Silaturahim ke Kalbar</title><content type='html'>Pontianak (ANTARA News) - Ketua Umum DPP Anas Urbaningrum dan Sekjend DPP Partai Demokrat Edi Baskoro Yudhoyono dan sejumlah pengurus pusat lainnya bersilaturahim dengan pengurus Partai Demokrat se-Kalimantan Barat di Sungai Raya, Kubu Raya, Senin sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anas Urbaningrum, pertemuan tersebut adalah yang pertama kalinya dengan pengurus di Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia optimistis, di Kalbar, Partai Demokrat akan berhasil di tahun-tahun mendatang mengingat pengurus mampu menjaga soliditas partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Salah satu kunci adalah menjaga soliditas partai," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah menunjukkan perpecahan selalu menghantui perjalanan partai politik di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bersyukur Partai Demokrat di usia muda mampu utuh dan Kongres Nasional beberapa waktu lalu membuat mereka tetap utuh dan makin solid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini jadi modal dasar yang baik dan kita punya alasan untuk bekerja dengan penuh konsentrasi di masa mendatang," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia yakin pengurus Partai Demokrat tidak jadi partai musiman. Musim pertama, menjadi fenomena politik dalam Pemilu 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang betul-betul baru Partai Demokrat, yang kekuatan politik 7,5 persen bisa mengantarkan kader terbaik Pak SBY sebagai Presiden," kata Anas Urbaningrum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim kedua, raihan suara Partai Demokrat pada Pemilu 2009 yakni mencapai hampir 21 persen. Sementara peserta Pemilu 2009 lebih banyak dibanding 2004 sehingga memberi bukti fenomenal lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Meski ada pertanyaan mengenai keberhasilan Demokrat, dikaitkan dengan Century. Ini pikiran orang `ngeres`," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil tersebut menunjukkan harapan besar rakyat terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melanjutkan kedua kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, menjadi wujud selera rakyat. Ia memperkirakan angka yang diperoleh lebih tinggi dari capaian tersebut kalau tidak ada kelemahan dalam realisasi penyelenggaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksana tugas Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar Muda Mahendrawan mengatakan, pencapaian dalam berbagai pemilu di Kalbar menunjukkan hasil yang menggembirakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berharap hasil tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6810277875501585967?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6810277875501585967/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6810277875501585967' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6810277875501585967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6810277875501585967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-dan-ibas-silaturahim-ke-kalbar_23.html' title='Anas dan Ibas Silaturahim ke Kalbar'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8116870621391332703</id><published>2010-08-23T20:56:00.000-07:00</published><updated>2010-08-23T20:57:38.727-07:00</updated><title type='text'>Anas : Negara Harus Maksimalkan Pembangunan di Perbatasan</title><content type='html'>Kubu Raya (ANTARA) - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan pembangunan dan pengamanan daerah perbatasan harus diberdayakan semaksimal mungkin agar pihak asing tidak memandang "sebelah mata" terhadap eksistensi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Daerah perbatasan merupakan pintu masuk Negara Kesatuan RI, sehingga harus dijaga dan diperhatikan keamanannya karena rawan penyelundupan, tindak kejahatan , terorisme, dan pengaruh asing lainnya. Bahkan daerah perbatasan juga merupakan daerah pertahanan demi keutuhan NKRI," Anas Urbaningrum saat bertemu dengan pengurus Partai Demokrat se-Kalbar di Sungai Raya, Kubu Raya, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, Partai Demokrat menilai di daerah perbatasan inilah tanggung jawab negara dituntut. Namun, lanjut dia, kalau dilihat dari alokasi anggaran, sangatlah tidak cukup untuk membangun perbatasan sehingga dibutuhkan skala prioritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pembangunan ekonomi di tapal batas juga perlu mendapat perhatian karena cukup banyak warga yang tinggal di perbatasan, selain untuk memberdayakan dan menjaga potensi yang ada di berbagai sektor," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga melihat di kawasan perbatasan masih banyak daerah yang berpotensi di bidang perkebunan, kehutanan dan pertambangan serta pariwisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pengembangan perlu didorong di tapal batas agar potensi yang ada tersebut dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan kemajuan daerah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, lanjutnya, masalah di daerah perbatasan harus menjadi skala prioritas yang harus diperhatikan terutama kasus perpindahan wilayah dan pergantian status kewarganegaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, tidak dapat dipungkiri ada yang tinggal di daerah perbatasan khususnya di Kalbar menggunakan fasilitas pendidikan, kesehatan, listrik, maupun air bersih yang gratis dari Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, persoalan mendasar yang menyebabkan ekonomi perbatasan sulit berkembang adalah ketiadaan infrastruktur yang menghubungkan kawasan-kawasan di daerah perbatasan dengan pusat ekonomi di kabupaten. Resiko terberat lainnya yang harus dihadapi setiap harinya adalah tingginya harga-harga kebutuhan pokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di perbatasan, masalah infrastruktur dan fasilitas umum sangat krusial hingga menimbulkan kesenjangan infrastruktur dan fasilitas umum antara perbatasan Indonesia dengan Malaysia," kata Anas Urbaningrum yang datang bersama Sekjend DPP Partai Demokrat Edi Baskoro Yudhoyono serta sejumlah pengurus lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan negara juga harus diberdayakan di semua sektor, sehingga ada motivasi untuk bekerja dan keluar dari garis kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pasalnya, jika persoalan ekonomi tersebut tidak pernah bisa dijawab dengan solusi baik, terutama tersedianya infrastruktur jalan memadai, ancaman disintegrasi dan perpindahan masyarakat perbatasan ke negara tetangga Malaysia akan benar-benar menjadi kenyataan," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, tantangan ke depan adalah menciptakan pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan karena banyak hal yang dapat memicu kedaulatan sehingga wajib diperhatikan oleh negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perhatian yang dimaksud adalah perhatian infrastruktur, pembangunan ekonomi maupun ketahanan serta dimensi-dimensi yang lain," demikian Anas Urbaningrum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8116870621391332703?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8116870621391332703/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8116870621391332703' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8116870621391332703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8116870621391332703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-negara-harus-maksimalkan_23.html' title='Anas : Negara Harus Maksimalkan Pembangunan di Perbatasan'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8825315765576373654</id><published>2010-08-23T17:04:00.000-07:00</published><updated>2010-08-23T21:04:55.292-07:00</updated><title type='text'>Anas dan Ibas Silaturahim ke Kalbar</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="10%"&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://www.bunganas.com/images/news_icon/au1.jpg" border="1" width="151" height="151"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                                                                     &lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;Pontianak  (ANTARA News) - Ketua Umum DPP Anas Urbaningrum dan Sekjend   DPP  Partai Demokrat Edi Baskoro Yudhoyono dan sejumlah pengurus pusat    lainnya bersilaturahim dengan pengurus Partai Demokrat se-Kalimantan    Barat di Sungai Raya, Kubu Raya, Senin sore.&lt;br&gt;                                                                                                         &lt;br&gt;                                                                                                          Menurut Anas   Urbaningrum, pertemuan  tersebut adalah yang pertama kalinya dengan   pengurus di Kalbar.&lt;br&gt;                                                                                                         &lt;br&gt;                                                                                                          Ia optimistis, di Kalbar, Partai  Demokrat   akan berhasil di tahun-tahun mendatang mengingat pengurus  mampu menjaga   soliditas partai.&lt;br&gt;                                                                                                         &lt;br&gt;                                                                                                       &lt;br&gt;                                                                                                       &lt;/p&gt;                                                                                                     &lt;/td&gt;                                                                                                   &lt;/tr&gt;                                                                                                   &lt;tr&gt;                                                                                                     &lt;td colspan="2" height="125"&gt;&lt;p&gt;"Salah satu kunci adalah menjaga soliditas partai," kata dia.&lt;br&gt;                                                                                                         &lt;br&gt; Sejarah menunjukkan perpecahan selalu menghantui perjalanan partai   politik di Indonesia.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Ia bersyukur Partai Demokrat di usia muda mampu utuh dan Kongres    Nasional beberapa waktu lalu membuat mereka tetap utuh dan makin solid.&lt;br&gt; &lt;br&gt; "Ini jadi modal dasar yang baik dan kita punya alasan untuk bekerja   dengan penuh konsentrasi di masa mendatang," katanya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Ia yakin pengurus Partai Demokrat tidak jadi partai musiman. Musim   pertama, menjadi fenomena politik dalam Pemilu 2004.&lt;br&gt; &lt;br&gt; "Yang betul-betul baru Partai Demokrat, yang kekuatan politik 7,5    persen bisa mengantarkan kader terbaik Pak SBY sebagai Presiden," kata    Anas Urbaningrum.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Musim kedua, raihan suara Partai Demokrat pada Pemilu 2009 yakni    mencapai hampir 21 persen. Sementara peserta Pemilu 2009 lebih banyak    dibanding 2004 sehingga memberi bukti fenomenal lainnya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; "Meski ada pertanyaan mengenai keberhasilan Demokrat, dikaitkan dengan   Century. Ini pikiran orang `ngeres`," katanya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Hasil tersebut menunjukkan harapan besar rakyat terhadap Presiden   Susilo Bambang Yudhoyono untuk melanjutkan kedua kalinya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Selain itu, menjadi wujud selera rakyat. Ia memperkirakan angka yang    diperoleh lebih tinggi dari capaian tersebut kalau tidak ada kelemahan    dalam realisasi penyelenggaraan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Pelaksana tugas Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar Muda Mahendrawan    mengatakan, pencapaian dalam berbagai pemilu di Kalbar menunjukkan hasil    yang menggembirakan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Ia berharap hasil tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan di   tahun-tahun berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8825315765576373654?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8825315765576373654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8825315765576373654' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8825315765576373654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8825315765576373654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-dan-ibas-silaturahim-ke-kalbar.html' title='Anas dan Ibas Silaturahim ke Kalbar'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-7719291121109875206</id><published>2010-08-23T16:57:00.000-07:00</published><updated>2010-08-23T20:57:35.567-07:00</updated><title type='text'>Anas : Negara Harus Maksimalkan Pembangunan di Perbatasan</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kubu Raya (ANTARA) - Ketua Umum DPP  Partai Demokrat Anas Urbaningrum   mengatakan pembangunan dan pengamanan  daerah perbatasan harus   diberdayakan semaksimal mungkin agar pihak  asing tidak memandang   "sebelah mata" terhadap eksistensi Indonesia.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;"Daerah  perbatasan merupakan pintu masuk Negara Kesatuan RI,   sehingga harus  dijaga dan diperhatikan keamanannya karena rawan   penyelundupan, tindak  kejahatan , terorisme, dan pengaruh asing lainnya.   Bahkan daerah  perbatasan juga merupakan daerah pertahanan demi keutuhan   NKRI," Anas  Urbaningrum saat bertemu dengan pengurus Partai Demokrat   se-Kalbar di  Sungai Raya, Kubu Raya, Senin.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                                                                       &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                           &lt;p&gt;Ia  menambahkan, Partai Demokrat menilai di daerah perbatasan inilah    tanggung jawab negara dituntut. Namun, lanjut dia, kalau dilihat dari    alokasi anggaran, sangatlah tidak cukup untuk membangun perbatasan    sehingga dibutuhkan skala prioritas.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;"Pembangunan  ekonomi di tapal batas juga perlu mendapat perhatian   karena cukup  banyak warga yang tinggal di perbatasan, selain untuk   memberdayakan  dan menjaga potensi yang ada di berbagai sektor," kata   dia.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;Ia  juga melihat di kawasan perbatasan masih banyak daerah yang    berpotensi di bidang perkebunan, kehutanan dan pertambangan serta    pariwisata.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;"Pengembangan  perlu didorong di tapal batas agar potensi yang ada   tersebut dapat  dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan kemajuan daerah,"   katanya.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;Oleh  karena itu, lanjutnya, masalah di daerah perbatasan harus   menjadi  skala prioritas yang harus diperhatikan terutama kasus   perpindahan  wilayah dan pergantian status kewarganegaraan.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;Sebab,  tidak dapat dipungkiri ada yang tinggal di daerah perbatasan    khususnya di Kalbar menggunakan fasilitas pendidikan, kesehatan,    listrik, maupun air bersih yang gratis dari Malaysia.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;Selain  itu, persoalan mendasar yang menyebabkan ekonomi perbatasan   sulit  berkembang adalah ketiadaan infrastruktur yang menghubungkan    kawasan-kawasan di daerah perbatasan dengan pusat ekonomi di kabupaten.    Resiko terberat lainnya yang harus dihadapi setiap harinya adalah    tingginya harga-harga kebutuhan pokok.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;"Di  perbatasan, masalah infrastruktur dan fasilitas umum sangat   krusial  hingga menimbulkan kesenjangan infrastruktur dan fasilitas umum   antara  perbatasan Indonesia dengan Malaysia," kata Anas Urbaningrum yang    datang bersama Sekjend DPP Partai Demokrat Edi Baskoro Yudhoyono serta    sejumlah pengurus lainnya.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;Tidak  hanya itu, masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan negara   juga  harus diberdayakan di semua sektor, sehingga ada motivasi untuk    bekerja dan keluar dari garis kemiskinan.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;"Pasalnya,  jika persoalan ekonomi tersebut tidak pernah bisa dijawab   dengan  solusi baik, terutama tersedianya infrastruktur jalan memadai,   ancaman  disintegrasi dan perpindahan masyarakat perbatasan ke negara   tetangga  Malaysia akan benar-benar menjadi kenyataan," kata dia.&lt;/p&gt;                                                                                                       &lt;p&gt;Selain  itu, tantangan ke depan adalah menciptakan pemerataan   pembangunan di  wilayah perbatasan karena banyak hal yang dapat memicu   kedaulatan  sehingga wajib diperhatikan oleh negara.&lt;/p&gt;                                                                                                     &lt;p&gt;"Perhatian  yang dimaksud adalah perhatian infrastruktur, pembangunan   ekonomi  maupun ketahanan serta dimensi-dimensi yang lain," demikian   Anas  Urbaningrum.&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-7719291121109875206?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/7719291121109875206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=7719291121109875206' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7719291121109875206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7719291121109875206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-negara-harus-maksimalkan.html' title='Anas : Negara Harus Maksimalkan Pembangunan di Perbatasan'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-1537481041917513818</id><published>2010-08-22T22:27:00.001-07:00</published><updated>2010-08-22T22:27:38.315-07:00</updated><title type='text'>Anas: Selidiki Kematian Wartawan Sun TV</title><content type='html'>VIVAnews  - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mendesak aparat kepolisian untuk segera menyelidiki kasus kekerasan yang menyebabkan terbunuhnya wartawan Sun TV Ridwan Salamun, hingga tuntas. Ridwan tewas dalam kerusuhan antarwarga di Tual, Maluku Tenggara, Sabtu 21 Agustus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapapun pelakunya dan apapun motifnya harus diproses hukum dan seadil-adilnya," kata dia kepada VIVAnews, Minggu malam 22 Agustus 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas mengatakan, kasus yang dialami Ridwan bukan kekerasan biasa. Tetapi kekerasan yang menyangkut profesi jurnalis dan kerja jurnalistik. Kasus ini bisa menjadi ancaman terhadap kebebasan pers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan ada lagi kasus-kasus kekerasan kepada para jurnalis," katanya. Aparat keamanan dan perusahaan pers perlu memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan para jurnalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusuhan antar warga di Tual, melibatkan warga dari dua kampung berbeda. Ridwan tewas terkena sabetan parang di bagian kepala oleh warga yang bertikai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ridwan saat itu sedang melakukan tugas jurnalistik, meliput peristiwa tersebut dengan menggunakan atribut medianya lengkap dengan kamera di tangan. Namun, warga yang terlibat tawuran tak menghiraukan atribut yang dipakainya. Akhirnya, Ridwan terbacok dan akhirnya meninggal dunia. (hs)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-1537481041917513818?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/1537481041917513818/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=1537481041917513818' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1537481041917513818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1537481041917513818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-selidiki-kematian-wartawan-sun-tv.html' title='Anas: Selidiki Kematian Wartawan Sun TV'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-1749437368743063095</id><published>2010-08-22T22:26:00.001-07:00</published><updated>2010-08-22T22:26:53.908-07:00</updated><title type='text'>Anas: Fraksi PD di DPR Harus Mendukung Pemerintah</title><content type='html'>TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menegaskan posisi fraksi PD di DPR RI tidak berdiri bebas. Menurut Anas, fraksi PD adalah pendukung pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena itu tugas pokoknya adalah memastikan program pemerintah berjalan dengan baik," ungkap Anas saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama PD di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/8/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara buka puasa dihadiri Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono, dan para petinggi partai seperti Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua Komisi III Benny Kabur Harman, Wakil Sekjen Demokrat Saan Mustafa, Wakil Ketua Komisi II Taufik Effendi, dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik. Hadir pula sejumlah anggota DPR RI lainnya dari PD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Anas mengajak kader PD untuk bisa mengambil hikmah Ramadhan. Salah satunya mengembangkan asketisme politik yang merupakan salah satu nilai paling langka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Asketisme politik ini di antaranya bagaimana seluruh kader demokrat, khususnya di jajaran etalase, berpuasa dari hal-hal yang kurang berfaedah. Contohnya berpuasa dari mengeluarkan pernyataan yang bisa disalahartikan," katanya.(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-1749437368743063095?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/1749437368743063095/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=1749437368743063095' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1749437368743063095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1749437368743063095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-fraksi-pd-di-dpr-harus-mendukung.html' title='Anas: Fraksi PD di DPR Harus Mendukung Pemerintah'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5759952224471574706</id><published>2010-08-22T22:25:00.000-07:00</published><updated>2010-08-22T22:26:05.029-07:00</updated><title type='text'>Anas Serukan Etika Berpolitik</title><content type='html'>Liputan6.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum menyerukan pentingnya asketisme dalam berpolitik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam acara buka puasa bersama pengurus Partai Demokrat di kediaman Presiden SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Ahad (22/8), Anas mengatakan, semua kader Partai Demokrat harus menjadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum membangun asketisme politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berpolitik dan berpartai tidak hanya digunakan untuk tujuan mencari jabatan dan kekayaan. Lebih dari itu, berpolitik harus memiliki tujuan untuk kemaslahatan rakyat, bangsa dan negara," kata Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum Partai Demokrat ini berharap semua kader partai bisa menjalankan konsep asketisme politik, sehingga perwujudan nyata ideologi PD yang nasionalisme-relegius akan bisa dilakukan dalam prilaku politik kader PD.(AYB)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5759952224471574706?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5759952224471574706/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5759952224471574706' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5759952224471574706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5759952224471574706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-serukan-etika-berpolitik.html' title='Anas Serukan Etika Berpolitik'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-1019361306282189617</id><published>2010-08-22T22:24:00.000-07:00</published><updated>2010-08-22T22:25:27.231-07:00</updated><title type='text'>Anas Minta Kader Demokrat Puasa Bicara</title><content type='html'>VIVAnews  - Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat menginstruksikan seluruh kader partai untuk bisa menerapkan asketisme politik. Salah satunya adalah puasa dalam memberikan pernyataan yang bisa disalahpahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam buka puasa bersama dengan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas, Cibubur, Bogor, Minggu, 22 Agustus 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Spirit Ramadan yang bisa diambil hikmahnya oleh Fraksi Partai Demokrat adalah mengembangkan asketisme poltik," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar informasi, Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul beberapa waktu yang lalu sempat melayangkan pernyataan mengenai usulan agar masa jabatan presiden diperpanjang menjadi tiga periode. Otomatis, pernyataan tersebut memunculkan polemik dari partai politik bahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri sempat memberikan pernyataan langsung menanggapi pernyataan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anas, asketisme politik merupakan satu hal yang sangat penting dan saat ini menunjukan gejala makin langka. Padahal dirinya yakin bila asketisme politik ini bisa diterapkan seluruh anggota fraksi PD di DPR, akan memunculkan kecintaan dan kedekatan dengan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas menjelaskan, aktualisasi asketisme politik diantaranya berupa tindakan seluruh anggota fraksi PD di DPR yang mampu berpuasa dari hal-hal yang tidak penting, tidak memberikan manfaat. Termasuk didalamnya adalah puasa dalam memberikan pernyataan-pernyataa yang bisa disalahpahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau ini bisa dilakukan oleh kader partai Fraksi Partai Demokrat di DPR, itu akan selamatkan kita bersama," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian lain, Anas kembali menegaskan bahwa Fraksi Partai Demokrat di DPR adalah fraksi yang menjadi partainya pemerintah di parlemen. "Pemilihan Jafar Hafsyah diharapkan Fraksi Partai Demokrat bisa makin baik kinerjanya dan makin meneguhkan posisi Fraksi Partai Demokrat sebagai partainya pemerintah," ujarnya. (hs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• VIVAnews&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-1019361306282189617?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/1019361306282189617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=1019361306282189617' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1019361306282189617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1019361306282189617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-minta-kader-demokrat-puasa-bicara.html' title='Anas Minta Kader Demokrat Puasa Bicara'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5197171870519677813</id><published>2010-08-22T22:23:00.000-07:00</published><updated>2010-08-22T22:24:30.479-07:00</updated><title type='text'>Anas: Kasus Ridwan Salamun Ancaman Terhadap Kebebasan Pers</title><content type='html'>Jakarta  - Tewasnya kontributor Sun TV, Ridwan Salamun, saat melakukan peliputan bentrok warga di Tual Maluku, terus mengundang keprihatinan. Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menilai peristiwa tersebut sebagai ancaman kebebasan pers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kasus ini bisa menjadi ancaman terhadap kebebasan pers," tulis Anas dalam pesan singkatnya yang diterima detikcom, Senin (23/8/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas juga mendesak agar polisi segera menyelidiki pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut dan memberikan sanksi yang tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berharap peristiwa yang dialami Ridwan adalah yang terakhir dan agar seluruh pihak juga memperhatikan keselamatan jurnalis dalam bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aparat keamanan dan perusahaan pers perlu memberikan perhatian&lt;br /&gt;khusus terhadap keselamatan para jurnalis," tutupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ddt/lrn)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5197171870519677813?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5197171870519677813/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5197171870519677813' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5197171870519677813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5197171870519677813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-kasus-ridwan-salamun-ancaman.html' title='Anas: Kasus Ridwan Salamun Ancaman Terhadap Kebebasan Pers'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-3149774698457865959</id><published>2010-08-22T18:27:00.000-07:00</published><updated>2010-08-22T22:27:43.294-07:00</updated><title type='text'>Anas: Selidiki Kematian Wartawan Sun TV</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews&lt;/strong&gt;  - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum   mendesak aparat  kepolisian untuk segera menyelidiki kasus kekerasan yang   menyebabkan  terbunuhnya wartawan Sun TV Ridwan Salamun, hingga tuntas.   Ridwan  tewas dalam kerusuhan antarwarga di Tual, Maluku Tenggara, Sabtu   21  Agustus.&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          "Siapapun pelakunya dan apapun motifnya  harus   diproses hukum dan seadil-adilnya," kata dia kepada &lt;em&gt;VIVAnews&lt;/em&gt;,    Minggu malam 22 Agustus 2010.&lt;/p&gt;                                                                                                        &lt;p&gt;Anas mengatakan, kasus yang dialami  Ridwan bukan kekerasan biasa. Tetapi   kekerasan yang menyangkut profesi  jurnalis dan kerja jurnalistik. Kasus   ini bisa menjadi ancaman  terhadap kebebasan pers. &lt;br&gt;                                                                                                      &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                                                                    &lt;/tr&gt;                                                                                                    &lt;tr&gt;                                                                                                      &lt;td colspan="2" height="125"&gt;&lt;p&gt;"Jangan ada  lagi kasus-kasus kekerasan kepada para jurnalis," katanya.   Aparat  keamanan dan perusahaan pers perlu memberikan perhatian khusus    terhadap keselamatan para jurnalis. &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Kerusuhan antar warga di   Tual,  melibatkan warga dari dua kampung berbeda. Ridwan tewas terkena    sabetan parang di bagian kepala oleh warga yang bertikai.&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Ridwan   saat itu sedang melakukan tugas  jurnalistik, meliput peristiwa tersebut   dengan menggunakan atribut  medianya lengkap dengan kamera di tangan.   Namun, warga yang terlibat  tawuran tak menghiraukan atribut yang   dipakainya. Akhirnya, Ridwan  terbacok dan akhirnya meninggal dunia. (hs)&lt;/p&gt;                                                                                                      &lt;/td&gt;                                                                                                    &lt;/tr&gt;                                                                                                &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-3149774698457865959?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/3149774698457865959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=3149774698457865959' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3149774698457865959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3149774698457865959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-selidiki-kematian-wartawan-sun-tv_22.html' title='Anas: Selidiki Kematian Wartawan Sun TV'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6226707872742938644</id><published>2010-08-22T18:26:00.001-07:00</published><updated>2010-08-22T22:26:58.621-07:00</updated><title type='text'>Anas: Fraksi PD di DPR Harus Mendukung Pemerintah</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;TRIBUNNEWS.COM,  JAKARTA -&lt;/strong&gt; Ketua Umum Partai Demokrat Anas   Urbaningrum  menegaskan posisi fraksi PD di DPR RI tidak berdiri bebas.   Menurut  Anas, fraksi PD adalah pendukung pemerintah.&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          "Karena itu   tugas pokoknya adalah  memastikan program pemerintah berjalan dengan   baik," ungkap Anas saat  memberikan sambutan dalam acara buka puasa   bersama PD di Puri Cikeas,  Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/8/2010).&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Acara   buka puasa dihadiri Ketua Dewan  Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono,   dan para petinggi partai seperti  Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua Komisi   III Benny Kabur Harman, Wakil  Sekjen Demokrat Saan Mustafa, Wakil Ketua   Komisi II Taufik Effendi,  dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero   Wacik. Hadir pula sejumlah  anggota DPR RI lainnya dari PD.&lt;br&gt;                                                                                                        &lt;/p&gt;                                                                                                      &lt;/td&gt;                                                                                                    &lt;/tr&gt;                                                                                                    &lt;tr&gt;                                                                                                      &lt;td colspan="2" height="125"&gt;&lt;p&gt;Lebih  lanjut, Anas mengajak kader PD untuk bisa mengambil hikmah   Ramadhan.  Salah satunya mengembangkan asketisme politik yang merupakan   salah  satu nilai paling langka.&lt;/p&gt;                                                                                                      &lt;p&gt;"Asketisme politik ini di antaranya  bagaimana seluruh kader demokrat,   khususnya di jajaran etalase,  berpuasa dari hal-hal yang kurang   berfaedah. Contohnya berpuasa dari  mengeluarkan pernyataan yang bisa   disalahartikan," katanya.(*)&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                                                                    &lt;/tr&gt;                                                                                                &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6226707872742938644?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6226707872742938644/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6226707872742938644' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6226707872742938644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6226707872742938644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-fraksi-pd-di-dpr-harus-mendukung_22.html' title='Anas: Fraksi PD di DPR Harus Mendukung Pemerintah'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8098635722208088027</id><published>2010-08-22T18:26:00.000-07:00</published><updated>2010-08-22T22:26:11.370-07:00</updated><title type='text'>Anas Serukan Etika Berpolitik</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Liputan6.com, Jakarta: &lt;/strong&gt;Ketua  Umum Partai Demokrat (PD)   Anas Urbaningrum menyerukan pentingnya  asketisme dalam berpolitik. &lt;/p&gt;                                                                                                        &lt;p&gt;Dalam   acara buka puasa bersama  pengurus Partai Demokrat di kediaman Presiden   SBY di Cikeas, Bogor,  Jawa Barat, Ahad (22/8), Anas mengatakan, semua   kader Partai Demokrat  harus menjadikan Ramadan tahun ini sebagai   momentum membangun  asketisme politik. &lt;/p&gt;                                                                                                        &lt;p&gt;"Berpolitik dan berpartai tidak hanya  digunakan untuk tujuan mencari   jabatan dan kekayaan. Lebih dari itu,  berpolitik harus memiliki tujuan   untuk kemaslahatan rakyat, bangsa dan  negara," kata Anas.&lt;br&gt;                                                                                                        &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 &lt;p&gt;Ketua Umum Partai Demokrat ini  berharap semua kader partai bisa   menjalankan konsep asketisme politik,  sehingga perwujudan nyata ideologi   PD yang nasionalisme-relegius akan  bisa dilakukan dalam prilaku politik   kader PD.(AYB)&lt;/p&gt;                                                                                                            &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                                                                            &lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8098635722208088027?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8098635722208088027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8098635722208088027' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8098635722208088027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8098635722208088027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-serukan-etika-berpolitik_22.html' title='Anas Serukan Etika Berpolitik'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4223550162628786748</id><published>2010-08-22T18:24:00.000-07:00</published><updated>2010-08-22T22:24:35.827-07:00</updated><title type='text'>Anas: Kasus Ridwan Salamun Ancaman Terhadap Kebebasan Pers</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;  -  		Tewasnya kontributor Sun TV, Ridwan Salamun, saat melakukan  peliputan   bentrok warga di Tual Maluku, terus mengundang keprihatinan.  Ketua Umum   Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menilai peristiwa  tersebut sebagai   ancaman kebebasan pers.&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          "Kasus ini bisa menjadi ancaman terhadap    kebebasan pers," tulis Anas dalam pesan singkatnya yang diterima    detikcom, Senin (23/8/2010).&lt;/p&gt;                                                                                                      &lt;p&gt;Anas juga mendesak agar polisi segera  menyelidiki pelaku yang terlibat   dalam peristiwa tersebut dan  memberikan sanksi yang tegas.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                                                                    &lt;/tr&gt;                                                                                                    &lt;tr&gt;                                                                                                      &lt;td colspan="2" height="125"&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                                                                                                        &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                                                                                                          &lt;td&gt; &lt;p&gt;Ia berharap peristiwa yang  dialami Ridwan adalah yang terakhir dan agar   seluruh pihak juga  memperhatikan keselamatan jurnalis dalam bekerja.&lt;br&gt;                                                                                                            &lt;br&gt; "Aparat   keamanan dan perusahaan pers perlu memberikan perhatian&lt;br&gt; khusus   terhadap keselamatan para jurnalis," tutupnya.&lt;br&gt;                                                                                                            &lt;br&gt;                                                                                                            &lt;strong&gt; (ddt/lrn)&lt;/strong&gt; &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                                                                        &lt;/tr&gt;                                                                                                        &lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;                                                                                                      &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                     &lt;/td&gt;                                                                                                    &lt;/tr&gt;                                                                                                &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4223550162628786748?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4223550162628786748/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4223550162628786748' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4223550162628786748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4223550162628786748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-kasus-ridwan-salamun-ancaman_22.html' title='Anas: Kasus Ridwan Salamun Ancaman Terhadap Kebebasan Pers'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8214509948805010854</id><published>2010-08-05T02:34:00.002-07:00</published><updated>2010-08-05T02:35:32.236-07:00</updated><title type='text'>Anas Ancam PAW DPRD Pemalas</title><content type='html'>REPUBLIKA.CO.ID,BATAM--Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengancam akan mengganti antarwaktu anggota DPR dan DPRD dari Fraksi Demokrat yang malas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anggota DPRD akan di-PAW jika menjadi pemalas. Masih ada kader partai yang siap untuk melanjutkan perjuangan ke depan," kata Anas saat Pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Batam, Rabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DPP Partai Demokrat, kata dia, akan membuat semacam rapor kinerja anggota DPR dari Fraksi Demokrat. Dikatakan, setelah adanya evaluasi dan ternyata ada yang tidak wajar, DPP PD akan memberikan sanksi bagi anggota DPR Fraksi PD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, anggota DPRD harus menghormati dan menjalankan amanat konstituen yang telah memilihnya dalam pemilu dengan bekerja maksimal. Anas mengingatkan kepada seluruh pengurus partai dan anggota DPR serta DPRD untuk bekerja optimal. "Sebaik-baiknya partai, dapat dilihat dari manfaat yang dihasilkan untuk masyarakat Batam," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Batam yang baru dilantik, Ahmad Dahlan, meminta kader partai untuk meningkatkan kwalitas sumber daya manusia. "Kader demokrat harus selalu terampil. Saya mengajak DPC dan PAC menjadikan Demokrat sebagai tempat untuk meningkatkan kwalitas SDM Batam," kata Wali Kota Batam itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8214509948805010854?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8214509948805010854/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8214509948805010854' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8214509948805010854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8214509948805010854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-ancam-paw-dprd-pemalas_05.html' title='Anas Ancam PAW DPRD Pemalas'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4137443997311843724</id><published>2010-08-05T02:34:00.001-07:00</published><updated>2010-08-05T02:34:46.134-07:00</updated><title type='text'>"Rumah Aspirasi Bisa Ngontrak Tak Perlu Dana APBN"</title><content type='html'>JAKARTA - Penolakan rencana pendirian rumah aspirasi menggunakan dana APBN ditentang sejumlah fraksi di parlemen. Menurut Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, pembangunan rumah aspirasi di masing-masing daerah pemilihan tidak perlu memakai uang negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rumah aspirasi tidak perlu dibangun atas biaya APBN. Bisa dibangun dan dibiayai sendiri oleh masing-masing anggota. Tidak perlu menambah beban APBN. Sewa atau kontrak pun tidak ada masalah. Yang penting adalah ada dan hidup,” ujar mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat itu di Jakarta, Kamis (5/8/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anas, keberadaan rumah aspirasi memang penting. Selain menjadi kantor perwakilan di dapil, rumah aspirasi juga menjadi tanda kedekatan politik anggota dewan dengan konstituennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rumah aspirasi juga memudahkan agregasi kepentingan rakyat di Dapil. Kehadiran rumah aspirasi adalah salah satu tanda akuntabilitas politik anggota dewan,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini, sambung dia, banyak anggota dewan yang mempunyai rumah aspirasi dan biaya operasionalnya dikeluarkan secara mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya misalnya, mendirikan Anas Center di Blitar yang menjadi rumah aspirasi, sebelum saya mundur dari Senayan. Anas Center akan tetap hadir dan menjalankan kegiatan ke depan. Alternatif lain adalah memanfaatkan kantor partai di tingkat Kabupaten/Kota, sehingga kantor partai malah makin hidup kegiatannya. Intinya, tidak perlu dialokasikan dana APBN untuk rumah aspirasi,” tutupnya.&lt;br /&gt;(ton)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4137443997311843724?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4137443997311843724/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4137443997311843724' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4137443997311843724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4137443997311843724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/rumah-aspirasi-bisa-ngontrak-tak-perlu.html' title='&quot;Rumah Aspirasi Bisa Ngontrak Tak Perlu Dana APBN&quot;'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6411167931116933688</id><published>2010-08-05T02:33:00.001-07:00</published><updated>2010-08-05T02:33:52.682-07:00</updated><title type='text'>Anas: Demokrat Setuju Rumah Aspirasi</title><content type='html'>JAKARTA, KOMPAS.com -  Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, wacana pembangunan rumah aspirasi penting maknanya dan Partai Demokrat akan mendukung rencana tersebut.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;"Rumah aspirasi sangat penting," kata Anas di Jakarta, Kamis (5/8/2010). Menurut dia, rumah aspirasi para anggota DPR itu bisa digunakan menjadi kantor perwakilan di dapil serta bisa dijadikan tanda kedekatan politik anggota dewan dengan konstituennya serta memudahkan agregasi kepentingan rakyat di dapil tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kehadiran rumah aspirasi adalah salah satu tanda akuntabilitas politik anggota dewan," katanya.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, kata Anas, rumah aspirasi tidak perlu dibangun atas biaya APBN. "Rumah aspirasi bisa dibangun dan dibiayai sendiri oleh masing-masing anggota. Tidak perlu menambah beban APBN. Sewa atau kontrak pun tidak ada masalah, yang penting adalah ada dan hidup," kata Anas.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;Sejauh ini, banyak anggota dewan yang sudah mempunyai rumah aspirasi dan didanai secara mandiri. "Saya misalnya, mendirikan Anas Center di Blitar yang menjadi rumah aspirasi sebelum saya mundur dari Senayan. Anas Center akan tetap hadir dan menjalankan kegiatan ke depan," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6411167931116933688?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6411167931116933688/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6411167931116933688' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6411167931116933688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6411167931116933688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-demokrat-setuju-rumah-aspirasi_05.html' title='Anas: Demokrat Setuju Rumah Aspirasi'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8353576061410433499</id><published>2010-08-05T02:32:00.001-07:00</published><updated>2010-08-05T02:32:54.051-07:00</updated><title type='text'>Anas Urbaningrum Tekankan Jauhi Konflik Internal</title><content type='html'>BATAM  - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, H. Anas Urbaningrum menegaskan kepada seluruh kader partai agar senantiasa menjaga keutuhan soliditas sesama kader dan sebisa mungkin menjauhi kepentingan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jauhi konflik internal itu kunci partai bisa berkembang dan itu cerminan moral bagi kader," Demikian kata Anas Urbaningrum saat kata sambutan di agenda Pelantikan Pengurus DPC Partai Demokrat Kota Batam di sebuah Hotel di Batam, Rabu (4/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas mengajak kader partai agar selalu mengutamakan kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi maupun golongan, sehingga partai dapat menjadi cermin bagi partai lain. Dengan begitu, Anas melanjutkan bahwa kepentingan menjaga stabilitas internal partai dapat tercapai dan tidak hanya sekedar harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait pelaksanaan Pemilihan Walikota Batam mendatang, Anas juga berpesan kepada bakal calon usungan Partai Demokrat agar menjaga posisi netral dalam menyikapi kepentingan rakyat tanpa berusaha memetakan dasar kepentingan golongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekali lagi saya tekankan, kepentingan rakyat jauh lebih penting daripada popularitas pribadi," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas juga mengatakan partai demokrat tidak sekali kali mengambil jalan oposisi dan harus menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan pemahaman itu wajib ditelurkan dalam momentum konsolidasi internal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada jalan oposisi, siapapun pemimpinnya dan apapun partai yang memberangkatkannya," katanya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8353576061410433499?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8353576061410433499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8353576061410433499' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8353576061410433499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8353576061410433499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-urbaningrum-tekankan-jauhi-konflik.html' title='Anas Urbaningrum Tekankan Jauhi Konflik Internal'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-2845376892484096908</id><published>2010-08-04T22:35:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T02:35:31.631-07:00</updated><title type='text'>Anas Ancam PAW DPRD Pemalas</title><content type='html'>&lt;p&gt;REPUBLIKA.CO.ID,BATAM--Ketua Umum  Dewan Pimpinan Pusat Partai   Demokrat, Anas Urbaningrum mengancam akan  mengganti antarwaktu anggota   DPR dan DPRD dari Fraksi Demokrat yang  malas.&lt;/p&gt;                                                                                                        &lt;p&gt;"Anggota DPRD akan di-PAW jika menjadi  pemalas. Masih ada kader   partai yang siap untuk melanjutkan perjuangan  ke depan," kata Anas saat   Pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang  Partai Demokrat Batam, Rabu.&lt;/p&gt;                                                                                                        &lt;p&gt;DPP Partai Demokrat, kata dia, akan  membuat semacam rapor kinerja   anggota DPR dari Fraksi Demokrat.  Dikatakan, setelah adanya evaluasi dan   ternyata ada yang tidak wajar,  DPP PD akan memberikan sanksi bagi   anggota DPR Fraksi PD.&lt;/p&gt;                                                                                                        &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                                                                      &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                                                                                                        &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                                                                                                          &lt;td&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan, anggota DPRD harus  menghormati dan menjalankan amanat   konstituen yang telah memilihnya  dalam pemilu dengan bekerja maksimal.   Anas mengingatkan kepada seluruh  pengurus partai dan anggota DPR serta   DPRD untuk bekerja optimal.  "Sebaik-baiknya partai, dapat dilihat dari   manfaat yang dihasilkan  untuk masyarakat Batam," kata dia.&lt;/p&gt;                                                                                                            &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan  Cabang Partai Demokrat Kota Batam   yang baru dilantik, Ahmad Dahlan,  meminta kader partai untuk   meningkatkan kwalitas sumber daya manusia.  "Kader demokrat harus selalu   terampil. Saya mengajak DPC dan PAC  menjadikan Demokrat sebagai tempat   untuk meningkatkan kwalitas SDM  Batam," kata Wali Kota Batam itu.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                                                                        &lt;/tr&gt;                                                                                                        &lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;                                                                                                      &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                     &lt;p&gt; &lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-2845376892484096908?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/2845376892484096908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=2845376892484096908' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2845376892484096908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2845376892484096908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-ancam-paw-dprd-pemalas.html' title='Anas Ancam PAW DPRD Pemalas'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-3081682730062916970</id><published>2010-08-04T22:33:00.001-07:00</published><updated>2010-08-05T02:33:52.065-07:00</updated><title type='text'>Anas: Demokrat Setuju Rumah Aspirasi</title><content type='html'>&lt;p&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&lt;strong&gt; -&lt;/strong&gt;   Ketua Umum Partai Demokrat Anas   Urbaningrum mengatakan, wacana  pembangunan rumah aspirasi penting   maknanya dan Partai Demokrat akan  mendukung rencana tersebut.&lt;br&gt;                                                                                                             &lt;br&gt;                                                                                                        "Rumah   aspirasi sangat penting," kata  Anas di Jakarta, Kamis (5/8/2010).   Menurut dia, rumah aspirasi para  anggota DPR itu bisa digunakan menjadi   kantor perwakilan di dapil  serta bisa dijadikan tanda kedekatan politik   anggota dewan dengan  konstituennya serta memudahkan agregasi kepentingan   rakyat di dapil  tersebut.&lt;/p&gt;                                                                                                        &lt;p&gt;"Kehadiran rumah aspirasi adalah salah  satu tanda akuntabilitas politik   anggota dewan," katanya.&lt;br&gt;                                                                                                               &lt;br&gt;        &lt;br&gt;                                                                                                      &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                              &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                                                                                                        &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                                                                                                          &lt;td&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, kata Anas, rumah  aspirasi tidak perlu dibangun atas   biaya APBN. "Rumah aspirasi bisa  dibangun dan dibiayai sendiri oleh   masing-masing anggota. Tidak perlu  menambah beban APBN. Sewa atau   kontrak pun tidak ada masalah, yang  penting adalah ada dan hidup," kata   Anas.&lt;br&gt;                                                                                                                 &lt;br&gt;                                                                                                          Sejauh ini, banyak anggota dewan yang  sudah mempunyai   rumah aspirasi dan didanai secara mandiri. "Saya  misalnya, mendirikan   Anas Center di Blitar yang menjadi rumah aspirasi  sebelum saya mundur   dari Senayan. Anas Center akan tetap hadir dan  menjalankan kegiatan ke   depan," katanya.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                                                                        &lt;/tr&gt;                                                                                                        &lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;                                                                                                      &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                     &lt;p&gt; &lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-3081682730062916970?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/3081682730062916970/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=3081682730062916970' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3081682730062916970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3081682730062916970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-demokrat-setuju-rumah-aspirasi.html' title='Anas: Demokrat Setuju Rumah Aspirasi'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-3965130642199237254</id><published>2010-08-04T22:33:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T02:33:02.560-07:00</updated><title type='text'>Anas Urbaningrum Tekankan Jauhi Konflik Internal</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BATAM&lt;/strong&gt;  - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai   Demokrat, H. Anas  Urbaningrum menegaskan kepada seluruh kader partai   agar senantiasa  menjaga keutuhan soliditas sesama kader dan sebisa   mungkin menjauhi  kepentingan pribadi. &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt; "Jauhi konflik internal itu kunci partai bisa berkembang dan itu    cerminan moral bagi kader," Demikian kata Anas Urbaningrum saat kata    sambutan di agenda Pelantikan Pengurus DPC Partai Demokrat Kota Batam di    sebuah Hotel di Batam, Rabu (4/8). &lt;br&gt;                                                                                                      &lt;/p&gt;                                                                                                        &lt;p&gt;Anas mengajak kader partai agar selalu  mengutamakan   kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi maupun  golongan, sehingga   partai dapat menjadi cermin bagi partai lain.  Dengan begitu, Anas   melanjutkan bahwa kepentingan menjaga stabilitas  internal partai dapat   tercapai dan tidak hanya sekedar harapan.                                                                                                           &lt;br&gt;                                                                                                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                                                                    &lt;/tr&gt;                                                                                                    &lt;tr&gt;                                                                                                      &lt;td colspan="2" height="125"&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                                                                                                        &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                                                                                                          &lt;td&gt;&lt;p&gt;Terkait pelaksanaan Pemilihan  Walikota Batam mendatang, Anas   juga berpesan kepada bakal calon  usungan Partai Demokrat agar menjaga   posisi netral dalam menyikapi  kepentingan rakyat tanpa berusaha   memetakan dasar kepentingan  golongan. &lt;br&gt;                                                                                                            &lt;br&gt; "Sekali lagi saya tekankan, kepentingan rakyat jauh lebih penting    daripada popularitas pribadi," tegasnya. &lt;br&gt;                                                                                                            &lt;br&gt;                                                                                                            Anas juga mengatakan partai demokrat  tidak sekali kali mengambil jalan   oposisi dan harus menjunjung tinggi  nilai-nilai demokrasi dan pemahaman   itu wajib ditelurkan dalam  momentum konsolidasi internal. &lt;br&gt;                                                                                                            &lt;br&gt; "Tidak ada jalan oposisi, siapapun pemimpinnya dan apapun partai yang    memberangkatkannya," katanya &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                                                                        &lt;/tr&gt;                                                                                                        &lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;                                                                                                      &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                     &lt;p&gt; &lt;/p&gt;                                                                                                      &lt;/td&gt;                                                                                                  &lt;/tr&gt;                                                                                                &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-3965130642199237254?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/3965130642199237254/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=3965130642199237254' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3965130642199237254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3965130642199237254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/anas-urbaningrum-tekankan-jauhi-konflik_04.html' title='Anas Urbaningrum Tekankan Jauhi Konflik Internal'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4573948620413518612</id><published>2010-08-03T02:27:00.000-07:00</published><updated>2010-08-03T02:29:32.042-07:00</updated><title type='text'>Rumah Aspirasi Harus Dibiayai Sendiri</title><content type='html'>REPUBLIKA.CO.ID,JAMBI--Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menilai rumah aspirasi penting bagi anggota dewan. Asalkan, rumah itu dibuat dengan biaya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Yang penting dibiayai sendiri,'' tegas Anas sambil terburu-buru keluar dari gedung DPRD Jambi seusai mengikuti pelantikan Gubernur Jambi, Selasa (3/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Dia mengaku juga memiliki rumah aspirasi. Rumah aspirasi adalah tempat bagi masyarakat di daerah untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka kepada anggota DPR yang terpilih. ''Rumah aspirasi itu penting,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukannya atas inisiatif anggota dewan yang dibiayai sendiri oleh anggota tersebut. ''Hampir semua anggota DPR punya rumah aspirasi dengan caranya sendiri-sendiri,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang diketahui, usulan pembentukan rumah aspirasi untuk setiap anggota dewan sedang dibahas di Badan Urusan Rumah Tanggar (BURT) DPR. Setiap anggota dewan direncanakan akan mendapat suntikan dana sekitar Rp 200 juta untuk membuat rumah itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4573948620413518612?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4573948620413518612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4573948620413518612' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4573948620413518612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4573948620413518612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/rumah-aspirasi-harus-dibiayai-sendiri.html' title='Rumah Aspirasi Harus Dibiayai Sendiri'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4250898214465849648</id><published>2010-08-02T22:29:00.000-07:00</published><updated>2010-08-03T02:29:37.774-07:00</updated><title type='text'>Rumah Aspirasi Harus Dibiayai Sendiri</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;REPUBLIKA.CO.ID,JAMBI--Ketua  Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum,   menilai rumah aspirasi  penting bagi anggota dewan. Asalkan, rumah itu   dibuat dengan biaya  sendiri.&lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          ''Yang penting dibiayai sendiri,''    tegas Anas sambil terburu-buru keluar dari gedung DPRD Jambi seusai    mengikuti pelantikan Gubernur Jambi, Selasa (3/8). &lt;br&gt;                                                                                                          &lt;br&gt;                                                                                                          Sebelum   menjabat sebagai Ketua Umum  Partai Demokrat, Dia mengaku juga memiliki   rumah aspirasi. Rumah  aspirasi adalah tempat bagi masyarakat di daerah   untuk menyampaikan  langsung aspirasi mereka kepada anggota DPR yang   terpilih. ''Rumah  aspirasi itu penting,'' katanya. &lt;br&gt;                                                                                                      &lt;/p&gt;                                                                                                      &lt;/td&gt;                                                                                                    &lt;/tr&gt;                                                                                                    &lt;tr&gt;                                                                                                      &lt;td colspan="2" height="125"&gt;&lt;p&gt;Pembentukannya  atas inisiatif anggota dewan yang dibiayai sendiri oleh   anggota  tersebut. ''Hampir semua anggota DPR punya rumah aspirasi dengan    caranya sendiri-sendiri,'' jelasnya.&lt;br&gt;                                                                                                        &lt;br&gt;                                                                                                      Seperti yang diketahui,   usulan pembentukan  rumah aspirasi untuk setiap anggota dewan sedang   dibahas di Badan  Urusan Rumah Tanggar (BURT) DPR. Setiap anggota dewan   direncanakan  akan mendapat suntikan dana sekitar Rp 200 juta untuk   membuat rumah  itu.&lt;/p&gt;                                                                                                      &lt;/td&gt;                                                                                                  &lt;/tr&gt;                                                                                                &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4250898214465849648?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4250898214465849648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4250898214465849648' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4250898214465849648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4250898214465849648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/08/rumah-aspirasi-harus-dibiayai-sendiri_02.html' title='Rumah Aspirasi Harus Dibiayai Sendiri'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5338933484185514795</id><published>2010-07-25T20:02:00.000-07:00</published><updated>2010-07-25T20:05:40.641-07:00</updated><title type='text'>Anas: Korban Ledakan Gas Tanggung Jawab Pertamina</title><content type='html'>Jakarta  - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengaku prihatin dengan makin maraknya ledakan gas. Anas meminta Pertamina merawat korban ledakan hingga sembuh total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu adalah tanggung jawab moral yang sangat terpuji dan sebaiknya dijalankan Pertamina," ujar Anas kepada detikcom, Minggu (25/7/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas mencontohkan, pertanggungjawaban itu bisa berupa perhatian kecil seperti menengok dan membiayai perawatan. Bagaimanapun Pertamina sebagai produsen tabung dan gas yang digunakan punya harus ikut bertanggung jawab terhadap ledakan gas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bisa saja dengan memberikan bantuan berupa obat-obatan atau biaya perawatan," ungkap Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan Anas ini disambut positif oleh Wakil Ketua DPR bidang kesra Taufik Kurniawan. Taufik meminta Pertamina segera merealisasikan asuransi bagi pengguna gas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ke depan harus ada langkah konkret. Mengganti tabung yang rusak dan mempersiapkan juga asuransi bagi penggunanya," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(van/anw)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5338933484185514795?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5338933484185514795/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5338933484185514795' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5338933484185514795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5338933484185514795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/anas-korban-ledakan-gas-tanggung-jawab.html' title='Anas: Korban Ledakan Gas Tanggung Jawab Pertamina'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-1383717919366223657</id><published>2010-07-25T16:05:00.000-07:00</published><updated>2010-07-25T20:05:45.813-07:00</updated><title type='text'>Anas: Korban Ledakan Gas Tanggung Jawab Pertamina</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;  -  		Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengaku prihatin  dengan   makin maraknya ledakan gas. Anas meminta Pertamina merawat  korban   ledakan hingga sembuh total.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             "Itu adalah  tanggung jawab moral   yang sangat terpuji dan sebaiknya dijalankan  Pertamina," ujar Anas   kepada detikcom, Minggu (25/7/2010).&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Anas  mencontohkan,   pertanggungjawaban itu bisa berupa perhatian kecil  seperti menengok dan   membiayai perawatan. Bagaimanapun Pertamina  sebagai produsen tabung dan   gas yang digunakan punya harus ikut  bertanggung jawab terhadap ledakan   gas.&lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                       &lt;tr&gt;                                                         &lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;"Bisa  saja dengan memberikan bantuan berupa obat-obatan atau biaya    perawatan," ungkap Anas.&lt;br&gt;                                                           &lt;br&gt;                                                           Pandangan Anas  ini disambut positif oleh   Wakil Ketua DPR bidang kesra Taufik  Kurniawan. Taufik meminta Pertamina   segera merealisasikan asuransi  bagi pengguna gas.&lt;br&gt;                                                           &lt;br&gt;                                                           "Ke depan    harus ada langkah konkret. Mengganti tabung yang rusak dan mempersiapkan    juga asuransi bagi penggunanya," terangnya.&lt;br&gt;                                                           &lt;br&gt;                                                           &lt;strong&gt;  (van/anw)&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;&lt;br&gt;                                                               &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                              &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-1383717919366223657?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/1383717919366223657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=1383717919366223657' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1383717919366223657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1383717919366223657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/anas-korban-ledakan-gas-tanggung-jawab_25.html' title='Anas: Korban Ledakan Gas Tanggung Jawab Pertamina'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-273928446545919199</id><published>2010-07-23T03:00:00.001-07:00</published><updated>2010-07-23T03:00:47.870-07:00</updated><title type='text'>Pesan Terakhir Anas sebagai Ketua Fraksi</title><content type='html'>VIVAnews - Anas Urbaningrum meninggalkan pesan terakhir sebagai Ketua Fraksi dalam rapat internal Fraksi Demokrat di Gedung DPR RI hari ini. Salah satunya adalah agar seluruh anggota Fraksi Demokrat benar-benar memperhatikan tingkat kehadiran dan keaktifan mereka dalam rapat-rapat DPR RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baik di rapat paripurna, rapat komisi, maupun dalam menjalankan tugas-tugas kedewanan yang lain, anggota Fraksi Demokrat harus hadir dan aktif," kata Anas, Jumat 23 Juli 2010. Ia menambahkan, anggota Fraksi Demokrat tidak boleh absen tanpa alasan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk alasan yang masuk akal dan bisa dipertanggungjawabkan, tentu boleh izin. Tapi untuk alasan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, tidak boleh," ujar Ketua Umum Partai Demokrat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas bahkan menekankan, DPP Partai Demokrat akan melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja dan absensi masing-masing anggota fraksinya. "DPP akan mempunyai rapat untuk tiap-tiap anggota fraksi," kata Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang memperoleh rapor merah, maka DPP akan memberikan peringatan, mulai dari peringatan ringan sampai keras. Anas berharap, semua anggota Fraksi Demokrat dapat berlaku disiplin dan tertib sehingga tidak ada yang sampai mendapat peringatan serius dari DPP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, Anas yakin tingkat kehadiran anggota Fraksi Demokrat di DPR relatif lebih tinggi dibanding fraksi-fraksi lain. "Bisa dicek di absensi rapat," ujarnya optimistis. Tapi, ujarnya, itu tidak menjadi alasan bagi fraksi untuk tidak berupaya lebih baik lagi demi peningkatan kinerja parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyatakan bahwa pimpinan dan Sekjen DPR sedang mengkaji penerapan sistem pemindaian sidik jari (finger print) untuk mengantisipasi para anggota dewan yang sering membolos. Dengan sistem finger print tersebut, maka gaji tiap anggota dewan yang membolos dapat dipotong sesuai dengan tingkat ketidakhadiran mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-273928446545919199?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/273928446545919199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=273928446545919199' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/273928446545919199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/273928446545919199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/pesan-terakhir-anas-sebagai-ketua.html' title='Pesan Terakhir Anas sebagai Ketua Fraksi'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4586628212543018446</id><published>2010-07-23T02:58:00.000-07:00</published><updated>2010-07-23T03:00:00.857-07:00</updated><title type='text'>Anas Urbaningrum Pamit dari Fraksi Demokrat</title><content type='html'>VIVAnews - Anas Urbaningrum memimpin rapat internal Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat untuk yang terakhir kalinya sebagai Ketua Fraksi. Anas melepaskan posisi Ketua Fraksi Demokrat, karena ia telah terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang baru dalam Musyawarah Nasional Partai Demokrat beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai konsekuensi atas keterpilihan Anas menduduki jabatan tertinggi di partai terbesar di tanah air tersebut, ia mengundurkan diri dari Ketua Fraksi dan anggota DPR RI agar bisa berkonsentrasi memimpin Demokrat selama lima tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya menghadiri rapat fraksi sekaligus pamitan sebagai Ketua Fraksi dan anggora DPR RI. Ini terakhir kali saya memimpin rapat fraksi," kata Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, dirinya akan segera mengajukan surat pengunduran diri segera setelah ini. Anas pun berencana untuk mengumumkan penggantinya dalam waktu dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tunggu saja, nanti saya umumkan. Yang jelas, pergantian ketua fraksi akan segera dilakukan," ujar Anas. Ia menekankan, partai akan memilih sosok yang paling tepat sebagai Ketua Fraksi yang baru. "Kriterianya ya harus lebih baik dari Ketua Fraksi sebelumnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas juga membenarkan adanya rencana pergantian pimpinan komisi di Fraksi Demokrat. Namun menurutnya, prioritas fraksi sementara ini adalah ke pergantian pimpinan fraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Sekjen Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyatakan bahwa DPP Partai Demokrat akan menggelar rapat terbatas besok malam guna membahas soal pergantian pimpinan fraksi dan komisi. "Perubahan-perubahan itu bukan hal yang luar biasa," ujarnya. (sj)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4586628212543018446?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4586628212543018446/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4586628212543018446' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4586628212543018446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4586628212543018446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/anas-urbaningrum-pamit-dari-fraksi.html' title='Anas Urbaningrum Pamit dari Fraksi Demokrat'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5462423325481815485</id><published>2010-07-22T23:00:00.001-07:00</published><updated>2010-07-23T03:00:52.196-07:00</updated><title type='text'>Pesan Terakhir Anas sebagai Ketua Fraksi</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews &lt;/strong&gt;- Anas  Urbaningrum meninggalkan pesan terakhir   sebagai Ketua Fraksi dalam  rapat internal Fraksi Demokrat di Gedung DPR   RI hari ini. Salah  satunya adalah agar seluruh anggota Fraksi Demokrat   benar-benar  memperhatikan tingkat kehadiran dan keaktifan mereka dalam   rapat-rapat  DPR RI.&lt;br&gt;                                                         &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;"Baik di  rapat paripurna, rapat komisi, maupun dalam menjalankan   tugas-tugas  kedewanan yang lain, anggota Fraksi Demokrat harus hadir dan   aktif,"  kata Anas, Jumat 23 Juli 2010. Ia menambahkan, anggota Fraksi   Demokrat  tidak boleh absen tanpa alasan jelas.                                                             &lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                       &lt;p&gt;"Untuk  alasan yang masuk akal dan bisa dipertanggungjawabkan, tentu   boleh  izin. Tapi untuk alasan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,   tidak  boleh," ujar Ketua Umum Partai Demokrat itu.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Anas bahkan    menekankan, DPP Partai Demokrat akan melakukan evaluasi rutin terhadap    kinerja dan absensi masing-masing anggota fraksinya. "DPP akan  mempunyai   rapat untuk tiap-tiap anggota fraksi," kata Anas.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Bagi mereka    yang memperoleh rapor merah, maka DPP akan memberikan peringatan,  mulai   dari peringatan ringan sampai keras. Anas berharap, semua  anggota Fraksi   Demokrat dapat berlaku disiplin dan tertib sehingga  tidak ada yang   sampai mendapat peringatan serius dari DPP.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                              Bagaimanapun, Anas   yakin tingkat kehadiran anggota Fraksi Demokrat di  DPR relatif lebih   tinggi dibanding fraksi-fraksi lain. "Bisa dicek di  absensi rapat,"   ujarnya optimistis. Tapi, ujarnya, itu tidak menjadi  alasan bagi fraksi   untuk tidak berupaya lebih baik lagi demi  peningkatan kinerja parlemen.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Secara    terpisah, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyatakan bahwa pimpinan    dan Sekjen DPR sedang mengkaji penerapan sistem pemindaian sidik jari    (finger print) untuk mengantisipasi para anggota dewan yang sering    membolos. Dengan sistem finger print tersebut, maka gaji tiap anggota    dewan yang membolos dapat dipotong sesuai dengan tingkat ketidakhadiran    mereka.&lt;strong&gt;&lt;br&gt;                                                               &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5462423325481815485?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5462423325481815485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5462423325481815485' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5462423325481815485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5462423325481815485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/pesan-terakhir-anas-sebagai-ketua_22.html' title='Pesan Terakhir Anas sebagai Ketua Fraksi'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8308791081610844426</id><published>2010-07-22T23:00:00.000-07:00</published><updated>2010-07-23T03:00:07.226-07:00</updated><title type='text'>Anas Urbaningrum Pamit dari Fraksi Demokrat</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews  &lt;/strong&gt;- Anas Urbaningrum memimpin rapat internal   Fraksi Demokrat  Dewan Perwakilan Rakyat untuk yang terakhir kalinya   sebagai Ketua  Fraksi. Anas melepaskan posisi Ketua Fraksi Demokrat,   karena ia telah  terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang baru   dalam Musyawarah  Nasional Partai Demokrat beberapa waktu lalu.&lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Sebagai  konsekuensi atas keterpilihan Anas menduduki jabatan tertinggi   di  partai terbesar di tanah air tersebut, ia mengundurkan diri dari   Ketua  Fraksi dan anggota DPR RI agar bisa berkonsentrasi memimpin   Demokrat  selama lima tahun mendatang.&lt;br&gt;                                                               &lt;br&gt;   "Saya menghadiri rapat   fraksi sekaligus pamitan sebagai Ketua Fraksi  dan anggora DPR RI. Ini   terakhir kali saya memimpin rapat fraksi,"  kata Anas.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                       &lt;tr&gt;                                                         &lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;Ia  menambahkan, dirinya akan segera mengajukan surat pengunduran diri    segera setelah ini. Anas pun berencana untuk mengumumkan penggantinya    dalam waktu dekat.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             "Tunggu  saja, nanti saya umumkan. Yang jelas,   pergantian ketua fraksi akan  segera dilakukan," ujar Anas. Ia   menekankan, partai akan memilih sosok  yang paling tepat sebagai Ketua   Fraksi yang baru. "Kriterianya ya  harus lebih baik dari Ketua Fraksi   sebelumnya."&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Anas juga  membenarkan adanya rencana pergantian   pimpinan komisi di Fraksi  Demokrat. Namun menurutnya, prioritas fraksi   sementara ini adalah ke  pergantian pimpinan fraksi.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Sebelumnya,    Sekjen Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyatakan bahwa DPP    Partai Demokrat akan menggelar rapat terbatas besok malam guna membahas    soal pergantian pimpinan fraksi dan komisi. "Perubahan-perubahan itu    bukan hal yang luar biasa," ujarnya. (sj)&lt;strong&gt;&lt;br&gt;                                                               &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                              &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8308791081610844426?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8308791081610844426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8308791081610844426' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8308791081610844426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8308791081610844426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/anas-urbaningrum-pamit-dari-fraksi_22.html' title='Anas Urbaningrum Pamit dari Fraksi Demokrat'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8377062741261170087</id><published>2010-07-21T20:02:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T20:03:39.336-07:00</updated><title type='text'>Soal Anas Tuntas, Demokrat Ganti Pimpinan Komisi</title><content type='html'>JAKARTA - Wakil Ketua Sekjen DPP Partai Demokrat, Saan Mustofa, mengatakan bahwa proses pergantian Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR yang kini masih dijabat oleh Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, sudah dimulai. Paling lambat sebelum masa tugas keanggotaan DPR periode ini genap setahun pada 1 Oktober mendatang, Fraksi Demokrat di DPR telah memiliki ketua fraksi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Saan, pergantian Ketua Fraksi PD di DPR karena Anas Urbaningrum disibukkan oleh berbagai urusan terkait posisinya saat ini sebagai Ketua Umum PD. "Anas Urbaningrum saat ini benar-benar sibuk mengurus Partai Demokrat. Untuk itu Anas harus melepas jabatannya selaku ketua fraksi," tandasnya kepada wartawan di DPR, Rabu (21/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyinggung soal figur yang kelak akan memimpin Fraksi PD di DPR, Saan menegaskan, internal partai tidak akan terlalu sulit untuk mendapatkannya. Alasannya, karena Demokrat memiliki banyak figur. "Namun sesuai dengan mekanisme partai, pimpinan Partai Demokrat lebih mengutamakan soal kreteria. Soal orangnya sangat banyak," kata Saan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh diungkapkan, kriteria yang saat ini tengah dipertajam untuk memimpin Fraksi PD terdiri dari tiga syarat penting dan strategis. "Pertama, harus mampu membangun dan memperkokoh integritas internal partai, kedua cakap dalam berkomunikasi dengan publik, terutama soal agenda-agenda penting partai dan ketiga, punya kemampuan lobi yang kuat dan konsisten serta secara meyakinkan diterima oleh seluruh fraksi-fraksi yang ada di DPR," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya siapa saja yang paling berpeluang menjadi pengganti Anas, Saan menyebut sejumlah nama antara lain Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Jafar  Hafsah, Sapri Yahya, Hayono Isman, Taufik Effendi, dan Sutan Bhatoegana. "Saya pribadi lebih dalam posisi siap menerima penugasan dari pimpinan partai," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu Saan juga menambahkan, seiring dengan proses pergantian Ketua Fraksi PD DPR, DPP PD saat ini juga tengah memproses evaluasi terhadap seluruh kader PD yang saat ini duduk dalam pimpinan-pimpinan komisi DPR. "Seiring dengan pergantian ketua fraksi, nantinya juga akan dilakukan pergantian terhadap pimpinan komisi-komisi sesuai dengan hasil evaluasi dan keahlian yang mereka miliki," imbuh Saan Mustofa. (fas/jpnn)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8377062741261170087?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8377062741261170087/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8377062741261170087' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8377062741261170087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8377062741261170087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/soal-anas-tuntas-demokrat-ganti.html' title='Soal Anas Tuntas, Demokrat Ganti Pimpinan Komisi'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4982749434800982830</id><published>2010-07-21T19:59:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T20:02:44.401-07:00</updated><title type='text'>Anas Desak Wisnu Upayakan Coblos Ulang Diundur</title><content type='html'>Surabaya (beritajatim.com) - Meski mengatakan tidak masalah terkait dengan tanggal coblos ulang pemilukda Surabaya yang ditentukan KPU pada 1 Agustus, namun  Ketua Umum Partai Demokrat tetap menginstruksikan agar Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana untuk berupaya memundurkan waktu pelaksanaan coblos ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas menyatakan, tidak terlalu memikirkan tanggal pencoblosan, Anas lebih berkonsentrasi pada penggalangan kekuatan internal kader Demokrat. Tetapi masukan dari Ketua DPRD Surabaya, membuat Anas mempersilahkan Wisnu Wardhana untuk berupaya memundurkan pelaksanaan pemilukada Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak Wisnu bilang kalau bisa jangan 1 Agustus, jika demikian biar Pak Wisnu. Semoga bisa berjuang di DPRD untuk memundurkan waktu," kata Anas yang disambut anggukan kepala oleh Wisnu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan itu, tentu membuat Ketua DPC Demokrat yang saat ini juga duduk sebagai ketua DPRD Surabaya akan berupaya untuk memundurkan jadwal Pemilukada, hingga KPU benar - benar siap menggelar coblos ulang. Upaya ini senada dengan upaya anggota dewan lainnya yang meminta untuk jadwal coblos ulang diundur. Seperti yang diungkapkan oleh Wakil ketua DPRD Surabaya Musyafak Rouf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musyafak menyatakan, bahwa KPU tidak benar - benar siap dalam menggelar coblos ulang. Berbagai persoalan masih belum terselesaikan, diantaranya adalah masalah anggaran yang tidak melewati persetujuan DPRD, serta masalah permintaan Panwas tentang penggantian terhadap seluruh anggota PPK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini kan belum siap semuanya. Saya minta KPU memundurkan jadwal coblos ulang," ujar Musyafak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah bisa diprediksi, dalam beberapa hari kedepan, perlawanan DPRD terhadap jadwal coblos ulang akan makin gencar. Jika sebelumnya Ketua DPRD Wisnu Wardhana terlihat pasif dengan penolakan jadwal coblos ulang, kini Wisnu dipastikan akan ikut dalam barisan perlawanan jadwal KPU.[rif/gir]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4982749434800982830?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4982749434800982830/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4982749434800982830' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4982749434800982830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4982749434800982830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/anas-desak-wisnu-upayakan-coblos-ulang_21.html' title='Anas Desak Wisnu Upayakan Coblos Ulang Diundur'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-2797626584243266675</id><published>2010-07-21T16:03:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T20:03:48.336-07:00</updated><title type='text'>Soal Anas Tuntas, Demokrat Ganti Pimpinan Komisi</title><content type='html'>&lt;p&gt;JAKARTA - Wakil Ketua Sekjen DPP    Partai Demokrat, Saan Mustofa, mengatakan bahwa proses pergantian Ketua    Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR yang kini masih dijabat oleh Ketua    Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, sudah dimulai. Paling lambat    sebelum masa tugas keanggotaan DPR periode ini genap setahun pada 1    Oktober mendatang, Fraksi Demokrat di DPR telah memiliki ketua fraksi    baru. &lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt; Menurut Saan, pergantian Ketua Fraksi PD di DPR karena Anas Urbaningrum    disibukkan oleh berbagai urusan terkait posisinya saat ini sebagai  Ketua   Umum PD. "Anas Urbaningrum saat ini benar-benar sibuk mengurus  Partai   Demokrat. Untuk itu Anas harus melepas jabatannya selaku ketua  fraksi,"   tandasnya kepada wartawan di DPR, Rabu (21/7).&lt;br&gt;                                                         &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                                                                                  &lt;p&gt;Menyinggung  soal figur yang kelak akan memimpin Fraksi PD di DPR, Saan    menegaskan, internal partai tidak akan terlalu sulit untuk    mendapatkannya. Alasannya, karena Demokrat memiliki banyak figur. "Namun    sesuai dengan mekanisme partai, pimpinan Partai Demokrat lebih    mengutamakan soal kreteria. Soal orangnya sangat banyak," kata Saan    lagi.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt; Lebih jauh diungkapkan, kriteria yang saat ini tengah dipertajam untuk    memimpin Fraksi PD terdiri dari tiga syarat penting dan strategis.    "Pertama, harus mampu membangun dan memperkokoh integritas internal    partai, kedua cakap dalam berkomunikasi dengan publik, terutama soal    agenda-agenda penting partai dan ketiga, punya kemampuan lobi yang kuat    dan konsisten serta secara meyakinkan diterima oleh seluruh    fraksi-fraksi yang ada di DPR," jelasnya.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Ditanya  siapa saja yang paling berpeluang menjadi pengganti Anas, Saan    menyebut sejumlah nama antara lain Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat    DPR, Jafar  Hafsah, Sapri Yahya, Hayono Isman, Taufik Effendi, dan Sutan    Bhatoegana. "Saya pribadi lebih dalam posisi siap menerima penugasan    dari pimpinan partai," tegasnya.&lt;br&gt;                                                               &lt;br&gt;                                                               Selain itu  Saan juga menambahkan, seiring dengan proses pergantian Ketua   Fraksi  PD DPR, DPP PD saat ini juga tengah memproses evaluasi terhadap    seluruh kader PD yang saat ini duduk dalam pimpinan-pimpinan komisi DPR.    "Seiring dengan pergantian ketua fraksi, nantinya juga akan dilakukan    pergantian terhadap pimpinan komisi-komisi sesuai dengan hasil  evaluasi   dan keahlian yang mereka miliki," imbuh Saan Mustofa.  (fas/jpnn)&lt;strong&gt;&lt;br&gt;                                                               &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-2797626584243266675?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/2797626584243266675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=2797626584243266675' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2797626584243266675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2797626584243266675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/soal-anas-tuntas-demokrat-ganti_21.html' title='Soal Anas Tuntas, Demokrat Ganti Pimpinan Komisi'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4526289356788685423</id><published>2010-07-21T16:02:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T20:02:43.787-07:00</updated><title type='text'>Anas Desak Wisnu Upayakan Coblos Ulang Diundur</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Surabaya    (beritajatim.com) &lt;/strong&gt;- Meski mengatakan tidak masalah terkait    dengan tanggal coblos ulang pemilukda Surabaya yang ditentukan KPU pada  1   Agustus, namun  Ketua Umum Partai Demokrat tetap menginstruksikan  agar   Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana untuk berupaya memundurkan  waktu   pelaksanaan coblos ulang.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Anas  menyatakan, tidak terlalu   memikirkan tanggal pencoblosan, Anas lebih  berkonsentrasi pada   penggalangan kekuatan internal kader Demokrat.  Tetapi masukan dari Ketua   DPRD Surabaya, membuat Anas mempersilahkan  Wisnu Wardhana untuk   berupaya memundurkan pelaksanaan pemilukada  Surabaya.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                         &lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                       &lt;tr&gt;                                                         &lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;"Pak    Wisnu bilang kalau bisa jangan 1 Agustus, jika demikian biar Pak  Wisnu.   Semoga bisa berjuang di DPRD untuk memundurkan waktu," kata  Anas yang   disambut anggukan kepala oleh Wisnu.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Pernyataan  itu, tentu   membuat Ketua DPC Demokrat yang saat ini juga duduk sebagai  ketua DPRD   Surabaya akan berupaya untuk memundurkan jadwal  Pemilukada, hingga KPU   benar - benar siap menggelar coblos ulang.  Upaya ini senada dengan upaya   anggota dewan lainnya yang meminta untuk  jadwal coblos ulang diundur.   Seperti yang diungkapkan oleh Wakil  ketua DPRD Surabaya Musyafak Rouf.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Musyafak    menyatakan, bahwa KPU tidak benar - benar siap dalam menggelar coblos    ulang. Berbagai persoalan masih belum terselesaikan, diantaranya adalah    masalah anggaran yang tidak melewati persetujuan DPRD, serta masalah    permintaan Panwas tentang penggantian terhadap seluruh anggota PPK.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             "Ini   kan  belum siap semuanya. Saya minta KPU memundurkan jadwal coblos   ulang,"  ujar Musyafak.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Sudah bisa  diprediksi, dalam beberapa hari   kedepan, perlawanan DPRD terhadap  jadwal coblos ulang akan makin   gencar. Jika sebelumnya Ketua DPRD  Wisnu Wardhana terlihat pasif dengan   penolakan jadwal coblos ulang,  kini Wisnu dipastikan akan ikut dalam   barisan perlawanan jadwal KPU.&lt;strong&gt;[rif/gir]&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;                                                           &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                              &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4526289356788685423?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4526289356788685423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4526289356788685423' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4526289356788685423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4526289356788685423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/anas-desak-wisnu-upayakan-coblos-ulang.html' title='Anas Desak Wisnu Upayakan Coblos Ulang Diundur'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-7273192498732334185</id><published>2010-07-14T07:04:00.000-07:00</published><updated>2010-07-14T07:06:00.742-07:00</updated><title type='text'>Anas minta tradisi teror aktivis dikubur</title><content type='html'>JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum meminta kepada semua pihak tidak menggunakan kekerasan gaya orde baru. Terhadap kasus penganiayaan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama S Langkun, Anas meminta agar Polri segera mengungkap pelakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tradisi lama teror dan kekerasan pada aktivis harus dikubur. Ini perlu kesigapan aparat untuk segera menyelesaikannya agar tidak jadi teka-teki dan menyebarkan rumor," kata Anas di Jakarta, Minggu (11/7) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas menilai perhatian Presiden SBY yang mengunjungi Tama di rumah sakit merupakan bentuk komitmen atas upaya pemberantasan korupsi dan perlindungan terhadap aktivis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perhatian presiden itu simbol beliau bukan saja berkomitmen besar pada pemberantasan korupsi tapi juga agar para aktivis mendapat perlindungan. Itu harus jadi catatan penting," imbuhya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa Tama, namun Anas menilai belum perlu adanya undang-undang khusus yang mengatur mengenai perlindungan terhadap aktivis. "Kalau begitu nanti ada undang-undang perlindungan politisi dan yang khusus lainnya. Yang penting setiap aktivis bisa berekspresi," tegasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-7273192498732334185?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/7273192498732334185/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=7273192498732334185' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7273192498732334185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7273192498732334185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/anas-minta-tradisi-teror-aktivis.html' title='Anas minta tradisi teror aktivis dikubur'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8660771313659134204</id><published>2010-07-14T03:06:00.000-07:00</published><updated>2010-07-14T07:06:06.750-07:00</updated><title type='text'>Anas minta tradisi teror aktivis dikubur</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;JAKARTA -  Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum meminta kepada   semua pihak  tidak menggunakan kekerasan gaya orde baru. Terhadap kasus    penganiayaan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama S Langkun,    Anas meminta agar Polri segera mengungkap pelakunya.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             "Tradisi    lama teror dan kekerasan pada aktivis harus dikubur. Ini perlu kesigapan    aparat untuk segera menyelesaikannya agar tidak jadi teka-teki dan    menyebarkan rumor," kata Anas di Jakarta, Minggu (11/7) malam.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Anas    menilai perhatian Presiden SBY yang mengunjungi Tama di rumah sakit    merupakan bentuk komitmen atas upaya pemberantasan korupsi dan    perlindungan terhadap aktivis.&lt;br&gt;                                                         &lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                       &lt;tr&gt;                                                         &lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;"Perhatian  presiden itu simbol beliau bukan saja berkomitmen besar   pada  pemberantasan korupsi tapi juga agar para aktivis mendapat    perlindungan. Itu harus jadi catatan penting," imbuhya.&lt;br&gt;                                                           &lt;br&gt;                                                           Meski    mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa Tama, namun Anas menilai    belum perlu adanya undang-undang khusus yang mengatur mengenai    perlindungan terhadap aktivis. "Kalau begitu nanti ada undang-undang    perlindungan politisi dan yang khusus lainnya. Yang penting setiap    aktivis bisa berekspresi," tegasnya.&lt;br&gt;                                                           &lt;strong&gt;&lt;br&gt;                                                           &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                              &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8660771313659134204?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8660771313659134204/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8660771313659134204' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8660771313659134204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8660771313659134204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/anas-minta-tradisi-teror-aktivis_14.html' title='Anas minta tradisi teror aktivis dikubur'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5144881415906691331</id><published>2010-07-05T19:30:00.000-07:00</published><updated>2010-07-05T19:31:04.959-07:00</updated><title type='text'>Anas: Pemilu 2014 Idealnya Diikuti 5-7 Partai Politik</title><content type='html'>TEMPO Interaktif, Yogyakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan, pemilu 2014 idealnya hanya diikuti hanya 5-7 partai saja. Ia menilai ide penyederhanaan partai politik menjadi dua sangat mustahil dilakukan di Indonesia. Sebab pluralisme politik di Indonesia juga hatus disalurkan melalui partai politik. “Idealnya 5 partai politik. Kalau hanya dua saja, itu mustahil. Bahkan sampai kiamat juga agak susah,” kata Anas, Minggu (4/7) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai ide Amien Rais yang menyarankan sebaiknya pemilu hanya diikuti oleh dua partai politik yang nasionalis religius dan religius nasionalis, ia menyatakan, gagasan itu sangat idealis. Tetapi untuk 2014, tidak realistis. Kalau di Indonesia ada 5 sampai 7 partai yang kuat, kata Ans, itu sudah cukup sederhana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, ada dilema antara pengaturan yang relatif ketat menuju penyederhanaan dengan ide kebebasan berserikat. Kalau ide penyederhanaan partai terlalu keras, itu juga akan dikritik keras. Kalau sistem kepartaian berkembang dengan selera pasar, maka efektivitas sistem pemerintah presidensiil dapat tantangan yang serius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anas, harus dicari ramuan formula yang pas untuk penyederhanaan kepartaian sebagai salah satu landasan pemerintahan presidensiil yang stabil. “Logika pasar harus dipakai, logika pasal juga harus dipakai. Ramuan itu harus dicari setiap lima tahun untuk menjadi payung penyelenggaraan pemilu untuk pengaturan partai politik dan pemilihan presiden,” kata Anas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal konfederasi partai politik yang diusulkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Anas mengatakan, itu merupakan ide internal PAN untuk mengantisipasi pemilu 2014. Tetapi ide itu tidak realistis jika konfederasi partai politik dengan menggandeng partai yang sudah lolos parliamentary threshold (PT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika partai yang yang sudah lolos kemudian menggandeng partai kecil, itu bisa dimungkinkan. “Kalau pemilu kemarin batasannya 2,5 persen, mendatang mungkin PT nya dinaikkan menjadi 4-5 persen,” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUH SYAIFULLAH&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5144881415906691331?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5144881415906691331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5144881415906691331' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5144881415906691331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5144881415906691331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/anas-pemilu-2014-idealnya-diikuti-5-7.html' title='Anas: Pemilu 2014 Idealnya Diikuti 5-7 Partai Politik'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-2755811484409141844</id><published>2010-07-03T09:16:00.000-07:00</published><updated>2010-07-03T09:17:16.077-07:00</updated><title type='text'>Demokrat tak khawatir pendekatan Golkar ke partai kecil dan ormas</title><content type='html'>Yogyakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengaku partainya tidak khawatir dengan langkah Golkar yang berusaha mendekati partai kecil dan ormas partai tertentu seperti Parmusi dan PP Muhammadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang perlu dikhawatirkan oleh Demokrat? Sebagai langkah dan usaha politik, apa yang dilakukan Golkar sah-sah saja,"ujar Anas usai menghadiri pembukaan Muktamar dan Milad Muhammadiyah ke-64 di Yogyakarta, Sabtu (3/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Ketua PB HMI itu menegaskan, Demokrat masih belum memprioritaskan diri untuk menarik ormas atau partai kecil untuk bergabung. Prioritas partai ini adalah melakukan konsolidasi internal sesuai Kongres II lalu. Konsolidasi internal ini dilakukan bersamaan dengan membangun komunikasi politik yang baik, tepat, dan intensif dengan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Komunikasi ini terus kami bangun agar kami tahu apa hal-hal penting bagi mereka dan bagaimana cara kami memperjuangkan hal-hal penting itu. Itu semua agar rakyat makin nyaman berhubungan dengan kita," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terus membangun komunikasi dengan masyarakat, Demokrat tidak takut bahwa langkah Golkar itu akan membuat Demokrat akan kehilangan suara pada Pemilu 2014 nanti. "Suara atau kemenangan politik itu kan ditentukan oleh selera politik rakyat," jelas Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, partai Golkar mulai mendekati partai-partai kecil dan sejumlah ormas dari partai tertentu. Sebut saja PP Muhammadiyah, Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Bintang Reformasi (PBR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergabungnya PBR ke Golkar tampaknya tinggal menunggu waktu saja, karena tinggal memutuskan format yang tepat untuk penggabungan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(haz)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-2755811484409141844?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/2755811484409141844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=2755811484409141844' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2755811484409141844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2755811484409141844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/demokrat-tak-khawatir-pendekatan-golkar_03.html' title='Demokrat tak khawatir pendekatan Golkar ke partai kecil dan ormas'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6244075327383265507</id><published>2010-07-03T09:15:00.001-07:00</published><updated>2010-07-03T09:15:54.787-07:00</updated><title type='text'>Anas: Butuh Sinergi Antar Parpol</title><content type='html'>Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Anas urbaningrum mengemukakan bahwa spirit yang disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin memiliki kesamaan dengan SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang disampaikan Pak Din dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono spiritnya sama, yakni bagaimana melanjutkan kerja-kerja Muhammadiyah sebagai kekuatan pembaharuan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bukan pemikiran dan tradisi keagamaan saja, melainkan juga pencerahan kebudayaan dalam rangka membangun tradisi berpikir yang maju dan modern,” katanya di Yogyakarta, Sabtu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan partai tidak bisa bekerja sendiri karena yang sehari-hari berkomunikasi dengan umatnya adalah ormas. “Jadi, ke depan saya kira harus ada pola sinergi dan kerja sama antara parpol, ormas dan pemerintah sehingga makin efektif,” katanya.(*a/z)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6244075327383265507?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6244075327383265507/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6244075327383265507' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6244075327383265507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6244075327383265507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/anas-butuh-sinergi-antar-parpol.html' title='Anas: Butuh Sinergi Antar Parpol'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8692550998328161274</id><published>2010-07-03T05:17:00.000-07:00</published><updated>2010-07-03T09:17:12.272-07:00</updated><title type='text'>Demokrat tak khawatir pendekatan Golkar ke partai kecil dan ormas</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Yogyakarta &lt;/strong&gt;- Ketua  Umum Partai Demokrat Anas   Urbaningrum mengaku partainya tidak khawatir  dengan langkah Golkar yang   berusaha mendekati partai kecil dan ormas  partai tertentu seperti   Parmusi dan PP Muhammadiyah.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;"Apa yang  perlu dikhawatirkan oleh Demokrat? Sebagai langkah dan   usaha politik,  apa yang dilakukan Golkar sah-sah saja,"ujar Anas usai   menghadiri  pembukaan Muktamar dan Milad Muhammadiyah ke-64 di   Yogyakarta, Sabtu  (3/7).&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Mantan  Ketua PB HMI itu menegaskan, Demokrat masih belum   memprioritaskan diri  untuk menarik ormas atau partai kecil untuk   bergabung. Prioritas  partai ini adalah melakukan konsolidasi internal   sesuai Kongres II  lalu. Konsolidasi internal ini dilakukan bersamaan   dengan membangun  komunikasi politik yang baik, tepat, dan intensif   dengan masyarakat.&lt;/p&gt;                                                                                                                                                                       &lt;p&gt;"Komunikasi  ini terus kami bangun agar kami tahu apa hal-hal penting   bagi mereka  dan bagaimana cara kami memperjuangkan hal-hal penting itu.   Itu semua  agar rakyat makin nyaman berhubungan dengan kita," paparnya.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Dengan  terus membangun komunikasi dengan masyarakat, Demokrat tidak   takut  bahwa langkah Golkar itu akan membuat Demokrat akan kehilangan   suara  pada Pemilu 2014 nanti. "Suara atau kemenangan politik itu kan    ditentukan oleh selera politik rakyat," jelas Anas.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Seperti  diketahui, partai Golkar mulai mendekati partai-partai kecil   dan  sejumlah ormas dari partai tertentu. Sebut saja PP Muhammadiyah,    Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Bintang Reformasi    (PBR).&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Bergabungnya  PBR ke Golkar tampaknya tinggal menunggu waktu saja,   karena tinggal  memutuskan format yang tepat untuk penggabungan itu. &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(haz)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;                                                           &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8692550998328161274?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8692550998328161274/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8692550998328161274' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8692550998328161274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8692550998328161274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/07/demokrat-tak-khawatir-pendekatan-golkar.html' title='Demokrat tak khawatir pendekatan Golkar ke partai kecil dan ormas'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4980698001403213680</id><published>2010-06-22T21:14:00.000-07:00</published><updated>2010-06-22T21:15:45.446-07:00</updated><title type='text'>Beri Deadline Mundur Hari Ini, Anas Minta Nurpati Tidak Ngantor di KPU</title><content type='html'>Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum memberi tenggat waktu sampai hari ini kepada Andi Nurpati untuk segera mengundurkan diri dari KPU. Ia meminta Nurpati tidak terlalu memusingkan soal Surat Keputusan (SK) pengunduran diri yang belum dikeluarkan KPU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenarnya nggak perlu pakai SK seperti itu, sebab kemarin kan sudah diumumkan secara resmi. Kita kan tidak main-main dalam membuat pengumuman," kata Anas melalui sambungan telepon, Rabu (23/6/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, kata Anas, SK itu tetap perlu diberikan kemudian sebagai bukti administrasi. "Kalau masalah administrasi di sana (KPU), tentu itu di luar otoritas Bu Nurpati," kata Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas juga meminta Nurpati tidak mengantor lagi di KPU karena sudah nonaktif di lembaga penyelenggara pemilu itu. "Jangan ngantor lagi di KPU, kalau sudah tidak aktif di KPU. Kalau sudah tidak aktif, jangan mengerjakan tugas dan terlibat dalam pekerjaan KPU," pinta Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(lrn/anw)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4980698001403213680?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4980698001403213680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4980698001403213680' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4980698001403213680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4980698001403213680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/beri-deadline-mundur-hari-ini-anas.html' title='Beri Deadline Mundur Hari Ini, Anas Minta Nurpati Tidak Ngantor di KPU'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6143398637776391405</id><published>2010-06-22T17:15:00.000-07:00</published><updated>2010-06-22T21:15:52.524-07:00</updated><title type='text'>Beri Deadline Mundur Hari Ini, Anas Minta Nurpati Tidak Ngantor di KPU</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -  		Ketua  Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum memberi tenggat waktu   sampai  hari ini kepada Andi Nurpati untuk segera mengundurkan diri dari   KPU.  Ia meminta Nurpati tidak terlalu memusingkan soal Surat Keputusan   (SK)  pengunduran diri yang belum dikeluarkan KPU.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             "Sebenarnya    nggak perlu pakai SK seperti itu, sebab kemarin kan sudah diumumkan    secara resmi. Kita kan tidak main-main dalam membuat pengumuman," kata    Anas melalui sambungan telepon, Rabu (23/6/2010).&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                       &lt;p&gt;Namun  demikian, kata Anas, SK itu tetap perlu diberikan kemudian sebagai    bukti administrasi. "Kalau masalah administrasi di sana (KPU), tentu    itu di luar otoritas Bu Nurpati," kata Anas.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Anas juga  meminta   Nurpati tidak mengantor lagi di KPU karena sudah nonaktif di  lembaga   penyelenggara pemilu itu. "Jangan ngantor lagi di KPU, kalau  sudah tidak   aktif di KPU. Kalau sudah tidak aktif, jangan mengerjakan  tugas dan   terlibat dalam pekerjaan KPU," pinta Anas.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             &lt;strong&gt;  (lrn/anw)&lt;/strong&gt; &lt;br&gt;                                                         &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                             &lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6143398637776391405?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6143398637776391405/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6143398637776391405' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6143398637776391405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6143398637776391405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/beri-deadline-mundur-hari-ini-anas_22.html' title='Beri Deadline Mundur Hari Ini, Anas Minta Nurpati Tidak Ngantor di KPU'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4925250122002210351</id><published>2010-06-19T03:33:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T03:34:02.934-07:00</updated><title type='text'>Anas: Banyaknya Kader Baru Bikin Energi Demokrat Bertambah</title><content type='html'>Jakarta  - Banyak kader baru dalam kepengurusan Partai Demokrat. Sebut saja pengusaha muda Sandiaga S Uno, anggota KPU Andi Nurpati, aktivis muslim Ulil Abshar Abdalla. Para kader baru ini membuat energi Partai Demokrat kian bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebagai partai terbuka, kita menghadirkan kader-kader baru pada takaran yang proporsional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga energi kita bertambah," kata Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum saat memberikan pidato dalam silaturahmi pengurus baru PD di Hotel Sahid, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (19/6/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai partai yang menjunjung tinggi pluralisme, mempermasalahkan tentang asal usul kader bukanlah sesuatu yang relevan. Demikian juga menurutnya sudah tidak saatnya lagi memperbincangkan asalnya dari tim Anas, Andi Mallarangeng atau pun Marzuki Alie lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang ada adalah DPP yang utuh, bersatu, kompak, solid dan diikat oleh kesamaan tujuan," kata mantan Ketua Umum PB HMI tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas juga menjelaskan kenapa struktur kepengurusan PD saat ini sangat besar. Ada sekitar 46 bidang departemen. Menurutnya, banyaknya departemen ini tak lepas dari banyaknya permasalahan bangsa yang harus disikapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gemuk beda dengan besar. Jadi kita harapkan nanti tidak ada satu isu pun yang tidak kita respons dengan cepat, tepat dan responsif," papar Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, Anas mengimbau kepada pengurus baru untuk rajin-rajin main ke kantor DPP PD yang menurutnya adalah kantor terkecil jika dibandingkan dengan kantor partai-partai lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Juga belajarlah menghapal lagu mars Partai Demokrat," pinta Anas disambut yang senyum para pengurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(anw/gah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4925250122002210351?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4925250122002210351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4925250122002210351' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4925250122002210351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4925250122002210351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-banyaknya-kader-baru-bikin-energi.html' title='Anas: Banyaknya Kader Baru Bikin Energi Demokrat Bertambah'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-3292243898487761929</id><published>2010-06-19T03:17:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T03:18:37.940-07:00</updated><title type='text'>Anas: 30 Persen Bukan Angka Mewah</title><content type='html'>Jakarta, RMOL. Jabatan dalam organisasi akan memiliki makna kalau sudah berkeringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kerja dan penghormatan di partai politik ditentukan oleh seberapa besar kader berkeringat untuk kemajuan partainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum saat menyampaikan pidato pada pertemuan perdana pengurus baru Partai Demokrat periode 2010-2015 di Jakarta, Sabtu (19/6)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita tidak boleh tereliminasi dalam sejarah perpolitikan di indonesia. Rumusnya hanya satu, yakni bekerja sebaik-baiknya dan tetap memposisikan Partai Demokrat di halaman utama perpolitikan Indonesia," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas mengatakan, keragaman yang berhimpun dalam DPP diikat dalam satu tujuan dan cita-cita. Ujung-ujungnya kader harus kerja keras untuk mencapai sukses dalam pemilu legislatif dengan memenuhi target 30 persen suara.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Angka 30 persen merupakan angka yang mewah kalau kita tidak solid dan tidak punya persiapan yang baik.Tetapi, kalau kita melaksanakan dengan baik dan menjalankan isu-isu yang didukung komunikasi publik yang baik, maka angka 30 persen bukan angka mewah untuk kita capai," beber Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas juga menegaskan, tidak ada lagi tim sukses Anas, tim sukses Marzuki Alie, dan tim sukses Andi Mallarangeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang ada DPP Partai Demokrat, yang solid dan kompak," tambahnya.[rap]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-3292243898487761929?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/3292243898487761929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=3292243898487761929' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3292243898487761929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3292243898487761929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-30-persen-bukan-angka-mewah_19.html' title='Anas: 30 Persen Bukan Angka Mewah'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6670934513031003340</id><published>2010-06-19T03:16:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T03:17:20.515-07:00</updated><title type='text'>Anas : Andi Nurpati Tak Lagi di KPU</title><content type='html'>TEMPO Interaktif, Jakarta -Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum secara tersirat menyatakan Andi Nurpati, Komisioner Komisi Pemilihan Umum sudah keluar dari institusinya. "Terkait dengan Andi Nurpati, begitu dia bergabung dengan partai Demokrat, otomatis dia harus berhenti dari KPU," katanya  dalam Silaturahim Pengurus Baru Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat di Hotel Sahid,Jakarta, Sabtu (19/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat pengunduran diri diajukan ke KPU. "(Surat pengunduran diri itu) bukan ke Demokrat, dan pasti sudah lah," kata Anas. Dia melanjutkan, pengunduran diri Andi dari Komisi Pemilihan Umum sudah menjadi resikonya. Begitu menjadi anggota partai politik, maka orang tersebut akan kehilangan posisinya yang mandiri dan independen, sesuai syarat anggota Komisi Pemilihan Umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuknya Andi ketika masih menjabat di Komisi, merupakan pilihan pribadi, bukan soal etika politik. "Yang penting adalah bagaimana ketentuan UU dan prinsip independensi KPU dijamin, jadi begitu bu Andi jadi bagian partai, otomatis dia harus berhenti, tidak ada pilihan lain" kata Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi birokrat, seperti Andi, yang ingin masuk partai, tentunya harus melepaskan posisinya yang dilarang menjadi bagian dari partai. "Kan tidak umumkan jadi pengurus partai, kalau statusnya tidak clear," urai Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andi masuk dalam kepengurusan partai karena memang ada usulan. "Dari pertimbangan perempuan, masih muda, dan lain sebagainya, formatur memutuskan bu Andi bisa masuk jadi pengurus, tentu setelah konfirmasi dan komunikasi dengan Bu Andi," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas membantah masuknya Andi sebagai Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, terkait kemenangan partainya dalam pemilihan presiden tahun lalu. "Sama sekali tidak, Demokrat bekerja keras dan bersih, kalau ada pikiran itu, insinuatif," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fraksi Demokrat, Ia menambahkan, tidak akan intervensi tentang rencana pemanggilan Andi Nurpati Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat. "Tidak terkait partai demokrat, itu bagian dari posisi Bu Andi sekarang," papar Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota KPU Andi Nurpati didaulat menjadi salah satu pengurus partai pemenang Pemilu ini. Semalam, anggota DPR dari Komisi II, Abdul Malik Haramain mendesak Andi mundur dari KPU. “Sikap seluruh anggota Komisi II sama, Andi harus mundur,” kata anggota Komisi II Abdul Malik Haramain, Jumat (18/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIANING SARI | CORNILA DESYANA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6670934513031003340?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6670934513031003340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6670934513031003340' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6670934513031003340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6670934513031003340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-andi-nurpati-tak-lagi-di-kpu.html' title='Anas : Andi Nurpati Tak Lagi di KPU'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8118803269624132443</id><published>2010-06-19T03:15:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T03:16:20.178-07:00</updated><title type='text'>Andi Nurpati Tidak Berpengaruh Terhadap Citra Demokrat</title><content type='html'>TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA --- Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum menegaskan, masuknya Andi Nurpati dalam kepengurusan Partai Demokrat tidak berpengaruh dengan citra partai itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kaitannya juga dengan balas jasa terhadap Andi dalam pemenangan pemilu Partai Demokrat tahun 2009 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alumni KPU banyak yang masuk ke dunia Politik. Masuknya Bu Andi tidak berpengaruh dengan citra Partai Demokrat," tegas Anas, ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Sabtu (19/6/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, hal itu hanya sebuah pilihan dari Andi Nurpati apakah akan memilih KPU atau Partai Demokrat. Jadi, tidak ada kaitannya dengan pemenangan Pemilu tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bila seseorang masih menjadi anggota KPU dan bergabung dengan Partai, ini adalah pilihan. Bu Andi harus mengundurkan diri dari KPU sebagaimana ketentuan undang-undang,” kata Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas mengatakan, prinsip itu dijamin karena sudah menjadi bagian dari ketentuan partai. Partai Demokrat pada Pemilu 2009, tetap menjadi partai yang bersih dan tidak ada kaitan dengan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Wakil Sekjen Partai Demokrat, Saan Mustopha, menjelaskan mengenai surat keputusan untuk memasukkan nama Andi Nurpati sudah resmi dikeluarkan Partai Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"SK sudah keluar. Tentang susunan kepengurusan, dan Andi sudah ada di SK. Jadi tidak perlu menunggu untuk keluar dari KPU," kata Saan, ditemui di Kampung Daun Sabtu pagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8118803269624132443?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8118803269624132443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8118803269624132443' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8118803269624132443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8118803269624132443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/andi-nurpati-tidak-berpengaruh-terhadap.html' title='Andi Nurpati Tidak Berpengaruh Terhadap Citra Demokrat'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6580057928306398621</id><published>2010-06-19T03:13:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T03:15:15.070-07:00</updated><title type='text'>Anas: Besar, Bukan Gemuk!</title><content type='html'>JAKARTA, KOMPAS.com Dalam silaturahmi kepengurusan 2010-2015 Partai Demokrat, Ketua Umum Anas Urbaningrum menepis pandangan sejumlah pihak yang mengkritisi bahwa kepengurusan partainya pada 2010-2015 sangat gemuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anas, susunan partai yang dipimpinnya boleh dikatakan besar, namun bukan gemuk. "Susuan kepengurusan besar beda dengan gemuk, kalau gemuk kan tupoksi tidak jelas, membuat kita jadi lamban. Tapi kalau besar, sesuai dengan tupoksi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susunan kepengurusan PD 2010-2015 yang besar tersebut, kata Anas, akan menjadikan PD tanggap dan cekatan terkait pemerintahan dan pelayanan publik. "Itu tujuan kita reformasi dan restrukturisasi Partai Demokrat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sudah termasuk besar, kata Anas, struktur kepengurusannya tersebut belum lengkap. Masing-masing divisi dan departemen harus melengkapi diri dengan tambahan personalia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam silaturahmi pengurus, Anas juga berpesan agar tiap pengurus menerapkan standar pergaulan internal yang berdasar pada sikap respek, saling mendukung, dan mengingatkan secara konstruktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semuanya adalah satu ikatan, jaket biru kita, biru birunya Demokrat. Tidak memandang latar belakangnya sebelum masuk Demokrat," tandasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6580057928306398621?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6580057928306398621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6580057928306398621' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6580057928306398621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6580057928306398621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-besar-bukan-gemuk_19.html' title='Anas: Besar, Bukan Gemuk!'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-1784344688096698687</id><published>2010-06-18T23:34:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T03:34:08.580-07:00</updated><title type='text'>Anas: Banyaknya Kader Baru Bikin Energi Demokrat Bertambah</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;  -  		Banyak kader baru dalam kepengurusan Partai Demokrat. Sebut saja    pengusaha muda Sandiaga S Uno, anggota KPU Andi Nurpati, aktivis muslim    Ulil Abshar Abdalla. Para kader baru ini membuat energi Partai  Demokrat   kian bertambah.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             "Sebagai  partai terbuka, kita menghadirkan   kader-kader baru pada takaran yang  proporsional. &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Sehingga  energi kita   bertambah," kata Ketua Umum Partai Demokrat Anas  Urbaningrum saat   memberikan pidato dalam silaturahmi pengurus baru PD  di Hotel Sahid, Jl   Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (19/6/2010).&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                       &lt;tr&gt;                                                         &lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;Sebagai  partai yang menjunjung tinggi pluralisme, mempermasalahkan   tentang  asal usul kader bukanlah sesuatu yang relevan. Demikian juga    menurutnya sudah tidak saatnya lagi memperbincangkan asalnya dari tim    Anas, Andi Mallarangeng atau pun Marzuki Alie lagi.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             "Yang ada    adalah DPP yang utuh, bersatu, kompak, solid dan diikat oleh kesamaan    tujuan," kata mantan Ketua Umum PB HMI tersebut.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Anas juga    menjelaskan kenapa struktur kepengurusan PD saat ini sangat besar. Ada    sekitar 46 bidang departemen. Menurutnya, banyaknya departemen ini tak    lepas dari banyaknya permasalahan bangsa yang harus disikapi.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             "Gemuk    beda dengan besar. Jadi kita harapkan nanti tidak ada satu isu pun yang    tidak kita respons dengan cepat, tepat dan responsif," papar Anas.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Terakhir,    Anas mengimbau kepada pengurus baru untuk rajin-rajin main ke kantor    DPP PD yang menurutnya adalah kantor terkecil jika dibandingkan dengan    kantor partai-partai lain.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             "Juga  belajarlah menghapal lagu mars   Partai Demokrat," pinta Anas disambut  yang senyum para pengurus.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             &lt;strong&gt;  (anw/gah)&lt;/strong&gt; &lt;br&gt;                                                         &lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                              &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-1784344688096698687?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/1784344688096698687/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=1784344688096698687' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1784344688096698687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1784344688096698687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-banyaknya-kader-baru-bikin-energi_18.html' title='Anas: Banyaknya Kader Baru Bikin Energi Demokrat Bertambah'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-2450641794581170133</id><published>2010-06-18T23:18:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T03:18:33.986-07:00</updated><title type='text'>Anas: 30 Persen Bukan Angka Mewah</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta,  RMOL.&lt;/strong&gt; Jabatan dalam organisasi akan   memiliki makna kalau  sudah berkeringat. &lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt; Karena kerja dan penghormatan di partai politik ditentukan oleh seberapa    besar kader berkeringat untuk kemajuan partainya. &lt;br&gt; &lt;br&gt; Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum    saat menyampaikan pidato pada pertemuan perdana pengurus baru Partai    Demokrat periode 2010-2015 di Jakarta, Sabtu (19/6)..&lt;br&gt; &lt;br&gt; "Kita tidak boleh tereliminasi dalam sejarah perpolitikan di indonesia.    Rumusnya hanya satu, yakni bekerja sebaik-baiknya dan tetap  memposisikan   Partai Demokrat di halaman utama perpolitikan Indonesia,"  ujarnya.&lt;br&gt; &lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                       &lt;tr&gt;                                                         &lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;Anas  mengatakan, keragaman yang berhimpun dalam DPP   diikat dalam satu  tujuan dan cita-cita. Ujung-ujungnya kader harus   kerja keras untuk  mencapai sukses dalam pemilu legislatif dengan   memenuhi target 30  persen suara.&lt;br&gt;  &lt;br&gt; "Angka 30 persen merupakan angka yang mewah kalau kita tidak solid dan    tidak punya persiapan yang baik.Tetapi, kalau kita melaksanakan dengan    baik dan menjalankan isu-isu yang didukung komunikasi publik yang  baik,   maka angka 30 persen bukan angka mewah untuk kita capai," beber  Anas.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Anas juga menegaskan, tidak ada lagi tim sukses Anas, tim sukses Marzuki    Alie, dan tim sukses Andi Mallarangeng. &lt;br&gt; &lt;br&gt; "Yang ada DPP Partai Demokrat, yang solid dan kompak," tambahnya.&lt;strong&gt;[rap]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                              &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-2450641794581170133?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/2450641794581170133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=2450641794581170133' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2450641794581170133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2450641794581170133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-30-persen-bukan-angka-mewah.html' title='Anas: 30 Persen Bukan Angka Mewah'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6506006857234685771</id><published>2010-06-18T23:15:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T03:15:06.911-07:00</updated><title type='text'>Anas: Besar, Bukan Gemuk!</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA,  KOMPAS.com &lt;/strong&gt;Dalam silaturahmi kepengurusan   2010-2015 Partai  Demokrat, Ketua Umum Anas Urbaningrum menepis pandangan   sejumlah pihak  yang mengkritisi bahwa kepengurusan partainya pada   2010-2015 sangat  gemuk.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Menurut  Anas, susunan partai yang   dipimpinnya boleh dikatakan besar, namun  bukan gemuk. "Susuan   kepengurusan besar beda dengan gemuk, kalau gemuk  kan tupoksi tidak   jelas, membuat kita jadi lamban. Tapi kalau besar,  sesuai dengan   tupoksi," katanya.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Susunan  kepengurusan PD 2010-2015 yang besar   tersebut, kata Anas, akan  menjadikan PD tanggap dan cekatan terkait   pemerintahan dan pelayanan  publik. "Itu tujuan kita reformasi dan   restrukturisasi Partai  Demokrat," katanya.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                       &lt;tr&gt;                                                         &lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;Walaupun  sudah termasuk besar, kata Anas, struktur kepengurusannya   tersebut  belum lengkap. Masing-masing divisi dan departemen harus   melengkapi  diri dengan tambahan personalia.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Dalam  silaturahmi   pengurus, Anas juga berpesan agar tiap pengurus menerapkan  standar   pergaulan internal yang berdasar pada sikap respek, saling  mendukung,   dan mengingatkan secara konstruktif.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;"Semuanya  adalah satu ikatan, jaket biru kita, biru birunya Demokrat.   Tidak  memandang latar belakangnya sebelum masuk Demokrat," tandasnya.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                              &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6506006857234685771?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6506006857234685771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6506006857234685771' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6506006857234685771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6506006857234685771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-besar-bukan-gemuk.html' title='Anas: Besar, Bukan Gemuk!'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4346471547379851198</id><published>2010-06-18T05:12:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T05:13:05.307-07:00</updated><title type='text'>Anas: Kami Meramu Semua Potensi</title><content type='html'>JAKARTA, KOMPAS.com —Kurang dari sebulan setelah Kongres Ke-2 Partai Demokrat di Padalarang, Bandung, Jawa Barat, akhir Mei lalu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Anas Urbaningrum akhirnya mengumumkan 130 nama dan jabatan DPP Partai Demokrat periode 2010-2015.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-130 nama itu diseleksi dari sekitar 2.000 riwayat hidup yang masuk ke formatur Kongres Ke-2 Partai Demokrat, yang beranggotakan 11 nama. Ketua formatur dipimpin Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Presiden RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengumuman pengurus disampaikan Anas dalam keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat di Jakarta, Kamis (17/6/2010) kemarin. Dalam keterangan pers itu hadir sejumlah fungsionaris baru, di antaranya Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, yang juga putra bungsu Presiden Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anas kepada Kompas, Kamis malam tadi, dari 130 nama, sebagian adalah kader lama Partai Demokrat dan sebagian besar lainnya nama-nama baru. "Kami meramu semua potensi partai untuk menjadi energi kekuatan ke depan. Ini menegaskan kongres Partai Demokrat melakukan kemenangan bersama dan menegaskan partai yang terbuka sehingga bisa menerima tokoh baru yang bisa menerima manifesto politik memajukan Partai Demokrat," ujar Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kepengurusan itu tercatat pula wajah baru, di antaranya aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL), Ulil Abshar Abdalla, dan aktivis Imparsial, Rachland Nasidik. Ada juga yang berlatar belakang pengacara, seperti Denny Kailimang dan Hinca Panjaitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan ekonom seperti Ikhsan Modjo di Departemen Keuangan dan pengamat sosial yang juga Staf Ahli Kepala Kepolisian Negara RI Kastorius Sinaga sebagai Ketua Departemen Perencanaan Pembangunan Nasional. Juga konsultan properti Panangiang Simanungkalit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tercatat pula anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Andi Nurpati, dan Bupati Kutai Timur Irsan Noor. Setidaknya ada juga tercatat beberapa rekan satu angkatan Yudhoyono di Akademi Militer tahun 1973, seperti Toto Riyanto yang menjadi Direktur Eksekutif Partai Demokrat dan C Simbolon yang menjadi Ketua Departemen Politik dan Keamanan, selain juga sepupu Yudhoyono, Sartono Hutomo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, ada pula adik kandung Ibu Ani Yudhoyono yang menjadi anggota DPR, Hertanto Eddhie Wibowo. Tak ketinggalan ada juga adik kandung Ketua DPP Partai Demokrat sebelumnya, Hadi Utomo, yakni Agus Hermanto, dan putra Hadi Utomo sendiri, Nurcahyo Anggoro Jati, yang berada di departemen yang sama, yaitu Komisi Pemenangan Pemilu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormati Jhonny Allen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang posisi Jhonny Allen Marbun sebagai Wakil Ketua Umum I, yang pernah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi atas dugaan suap rekanan Kementerian Perhubungan, Anas menyatakan, pihaknya menghargai hak politik kader partai untuk berkiprah optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun, pada saat yang sama, kami juga menghormati aparat hukum dalam penanganan kasusnya. Kami tidak mau berkomentar lebih jauh," tandas Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun mengenai Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid yang sempat disebut-sebut akan masuk dalam kepengurusan Partai Demokrat, Anas mengakui awalnya memang terjadi komunikasi yang intensif setelah adanya pertemuan pemikiran. Namun, akhirnya, Usman menyatakan saatnya bukan sekarang. "Keputusan Usman Hamid harus saya hormati," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Sekjen II Saat Mustofa menyatakan, "Kalau Andi Nurpati, kami akan menyerahkan ke dia untuk memilih, apakah terus menjadi pengurus Partai Demokrat atau menjadi anggota KPU."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, politikus senior Partai Demokrat, yang pernah menjadi ketua tim pemenangan Anas, Achmad Mubarok, tidak mau berkomentar tentang nama-nama yang masuk. "Tugas saya mengusulkan saja. Saya kira Anas sudah begitu besar memberikan ruang untuk mengakomodasi bekas rivas-rivalnya dalam kepengurusan yang baru itu," tandasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4346471547379851198?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4346471547379851198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4346471547379851198' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4346471547379851198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4346471547379851198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-kami-meramu-semua-potensi.html' title='Anas: Kami Meramu Semua Potensi'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6721029632878773792</id><published>2010-06-18T05:11:00.001-07:00</published><updated>2010-06-18T05:11:54.766-07:00</updated><title type='text'>Inilah Alasan Anas Rekrut Andi Nurpati &amp; Ulil</title><content type='html'>INILAH.COM, Jakarta - Andi Nurpati ditunjuk sebagai Ketua Divisi Komunikasi Publik dalam Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat periode 2010-2015. Mengapa anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpilih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Satu dia tokoh muda, kedua perempuan, dan ketiga tertarik dengan visi misi Partai Demokrat," ujar Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum usai menghadiri Musyawarah Nasional Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (17/6) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan Intelektual muda NU, Ulil Abshar. Anas merekrut Ulil karena memiliki potensi membangun partai. "Sama kami rekrut karena tokoh muda yang punya potensi yang kami anggap bisa mengembangkan partai," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, sejumlah wajah baru menghiasi susunan pengurus DPP Partai Demokrat periode 2010-2015. Aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) yang juga kader muda NU Ulil Abshar Abdalla menjadi Ketua Divisi Pengembangan Strategi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama baru lainnya adalah anggota KPU, Andi Nurpati. Dia menduduki jabatan Ketua Divisi Komunikasi Publik. [bar]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6721029632878773792?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6721029632878773792/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6721029632878773792' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6721029632878773792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6721029632878773792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/inilah-alasan-anas-rekrut-andi-nurpati.html' title='Inilah Alasan Anas Rekrut Andi Nurpati &amp; Ulil'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5627455819205849472</id><published>2010-06-18T02:29:00.001-07:00</published><updated>2010-06-18T02:29:56.482-07:00</updated><title type='text'>Anas: Kami Hormati Hak Politik Kader</title><content type='html'>JAKARTA - Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat (PD) Johnny Allen Marbun tetap ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum, meski dia sempat tersandung kasus korupsi. Ketua Umum PD Anas Urbaningrum menjawab tanda tanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaiman diketahui Johnny adalah Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR yang diduga terlibat dalam dugaan suap proyek pembangunan bandara dan perluasan dermaga di kawasan Indonesia Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami menghormati hak politik kader, pada saat yang bersamaan tentu kami hormati kerja lembaga hukum. Itu prinsipnya,” tegas Anas di sela-sela pembukaan Munas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (17/6/2010) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas mengaku tidak terlalu mempermasalahkan rekam jejak Johnny Allen, karena hal itu juga belum bisa dibuktikan secara hukum. “Kami tidak berpikir yang macam-macam. Ya kami berpikir bagaimana seluruh potensi kader bekerja keras untuk kemajuan partai,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai tidak terdaftarnya aktivis HAM Usman Hamid dalam struktur kepengurusan PD, Anas menjawabnya diplomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Secara ide kami bertemu bahwa partai itu bagian dari perjuangan untuk penegakan HAM, juga penegakn hukum. Tetapi Pak Usman Hamid mengatakan pada saya sekarang belum waktunya. Jadi bukan (dia) tidak menerima tetapi sekarang belum waktunya untuk masuk partai dan tentunya saya menghormati itu,” paparnya.(ded)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5627455819205849472?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5627455819205849472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5627455819205849472' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5627455819205849472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5627455819205849472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-kami-hormati-hak-politik-kader.html' title='Anas: Kami Hormati Hak Politik Kader'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5009233087944509956</id><published>2010-06-18T02:28:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T02:29:18.231-07:00</updated><title type='text'>Anas Yakin Ulil Tak Jadi Masalah PD</title><content type='html'>JAKARTA, KOMPAS.com  - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, dirinya telah memutuskan hal yang tepat ketika meminang aktivis Jaringan Islam Liberal Ulil Abshar Abdalla menjadi Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan pada kepengurusan PD 2010-2015.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak Ulil kami rekrut karena (dia) tokoh muda yang mempunyai pikiran ke depan. Pak Ulil salah satu potensi yang kami pikir bisa mengembangkan partai," ujar Anas kepada para wartawan usai menghadiri Munas II PKS di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (17/6/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulil sendiri, melalui jejaring sosial Twitter, mengatakan, partai politik adalah salah satu aktor penting dalam proses demokrasi saat ini. Jika partainya baik, kata Ulil, tentu banyak hal yang dapat diperbaiki. Dengan terjun ke dunia politik, Ulil juga mengatakan, ingin lebih mengali potensi yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Partai Demokrat adalah party in the making (partai yang sedang dalam proses membentuk diri). Maka, partai ini terbuka pada gagasan-gagasan baru. Saya ingin masuk ke sektor ini," katanya. Ditambahkannya, hal ini merupakan babak baru kehidupannya yang tak pernah diharapkannya: menjadi politisi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5009233087944509956?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5009233087944509956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5009233087944509956' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5009233087944509956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5009233087944509956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-yakin-ulil-tak-jadi-masalah-pd.html' title='Anas Yakin Ulil Tak Jadi Masalah PD'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-3161873529221103003</id><published>2010-06-18T02:27:00.002-07:00</published><updated>2010-06-18T02:28:39.144-07:00</updated><title type='text'>Anas: Tak Benar Suaka untuk Andi Nurpati</title><content type='html'>JAKARTA, KOMPAS.com- Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum membantah memberikan suaka politik terhadap anggota Komisi Pemilihan Umum Andi Nurpati, yang sempat menjadi bulan-bulanan anggota DPR akibat kisruhnya penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2009.  Bahkan, DPR sempat membentuk pansus guna menyelidiki kecurangan pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diwartakan, Andi didaulat menjadi Kepala Divisi Komunikasi Publik pada kepengurusan Partai Demokrat 2010-2015. Selain Andi, beberapa aktivis dan tokoh independen pun didapuk menjadi pengurus partai pemenang pemilu 2009 tersebut, seperti aktivis HAM Rachland Nashidik, pengamat properti Panangian Simanungkalit, dan staf ahli di Mabes Polri Kastorius Sinaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Anas juga membantah pemberian posisi kepala divisi juga sebagai "upah" atas jasa KPU yang mendukung penggelembungan dan penggembosan surat suara yang menguntungkan Partai Demokrat, seperti yang dituduhkan partai oposisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas pun menjelaskan mengapa dirinya meminang Andi Nurpati. "Dia tokoh muda. Perempuan. Dia tertarik dan cocok dengan misi Partai Demokrat," kata Anas kepada para wartawan seusai menghadiri pembukaan Munas II PKS di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (17/6/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Anas, pinangan terhadap Andi hanyalah proses rekrutment biasa, dan sama seperti pengurus lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-3161873529221103003?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/3161873529221103003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=3161873529221103003' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3161873529221103003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3161873529221103003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-tak-benar-suaka-untuk-andi-nurpati.html' title='Anas: Tak Benar Suaka untuk Andi Nurpati'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-1922265471074793470</id><published>2010-06-18T02:27:00.001-07:00</published><updated>2010-06-18T02:27:34.570-07:00</updated><title type='text'>Anas: Usman Hamid Bukan Menolak, Tapi Belum Waktunya Menerima</title><content type='html'>(Vibizdaily-Polhukam)  Ketua Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Usman Hamid, menolak duduk di struktur Partai Demokrat. Penolakan Usman karena dinilai karena belum waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak Usman mengatakan sekarang belum waktunya. Bukan tidak menerima tapi belum waktunya masuk partai," kata Ketua Umum PD Anas Urbaningrum, seusai pembukaan Munas II PKS, di Hotel Ritz-Carlton, Pasific Place, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/6/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan penunjukan Usman untuk duduk di kursi struktur organisasi, jelas Anas, karena partai yang dipimpinnya membutuhkan penegakan hukum dan HAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung apakah penolakan karena PD tidak mampu mengikuti keinginan Usman untuk membentuk peradilan khusus korban tindak kekerasan? "Tidak ada pembicaraan tuntutan," tegas Anas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andi Nurpati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai dipinangnya anggota KPU Andi Nurpati dalam struktur pengurus PD, Anas menegaskan tidak ada deal politik dalam hal ini. Andi dipilih melalui rekrutmen biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar pemilihan Andi, kata Anas, karena Andi merupakan kader partai. Selain itu Anas juga menilai Andi sebagai tokoh perempuan muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ia cocok dengan visi partai. Andi melalui rekruitmen sama dengan yang lain," kata Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ma/MA/dtc)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-1922265471074793470?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/1922265471074793470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=1922265471074793470' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1922265471074793470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1922265471074793470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-usman-hamid-bukan-menolak-tapi.html' title='Anas: Usman Hamid Bukan Menolak, Tapi Belum Waktunya Menerima'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-7938056864031820890</id><published>2010-06-18T02:26:00.001-07:00</published><updated>2010-06-18T02:26:53.878-07:00</updated><title type='text'>Inilah Pengurus Lengkap DPP Partai Demokrat</title><content type='html'>JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM -- Akhirnya, susunan pengurus DPP Partai Demokrat periode 2010-2015, Kamis (17/6/2010) sore resmi diumumkan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum di kantor DPP PD di Rawamangun, Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas, didampingi Sekjen PD Edhie Baskoro, mengatakan, kepengurusan disusun berdasarkan prinsip dasar yang diyakininya cocok, relevan, dan bermanfaat bagi kemajuan PD ke depan. Susunan ini sekaligus menegaskan visi PD sebagai partai modern di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum: Anas Urbaningrum&lt;br /&gt;Wakil Ketua Umum I: Jhonny Allen Marbun Wakil&lt;br /&gt;Ketua Umum II: Max Sopacua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Jenderal: Edhie Baskoro Yudhoyono&lt;br /&gt;Wasekjen I: Angelina Sondakh&lt;br /&gt;Wasekjen II: Saan Mustopa&lt;br /&gt;Wasekjen III: Sofwatilah Musaid&lt;br /&gt;Wasekjen IV: Ramadhan Pohan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bendahara Umum: M Nazarudin&lt;br /&gt;Wakil Bendum I: Handoyo S Mulyadi&lt;br /&gt;Wakil Bendum II: Mirwan Amir&lt;br /&gt;Wakil Bendum III: Sartono Utomo&lt;br /&gt;Wakil Bendum IV: Brigjen Purn Siswanto (brigjen purn)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Eksekutif: Toto Riyanto&lt;br /&gt;Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum: Denny Kailimang S&lt;br /&gt;ekretaris: Harry Witjaksono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadiv Pembinaan Anggota: Yosef Tahir Maruf&lt;br /&gt;Sekretaris: Roy Suryo&lt;br /&gt;Kadiv Pembinaan Organisasi: Ign. Mulyono Sekretaris Sudewo&lt;br /&gt;Kadiv Program Pro Rakyat Indrawati Sukadis&lt;br /&gt;Sekretaris: Tri Yulianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadiv Tanggap Darurat Umar Arsal Sekretaris Sudrajat&lt;br /&gt;Kadiv Program Usaha dan Dana Isran Noor Sekretaris Albert Yaputra&lt;br /&gt;Kadiv Program Logistik Jusuf Gunawan&lt;br /&gt;Sekretaris: Maimara Tando&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadiv Pendidikan dan Pelatihan Gondo Radityo Gambiro&lt;br /&gt;Sekretaris: Agustinus Tamo Mbapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadivisi Komunikasi Publik Andi Nurpati&lt;br /&gt;Sekretaris: Hinca Pandjaitan&lt;br /&gt;Kadivisi Hubungan Eksternal, Luar Negeri, dan LSM: Mulyadi&lt;br /&gt;Sekretaris: Iwan Djalal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi Pemenangan Pemilu: Agus Hermanto&lt;br /&gt;Sekretaris Nurcahyo Anggoro Jati&lt;br /&gt;Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan: Ulil Abshar Abdalla&lt;br /&gt;Sekretaris: Khatibul Umam Wiranu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Politik dan Keamanan: Cornel Simbolon&lt;br /&gt;Sekretaris: M Fakhrudin&lt;br /&gt;Kadept Perekonomian: Sutan Bhatoegana&lt;br /&gt;Sekretaris" Andi Rahmat&lt;br /&gt;Kadept Kesejahteraan Rakyat: M Jafar Hafsah&lt;br /&gt;Sekretaris: fariani Sugiharto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Dalam Negeri: Djufri&lt;br /&gt;Sekretaris: Nanang Samoedra&lt;br /&gt;Kadept Luar Negeri: Nurhayati Ali Assegaf&lt;br /&gt;Sekretaris: Theo Waimuri &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum: Anas Urbaningrum&lt;br /&gt;Wakil Ketua Umum I: Jhonny Allen Marbun Wakil&lt;br /&gt;Ketua Umum II: Max Sopacua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Jenderal: Edhie Baskoro Yudhoyono&lt;br /&gt;Wasekjen I: Angelina Sondakh&lt;br /&gt;Wasekjen II: Saan Mustopa&lt;br /&gt;Wasekjen III: Sofwatilah Musaid&lt;br /&gt;Wasekjen IV: Ramadhan Pohan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bendahara Umum: M Nazarudin&lt;br /&gt;Wakil Bendum I: Handoyo S Mulyadi&lt;br /&gt;Wakil Bendum II: Mirwan Amir&lt;br /&gt;Wakil Bendum III: Sartono Utomo&lt;br /&gt;Wakil Bendum IV: Brigjen Purn Siswanto (brigjen purn)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Eksekutif: Toto Riyanto&lt;br /&gt;Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum: Denny Kailimang S&lt;br /&gt;ekretaris: Harry Witjaksono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadiv Pembinaan Anggota: Yosef Tahir Maruf&lt;br /&gt;Sekretaris: Roy Suryo&lt;br /&gt;Kadiv Pembinaan Organisasi: Ign. Mulyono Sekretaris Sudewo&lt;br /&gt;Kadiv Program Pro Rakyat Indrawati Sukadis&lt;br /&gt;Sekretaris: Tri Yulianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadiv Tanggap Darurat Umar Arsal Sekretaris Sudrajat&lt;br /&gt;Kadiv Program Usaha dan Dana Isran Noor Sekretaris Albert Yaputra&lt;br /&gt;Kadiv Program Logistik Jusuf Gunawan&lt;br /&gt;Sekretaris: Maimara Tando&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadiv Pendidikan dan Pelatihan Gondo Radityo Gambiro&lt;br /&gt;Sekretaris: Agustinus Tamo Mbapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadivisi Komunikasi Publik Andi Nurpati&lt;br /&gt;Sekretaris: Hinca Pandjaitan&lt;br /&gt;Kadivisi Hubungan Eksternal, Luar Negeri, dan LSM: Mulyadi&lt;br /&gt;Sekretaris: Iwan Djalal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi Pemenangan Pemilu: Agus Hermanto&lt;br /&gt;Sekretaris Nurcahyo Anggoro Jati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan: Ulil Abshar Abdalla&lt;br /&gt;Sekretaris: Khatibul Umam Wiranu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Politik dan Keamanan: Cornel Simbolon&lt;br /&gt;Sekretaris: M Fakhrudin&lt;br /&gt;Kadept Perekonomian: Sutan Bhatoegana&lt;br /&gt;Sekretaris" Andi Rahmat&lt;br /&gt;Kadept Kesejahteraan Rakyat: M Jafar Hafsah&lt;br /&gt;Sekretaris: fariani Sugiharto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Dalam Negeri: Djufri&lt;br /&gt;Sekretaris: Nanang Samoedra&lt;br /&gt;Kadept Luar Negeri: Nurhayati Ali Assegaf&lt;br /&gt;Sekretaris: Theo Waimuri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Keuangan: Ikhsan Modjo&lt;br /&gt;Sekretaris: Vera Febyanthy&lt;br /&gt;Kadept Pertahanan: Syamsul Mapparepa&lt;br /&gt;Sekretaris: Milton Pakpahan&lt;br /&gt;Kadept Hukum dan Perundang-undangan: Dasrul Djabar&lt;br /&gt;Sekretaris: Daday Hudaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Pemajuan dan Perlindungan HAM: Asmar Omar Saleh&lt;br /&gt;Sekretaris: Rachland Nasidik&lt;br /&gt;Kadept Penegakan Hukum: Benny K Harman&lt;br /&gt;Sekretaris: Makmud Murod&lt;br /&gt;Kadept Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum: Didi Irawadi Syamsuddin&lt;br /&gt;Sekretaris: Carel Ticualu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Energi dan SDM: T Riefky Harsya&lt;br /&gt;Sekretaris: Asfihani&lt;br /&gt;Kadept Perindustrian: Nova Iriansyah&lt;br /&gt;Sekretaris: M Azhari&lt;br /&gt;Kadept Perdagangan: Pasha Ismaya Sukardi&lt;br /&gt;Sekretaris: Herlas Juniar&lt;br /&gt;Kadept Pertanian: Herman K&lt;br /&gt;Sekretaris: Amal Al Gazali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Kehutanan: Rahmad Hasibuan&lt;br /&gt;Sekretaris: Khairuddin Gustam&lt;br /&gt;Kadept Perhubungan: Michael Wattimena&lt;br /&gt;Sekretaris: Achmad Syafii&lt;br /&gt;Kadept Kelautan dan Perikanan: Reza Ali&lt;br /&gt;Sekretaris: Jafar Nainggolan&lt;br /&gt;Kadept Tenaga Kerja dan Transmigrasi: M Nasir&lt;br /&gt;Sekretaris: Zulmiar Yanri&lt;br /&gt;Kadept Pekerjaan Umum: CP Samiadji Massaid&lt;br /&gt;Sekretaris: Bahrum D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Kesehatan: Dian A Syahroza&lt;br /&gt;Sekretaris: Nova Riyanti Yusuf&lt;br /&gt;Kadept Pendidikan Nasional: Jeffrie Riwu Kore&lt;br /&gt;Sekretaris: Juhaini Alie Kadept Sosial Ratu Siti Romlah&lt;br /&gt;Sekretaris: Mulyano&lt;br /&gt;Kadept Agama: M Hidayat&lt;br /&gt;Sekretaris: Nurul Iman M&lt;br /&gt;Kadept Kebudayaan dan Pariwisata: Putu S Rudana&lt;br /&gt;Sekretaris: Theresia EE Pardede&lt;br /&gt;Kadept Komunikasi dan Informatika: Ruhut Sitompul&lt;br /&gt;Sekretaris: Nurul Qomar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Riset dan Teknologi: Putu Suasta&lt;br /&gt;Sekretaris: Ali Yacob&lt;br /&gt;Kadept Koperasi dan UKM: I Wayan Sugiana&lt;br /&gt;Sekretaris: Paiman&lt;br /&gt;Kadept Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim: Dirgahayu Agus Purnomo&lt;br /&gt;Sekretaris: Fardan Fauzan&lt;br /&gt;Kadept Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: AP Timo Pangerang Sekretaris: Berha Herawati&lt;br /&gt;Kadept Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Salim Mengga Sekretaris: Agung Budi Santoso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Pembangunan Daerah Tertinggal: Lim Sui Khiang&lt;br /&gt;Sekretaris: Atte Sugandi&lt;br /&gt;Kadept Perencanaan Pembangunan Nasional: Kastorius Sinaga&lt;br /&gt;Sekretaris: Heriyanto&lt;br /&gt;Kadept BUMN: Hartanto E Wibowo&lt;br /&gt;Sekretaris: Sonny Waplau&lt;br /&gt;Kadept Perumahan Rakyat: Samuel Purba&lt;br /&gt;Sekretaris: Panangian Simanungkalit&lt;br /&gt;Kadept Pemuda dan Olahraga: I Gede Pasek Suardika&lt;br /&gt;Sekretaris: Munadi Herlambang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Perbankan: I Wayan Gunastra&lt;br /&gt;Sekretaris: Achsanul Qosasi&lt;br /&gt;Kadept Pertanahan: Sutjipto&lt;br /&gt;Sekretaris: Y Herman Ibrahim&lt;br /&gt;Kadept Kependudukan dan Statistik: Roestanto Wahidi&lt;br /&gt;Sekretaris: Iti Octavia Jayabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Penanaman Modal dan Investasi: Djoko Udjianto&lt;br /&gt;Sekretaris: Nurhayati Pane&lt;br /&gt;Kadept Pengawasan Keuangan dan Pembangunan: Didik Mukrianto&lt;br /&gt;Sekretaris: Muchlis YS&lt;br /&gt;Kadept Persaingan Usaha dan Perlindungan Konsumen: Windy Winanty&lt;br /&gt;Sekretaris: Anton SS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran: Hasan H Doa&lt;br /&gt;Sekretaris: Ian Zulfikar&lt;br /&gt;Kadept Pemberantasan AIDS dan Narkoba: Adjeng Ratna Suminar&lt;br /&gt;Sekretaris: Ida Ria Simamora&lt;br /&gt;Kadept Pemberantasan Terorisme: Ratyono&lt;br /&gt;Sekretaris: Hans Silalahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadept Perlindungan Hak-Hak Perempuan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga: GRAY Koes Moertiyah&lt;br /&gt;Sekretaris: Ida Riyanti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-7938056864031820890?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/7938056864031820890/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=7938056864031820890' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7938056864031820890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7938056864031820890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/inilah-pengurus-lengkap-dpp-partai.html' title='Inilah Pengurus Lengkap DPP Partai Demokrat'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-576492222638486142</id><published>2010-06-18T02:25:00.001-07:00</published><updated>2010-06-18T02:25:54.355-07:00</updated><title type='text'>Anas Tak Ingin PD Berjaya Dua Musim Saja</title><content type='html'>Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, Partai Demokrat harus terus maju maju dan terkuat serta mempunyai peran-peran yang makin nyata kehidupan berbangsa dan bernegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tidak ingin hadir berprestasi dua musim saja," ujar Anas, saat mengumumkan susunan kepengurusan DPP Partai Demokrat 2010-2015 di Jakarta, Kamis (17/06/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas menambahkan, hadirnya Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) sebagai Sekjen Demokrat ibarat duet maut Piala Dunia yang punya visi yang kuat bagi Partai Demokrat ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Duet Anas dan Ibas kalau piala dunia duet maut, insya allah betapa kami otimis masa depan dan kami punya keyakinan kuat PD makin berkipra bagi kepentingan bangsa dan negara," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Anas mengatakan agenda partai lima tahun ke depan adalah kelembagaan, hingga PD bisa tampil sebagai partai yang utuh dan bisa bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menempatkan visi kedepan posisi PD adalah partai pemerintah," tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas juga beryakinan bisa merangkul seluruh kader dan mengambarkan kekompakan internal kader partai serta tetap menjaga harmoni kohesi partai Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Ini memang kepengurusan yang besar. Tapi berbasiskan isu dan agenda dengan tupoksi (tugas, pokok dan fungsi) yang jelas," paparnya. (Btt/Bim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-576492222638486142?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/576492222638486142/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=576492222638486142' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/576492222638486142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/576492222638486142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-tak-ingin-pd-berjaya-dua-musim.html' title='Anas Tak Ingin PD Berjaya Dua Musim Saja'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-3112121528395921654</id><published>2010-06-18T02:24:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T02:25:08.059-07:00</updated><title type='text'>Anas: Pengurus Demokrat Berwajah Indonesia</title><content type='html'>VIVAnews - Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menyatakan susunan Dewan Pimpinan Pusat dibentuk dengan berbekal empat prinsip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Empat prinsip dasar itu yang diyakini Partai Demokrat cocok dan relevan dengan kepentingan bangsa dan negara," kata Anas dalam jumpa pers di kantor DPP Demokrat, Rawamangun, Jakarta, Kamis 17 Juni 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, prinsip koperasi yang sinergis seluruh potensi kader. Menurut Anas, kompetisi sudah selesai, tiba saatnya membangun Demokrat untuk kepentingan bangsa. "Tak ada lagi Tim A, Tim B dan Tim C," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, prinsip representatif kewilayahan dan kemajemukan. "Susunan partai Demokrat 2010-2015 ini berwajah Indonesia," kata Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, prinsip kompetensi karena partai membutuhkan orang yang bisa bekerja baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, prinsip terbuka dan memberi peluang kader-kader baru yang berkualitas. "Partai Demokrat bukan partai tertutup dan tidak mengalienasi diri," ujar Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ini yang mendasari munculnya sejumlah nama baru seperti Denny Kailimang, Ulil Abshar Abdalla, Andi Nurpati dan Rachland Nashidik di jajaran pengurus. "Kami punya prinsip dan visi ke depan, ada spirit peremajaan tanpa dikotomi senior atau muda," kata Anas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-3112121528395921654?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/3112121528395921654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=3112121528395921654' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3112121528395921654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3112121528395921654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-pengurus-demokrat-berwajah.html' title='Anas: Pengurus Demokrat Berwajah Indonesia'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-1734622585793510334</id><published>2010-06-18T01:39:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T02:24:15.750-07:00</updated><title type='text'>Inilah Susunan Pengurus Baru Demokrat</title><content type='html'>INILAH.COM, Jakarta - Struktur pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat resmi diumumkan. Saat membacakan struktur pengurusan itu, Ketua DPP PD Anas Urbaningrum didampingi Edi Baskoro Yudhoyono sebagai Sekjen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anas, Struktur pengurus baru Demokrat disusun atas dasar prinsip yang diyakininya. Yakni untuk kepentingan bangsa dan negara sebagai partai modern di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pertama, susunan pengurus ini kami susun dengan prinsip kooperatif Kongres sudah selesai tiba saatnya bekerja. Tidak ada lagi Tim A, Tim B, Tim C. Itu menandakan bersatunya seluruh potensi Partai Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Struktur ini juga menandakan representasi kewilayahan yang menandakan inilah wajah Indonesia dari potensi dan wilayah. Ketiga prinsip kopentensi. Karena partai membutuhkan orang yang berpotensi," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, sambung Anas, Demokrat adalah partai yang terbuka yang menandakan hadirnya kader-kader yang berkualitas. Kelima, betapa kami punya prinsip dan visi yang kuat ke depan tanpa mendikotomikan kader yang senior dan yang muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur Pengurus Harian DPP Partai Demokrat Periode 2010-2015:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum: Anas Urbaningrum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Ketua Umum 1: Johnny Alen Marbun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Ketua Umum 2: Max Sopacua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekjen: Edi Baskoro Yudhoyono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Sekjen: Angelina Sondakh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Sekjen: Saan Mustopa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bendahara Umum: H. Nazaruddin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Bendahara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Handoyo S. Mulyadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hirmawan Amir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sartono Utomo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Siswanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Divisi Komunikasi Publik: Andi Nurpati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Divisi Pengembangan Strategi: Ulil Abshar Abdalla&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Divisi Hukum: Denny Kailimang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Divisi Ekonomi: Soetan Bhatoegana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Divisi Pekerjaan Umum: Adjie Massaid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Divisi Penegakan Hukum: Benny Harman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Divisi Penajaman Perlindungan HAM: Rachland Nashidik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[iaf/mut]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-1734622585793510334?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/1734622585793510334/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=1734622585793510334' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1734622585793510334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1734622585793510334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/inilah-susunan-pengurus-baru-demokrat.html' title='Inilah Susunan Pengurus Baru Demokrat'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-2289090685196489796</id><published>2010-06-17T22:29:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T02:29:22.677-07:00</updated><title type='text'>Anas Yakin Ulil Tak Jadi Masalah PD</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&lt;/strong&gt;  - Ketua Umum Partai Demokrat Anas   Urbaningrum mengatakan, dirinya  telah memutuskan hal yang tepat ketika   meminang aktivis Jaringan Islam  Liberal Ulil Abshar Abdalla menjadi   Ketua Pusat Pengembangan Strategi  dan Kebijakan pada kepengurusan PD   2010-2015.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;"Pak Ulil  kami rekrut karena (dia) tokoh muda yang mempunyai pikiran ke   depan.  Pak Ulil salah satu potensi yang kami pikir bisa mengembangkan    partai," ujar Anas kepada para wartawan usai menghadiri Munas II PKS di    Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (17/6/2010).&lt;/p&gt;                                                                                                                                                                       &lt;p&gt;Ulil  sendiri, melalui jejaring sosial Twitter, mengatakan, partai   politik  adalah salah satu aktor penting dalam proses demokrasi saat ini.   Jika  partainya baik, kata Ulil, tentu banyak hal yang dapat diperbaiki.    Dengan terjun ke dunia politik, Ulil juga mengatakan, ingin lebih    mengali potensi yang dimilikinya.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;"Partai  Demokrat adalah&lt;em&gt; party in the making&lt;/em&gt; (partai yang sedang dalam  proses membentuk   diri). Maka, partai ini terbuka pada gagasan-gagasan  baru. Saya ingin   masuk ke sektor ini," katanya.  Ditambahkannya, hal  ini merupakan babak   baru kehidupannya yang tak pernah diharapkannya:  menjadi politisi.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                                                                                    &lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-2289090685196489796?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/2289090685196489796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=2289090685196489796' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2289090685196489796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2289090685196489796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-yakin-ulil-tak-jadi-masalah-pd_17.html' title='Anas Yakin Ulil Tak Jadi Masalah PD'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-7663248996964758456</id><published>2010-06-17T22:28:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T02:28:44.130-07:00</updated><title type='text'>Anas: Tak Benar Suaka untuk Andi Nurpati</title><content type='html'>&lt;p&gt;JAKARTA, KOMPAS.com- Ketua Umum DPP  Partai Demokrat Anas Urbaningrum   membantah memberikan suaka politik  terhadap anggota Komisi Pemilihan   Umum Andi Nurpati, yang sempat  menjadi bulan-bulanan anggota DPR akibat   kisruhnya penyelenggaraan  Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2009.    Bahkan, DPR sempat  membentuk pansus guna menyelidiki kecurangan pemilu.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Seperti  diwartakan, Andi didaulat menjadi Kepala Divisi Komunikasi   Publik pada  kepengurusan Partai Demokrat 2010-2015. Selain Andi,   beberapa aktivis  dan tokoh independen pun didapuk menjadi pengurus   partai pemenang  pemilu 2009 tersebut, seperti aktivis HAM Rachland   Nashidik, pengamat  properti Panangian Simanungkalit, dan staf ahli di   Mabes Polri  Kastorius Sinaga.&lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                       &lt;p&gt;Selain  itu, Anas juga membantah pemberian posisi kepala divisi juga   sebagai  "upah" atas jasa KPU yang mendukung penggelembungan dan   penggembosan  surat suara yang menguntungkan Partai Demokrat, seperti   yang  dituduhkan partai oposisi.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Anas pun  menjelaskan mengapa dirinya meminang Andi Nurpati. "Dia   tokoh muda.  Perempuan. Dia tertarik dan cocok dengan misi Partai   Demokrat," kata  Anas kepada para wartawan seusai menghadiri pembukaan   Munas II PKS di  Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (17/6/2010).&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Dikatakan  Anas, pinangan terhadap Andi hanyalah proses rekrutment   biasa, dan  sama seperti pengurus lainnya.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                                                                                    &lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-7663248996964758456?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/7663248996964758456/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=7663248996964758456' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7663248996964758456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7663248996964758456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-tak-benar-suaka-untuk-andi-nurpati_17.html' title='Anas: Tak Benar Suaka untuk Andi Nurpati'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-2748115050617758381</id><published>2010-06-17T22:27:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T02:27:40.498-07:00</updated><title type='text'>Anas: Usman Hamid Bukan Menolak, Tapi Belum Waktunya Menerima</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(Vibizdaily-Polhukam)&lt;/strong&gt;  Ketua Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Usman    Hamid, menolak duduk di struktur Partai Demokrat. Penolakan Usman  karena   dinilai karena belum waktunya.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt; "Pak Usman mengatakan sekarang belum waktunya. Bukan tidak menerima tapi    belum waktunya masuk partai," kata Ketua Umum PD Anas Urbaningrum,    seusai pembukaan Munas II PKS, di Hotel Ritz-Carlton, Pasific Place, Jl    Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/6/2010).&lt;br&gt; &lt;br&gt; Alasan penunjukan Usman untuk duduk di kursi struktur organisasi, jelas    Anas, karena partai yang dipimpinnya membutuhkan penegakan hukum dan    HAM.&lt;br&gt; &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                                                                                  &lt;p&gt;Disinggung  apakah penolakan karena PD tidak mampu   mengikuti keinginan Usman  untuk membentuk peradilan khusus korban tindak   kekerasan? "Tidak ada  pembicaraan tuntutan," tegas Anas&lt;br&gt;                                                             &lt;strong&gt;&lt;br&gt; Andi Nurpati&lt;/strong&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt; Mengenai dipinangnya anggota KPU Andi Nurpati dalam struktur pengurus    PD, Anas menegaskan tidak ada deal politik dalam hal ini. Andi dipilih    melalui rekrutmen biasa.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Dasar pemilihan Andi, kata Anas, karena Andi merupakan kader partai.    Selain itu Anas juga menilai Andi sebagai tokoh perempuan muda.&lt;br&gt; &lt;br&gt; "Ia cocok dengan visi partai. Andi melalui rekruitmen sama dengan yang    lain," kata Anas.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;(ma/MA/dtc)&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                                                                                    &lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-2748115050617758381?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/2748115050617758381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=2748115050617758381' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2748115050617758381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2748115050617758381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-usman-hamid-bukan-menolak-tapi_17.html' title='Anas: Usman Hamid Bukan Menolak, Tapi Belum Waktunya Menerima'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-579720737195069217</id><published>2010-06-17T22:26:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T02:26:59.170-07:00</updated><title type='text'>Inilah Pengurus Lengkap DPP Partai Demokrat</title><content type='html'>&lt;p&gt;JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM --  Akhirnya, susunan pengurus DPP Partai   Demokrat periode 2010-2015,  Kamis (17/6/2010) sore resmi diumumkan Ketua   Umum PD Anas Urbaningrum  di kantor DPP PD di Rawamangun, Jakarta Pusat.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Anas,  didampingi  Sekjen PD Edhie Baskoro, mengatakan, kepengurusan   disusun  berdasarkan  prinsip dasar yang diyakininya cocok, relevan, dan    bermanfaat bagi  kemajuan PD ke depan. Susunan ini sekaligus menegaskan    visi PD sebagai  partai modern di Indonesia.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Ketua Umum:  Anas Urbaningrum &lt;br&gt; Wakil  Ketua Umum I: Jhonny Allen Marbun Wakil &lt;br&gt; Ketua Umum II: Max Sopacua &lt;br&gt; &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt; &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                       &lt;p&gt;Sekretaris   Jenderal: Edhie Baskoro Yudhoyono &lt;br&gt; Wasekjen I: Angelina Sondakh &lt;br&gt; Wasekjen  II: Saan Mustopa &lt;br&gt; Wasekjen III: Sofwatilah Musaid &lt;br&gt; Wasekjen IV:  Ramadhan Pohan &lt;br&gt; &lt;br&gt; Bendahara Umum: M Nazarudin &lt;br&gt; Wakil Bendum I:  Handoyo S Mulyadi &lt;br&gt; Wakil Bendum II: Mirwan Amir &lt;br&gt; Wakil Bendum III:  Sartono Utomo &lt;br&gt; Wakil Bendum IV: Brigjen Purn Siswanto (brigjen purn) &lt;br&gt; &lt;br&gt; Direktur Eksekutif: Toto Riyanto &lt;br&gt; Kadiv Advokasi dan Bantuan  Hukum: Denny Kailimang S&lt;br&gt; ekretaris: Harry Witjaksono &lt;br&gt; &lt;br&gt; Kadiv  Pembinaan Anggota: Yosef Tahir Maruf &lt;br&gt; Sekretaris: Roy Suryo &lt;br&gt; Kadiv  Pembinaan Organisasi: Ign. Mulyono Sekretaris Sudewo &lt;br&gt; Kadiv Program  Pro Rakyat Indrawati Sukadis &lt;br&gt; Sekretaris: Tri Yulianto &lt;br&gt; &lt;br&gt; Kadiv  Tanggap Darurat Umar Arsal Sekretaris Sudrajat &lt;br&gt; Kadiv Program Usaha  dan Dana Isran Noor Sekretaris Albert Yaputra &lt;br&gt; Kadiv Program Logistik  Jusuf Gunawan &lt;br&gt; Sekretaris: Maimara Tando &lt;br&gt; &lt;br&gt; Kadiv Pendidikan  dan Pelatihan Gondo Radityo Gambiro &lt;br&gt; Sekretaris: Agustinus Tamo Mbapa &lt;br&gt; &lt;br&gt; Kadivisi Komunikasi Publik Andi Nurpati &lt;br&gt; Sekretaris: Hinca  Pandjaitan &lt;br&gt; Kadivisi Hubungan Eksternal, Luar Negeri, dan LSM:  Mulyadi &lt;br&gt; Sekretaris: Iwan Djalal &lt;br&gt; &lt;br&gt; Ketua Komisi Pemenangan  Pemilu: Agus Hermanto &lt;br&gt; Sekretaris Nurcahyo Anggoro Jati &lt;br&gt; Ketua  Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan: Ulil Abshar Abdalla &lt;br&gt; Sekretaris:  Khatibul Umam Wiranu &lt;br&gt; &lt;br&gt; Kadept Politik dan Keamanan: Cornel  Simbolon &lt;br&gt; Sekretaris: M Fakhrudin &lt;br&gt; Kadept Perekonomian: Sutan  Bhatoegana &lt;br&gt; Sekretaris" Andi Rahmat &lt;br&gt; Kadept Kesejahteraan Rakyat: M  Jafar Hafsah &lt;br&gt; Sekretaris: fariani Sugiharto &lt;br&gt; &lt;br&gt; Kadept Dalam  Negeri: Djufri &lt;br&gt; Sekretaris: Nanang Samoedra &lt;br&gt; Kadept Luar Negeri:  Nurhayati Ali Assegaf &lt;br&gt; Sekretaris: Theo Waimuri &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Ketua Umum:   Anas Urbaningrum &lt;br&gt;                                                             Wakil Ketua  Umum I: Jhonny Allen Marbun Wakil &lt;br&gt;                                                             Ketua  Umum  II: Max Sopacua &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Sekretaris  Jenderal: Edhie Baskoro  Yudhoyono &lt;br&gt;                                                             Wasekjen I:  Angelina Sondakh &lt;br&gt;                                                             Wasekjen II:  Saan Mustopa &lt;br&gt;                                                             Wasekjen  III: Sofwatilah Musaid &lt;br&gt;                                                             Wasekjen IV:  Ramadhan Pohan &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Bendahara   Umum: M Nazarudin &lt;br&gt;                                                             Wakil Bendum  I: Handoyo S Mulyadi &lt;br&gt;                                                             Wakil   Bendum II: Mirwan Amir &lt;br&gt;                                                             Wakil Bendum  III: Sartono Utomo &lt;br&gt;                                                             Wakil   Bendum IV: Brigjen Purn Siswanto (brigjen purn) &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Direktur   Eksekutif: Toto Riyanto &lt;br&gt;                                                             Kadiv  Advokasi dan Bantuan Hukum: Denny  Kailimang S&lt;br&gt;                                                             ekretaris:  Harry Witjaksono &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadiv  Pembinaan  Anggota: Yosef Tahir Maruf &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Roy Suryo &lt;br&gt;                                                             Kadiv  Pembinaan  Organisasi: Ign. Mulyono Sekretaris Sudewo &lt;br&gt;                                                             Kadiv  Program Pro Rakyat  Indrawati Sukadis &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Tri Yulianto &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadiv  Tanggap  Darurat Umar Arsal Sekretaris Sudrajat &lt;br&gt;                                                             Kadiv  Program Usaha dan Dana  Isran Noor Sekretaris Albert Yaputra &lt;br&gt;                                                             Kadiv  Program Logistik Jusuf  Gunawan &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Maimara Tando &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadiv  Pendidikan dan  Pelatihan Gondo Radityo Gambiro &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Agustinus Tamo Mbapa &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadivisi   Komunikasi Publik Andi Nurpati &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Hinca Pandjaitan &lt;br&gt;                                                             Kadivisi   Hubungan Eksternal, Luar Negeri, dan LSM: Mulyadi &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Iwan  Djalal &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Ketua Komisi  Pemenangan Pemilu: Agus Hermanto &lt;br&gt;                                                             Sekretaris   Nurcahyo Anggoro Jati &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Ketua Pusat  Pengembangan Strategi dan  Kebijakan: Ulil Abshar Abdalla &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Khatibul Umam Wiranu &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept   Politik dan Keamanan: Cornel Simbolon &lt;br&gt;                                                             Sekretaris: M  Fakhrudin &lt;br&gt;                                                             Kadept   Perekonomian: Sutan Bhatoegana &lt;br&gt;                                                             Sekretaris"  Andi Rahmat &lt;br&gt;                                                             Kadept   Kesejahteraan Rakyat: M Jafar Hafsah &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  fariani Sugiharto &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept   Dalam Negeri: Djufri &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Nanang Samoedra &lt;br&gt;                                                             Kadept Luar   Negeri: Nurhayati Ali Assegaf &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Theo Waimuri &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept   Keuangan: Ikhsan Modjo &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Vera Febyanthy &lt;br&gt;                                                             Kadept   Pertahanan: Syamsul Mapparepa &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Milton Pakpahan &lt;br&gt;                                                             Kadept   Hukum dan Perundang-undangan: Dasrul Djabar &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Daday  Hudaya &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept  Pemajuan dan Perlindungan HAM: Asmar Omar Saleh &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:   Rachland Nasidik &lt;br&gt;                                                             Kadept  Penegakan Hukum: Benny K Harman &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:   Makmud Murod &lt;br&gt;                                                             Kadept  Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum: Didi  Irawadi Syamsuddin &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Carel Ticualu &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept  Energi  dan SDM: T Riefky Harsya &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Asfihani &lt;br&gt;                                                             Kadept   Perindustrian: Nova Iriansyah &lt;br&gt;                                                             Sekretaris: M  Azhari &lt;br&gt;                                                             Kadept   Perdagangan: Pasha Ismaya Sukardi &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Herlas Juniar &lt;br&gt;                                                             Kadept   Pertanian: Herman K &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Amal Al Gazali &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept   Kehutanan: Rahmad Hasibuan &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Khairuddin Gustam &lt;br&gt;                                                             Kadept   Perhubungan: Michael Wattimena &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Achmad Syafii &lt;br&gt;                                                             Kadept   Kelautan dan Perikanan: Reza Ali &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Jafar Nainggolan &lt;br&gt;                                                             Kadept   Tenaga Kerja dan Transmigrasi: M Nasir &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Zulmiar Yanri &lt;br&gt;                                                             Kadept   Pekerjaan Umum: CP Samiadji Massaid &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Bahrum D &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept   Kesehatan: Dian A Syahroza &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Nova Riyanti Yusuf &lt;br&gt;                                                             Kadept   Pendidikan Nasional: Jeffrie Riwu Kore &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Juhaini Alie  Kadept Sosial Ratu Siti Romlah &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Mulyano &lt;br&gt;                                                             Kadept  Agama:  M Hidayat &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Nurul Iman M &lt;br&gt;                                                             Kadept  Kebudayaan dan  Pariwisata: Putu S Rudana &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Theresia EE Pardede &lt;br&gt;                                                             Kadept   Komunikasi dan Informatika: Ruhut Sitompul &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Nurul Qomar &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept   Riset dan Teknologi: Putu Suasta &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Ali Yacob &lt;br&gt;                                                             Kadept   Koperasi dan UKM: I Wayan Sugiana &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Paiman &lt;br&gt;                                                             Kadept   Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim: Dirgahayu Agus Purnomo &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:   Fardan Fauzan &lt;br&gt;                                                             Kadept  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak:  AP Timo Pangerang    Sekretaris: Berha Herawati &lt;br&gt;                                                             Kadept  Pendayagunaan  Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Salim   Mengga  Sekretaris: Agung  Budi Santoso &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept  Pembangunan Daerah Tertinggal: Lim Sui  Khiang &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Atte Sugandi &lt;br&gt;                                                             Kadept  Perencanaan Pembangunan  Nasional: Kastorius Sinaga &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Heriyanto &lt;br&gt;                                                             Kadept BUMN:   Hartanto E Wibowo &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Sonny Waplau &lt;br&gt;                                                             Kadept  Perumahan  Rakyat: Samuel Purba &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Panangian Simanungkalit &lt;br&gt;                                                             Kadept   Pemuda dan Olahraga: I Gede Pasek Suardika &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Munadi  Herlambang &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept  Perbankan: I Wayan Gunastra &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:   Achsanul Qosasi &lt;br&gt;                                                             Kadept  Pertanahan: Sutjipto &lt;br&gt;                                                             Sekretaris: Y  Herman  Ibrahim &lt;br&gt;                                                             Kadept  Kependudukan dan Statistik: Roestanto Wahidi &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:   Iti Octavia Jayabaya &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept  Penanaman Modal dan Investasi:  Djoko Udjianto &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Nurhayati Pane &lt;br&gt;                                                             Kadept  Pengawasan  Keuangan dan Pembangunan: Didik Mukrianto &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Muchlis YS &lt;br&gt;                                                             Kadept   Persaingan Usaha dan Perlindungan Konsumen: Windy Winanty &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:   Anton SS &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept  Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran: Hasan H  Doa &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Ian Zulfikar &lt;br&gt;                                                             Kadept  Pemberantasan AIDS dan  Narkoba: Adjeng Ratna Suminar &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Ida Ria Simamora &lt;br&gt;                                                             Kadept   Pemberantasan Terorisme: Ratyono &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Hans Silalahi &lt;br&gt;   &lt;br&gt;                                                             Kadept   Perlindungan Hak-Hak Perempuan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga:   GRAY   Koes Moertiyah &lt;br&gt;                                                             Sekretaris:  Ida Riyanti&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-579720737195069217?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/579720737195069217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=579720737195069217' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/579720737195069217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/579720737195069217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/inilah-pengurus-lengkap-dpp-partai_17.html' title='Inilah Pengurus Lengkap DPP Partai Demokrat'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5940148478574046942</id><published>2010-06-17T22:25:00.001-07:00</published><updated>2010-06-18T02:25:59.105-07:00</updated><title type='text'>Anas Tak Ingin PD Berjaya Dua Musim Saja</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum DPP  Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, Partai   Demokrat harus  terus maju maju dan terkuat serta mempunyai peran-peran   yang makin  nyata kehidupan berbangsa dan bernegara. &lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;"Kami tidak  ingin hadir berprestasi dua musim saja," ujar Anas, saat   mengumumkan  susunan kepengurusan DPP Partai Demokrat 2010-2015 di   Jakarta, Kamis  (17/06/2010).&lt;br&gt;                                                               &lt;br&gt;                                                             Anas  menambahkan, hadirnya Edhie   Baskoro Yudhoyono (Ibas) sebagai Sekjen  Demokrat ibarat duet maut Piala   Dunia yang punya visi yang kuat bagi  Partai Demokrat ke depan.                                                           &lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                       &lt;tr&gt;                                                         &lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;"Duet  Anas dan Ibas kalau piala dunia duet maut, insya allah betapa kami    otimis masa depan dan kami punya keyakinan kuat PD makin berkipra bagi    kepentingan bangsa dan negara," katanya.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Lebih  lanjut, Anas   mengatakan agenda partai lima tahun ke depan adalah  kelembagaan, hingga   PD bisa tampil sebagai partai yang utuh dan bisa  bekerja.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             "Menempatkan    visi kedepan posisi PD adalah partai pemerintah," tukasnya. &lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Anas   juga  beryakinan bisa merangkul seluruh kader dan mengambarkan   kekompakan  internal kader partai serta tetap menjaga harmoni kohesi   partai  Demokrat.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                              "Ini memang  kepengurusan yang besar. Tapi   berbasiskan isu dan agenda dengan  tupoksi (tugas, pokok dan fungsi) yang   jelas," paparnya. (Btt/Bim) &lt;br&gt;                                                              &lt;br&gt;                                                                                                                    &lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                              &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5940148478574046942?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5940148478574046942/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5940148478574046942' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5940148478574046942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5940148478574046942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-tak-ingin-pd-berjaya-dua-musim_17.html' title='Anas Tak Ingin PD Berjaya Dua Musim Saja'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-3929507165672647335</id><published>2010-06-17T22:25:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T02:25:13.757-07:00</updated><title type='text'>Anas: Pengurus Demokrat Berwajah Indonesia</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews &lt;/strong&gt;- Ketua  Umum Partai Demokrat, Anas   Urbaningrum, menyatakan susunan Dewan  Pimpinan Pusat dibentuk dengan   berbekal empat prinsip.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;"Empat  prinsip dasar itu yang diyakini Partai Demokrat cocok dan   relevan  dengan kepentingan bangsa dan negara," kata Anas dalam jumpa   pers di  kantor DPP Demokrat, Rawamangun, Jakarta,  Kamis 17 Juni 2010. &lt;br&gt;                                                               &lt;br&gt;                                                             &lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;,    prinsip koperasi yang sinergis seluruh potensi kader. Menurut Anas,    kompetisi sudah selesai, tiba saatnya membangun Demokrat untuk    kepentingan bangsa. "Tak ada lagi Tim A, Tim B dan Tim C," ujarnya.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                       &lt;p&gt;&lt;em&gt;Kedua,&lt;/em&gt;  prinsip representatif kewilayahan dan kemajemukan.   "Susunan partai  Demokrat 2010-2015 ini berwajah Indonesia," kata Anas.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             &lt;em&gt;Ketiga,&lt;/em&gt;  prinsip kompetensi karena partai membutuhkan orang yang bisa bekerja    baik.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             &lt;em&gt;Keempat,  &lt;/em&gt;prinsip terbuka dan memberi peluang   kader-kader baru yang  berkualitas. "Partai Demokrat bukan partai   tertutup dan tidak  mengalienasi diri," ujar Anas.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Prinsip ini  yang mendasari munculnya sejumlah nama baru seperti Denny   Kailimang,  Ulil Abshar Abdalla, Andi Nurpati dan Rachland Nashidik di   jajaran  pengurus. "Kami punya prinsip dan visi ke depan, ada spirit   peremajaan  tanpa dikotomi senior atau muda," kata Anas.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                                                                                    &lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-3929507165672647335?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/3929507165672647335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=3929507165672647335' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3929507165672647335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3929507165672647335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-pengurus-demokrat-berwajah_17.html' title='Anas: Pengurus Demokrat Berwajah Indonesia'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8556600810636598137</id><published>2010-06-17T22:24:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T02:24:21.970-07:00</updated><title type='text'>Inilah Susunan Pengurus Baru Demokrat</title><content type='html'>&lt;p&gt;INILAH.COM, Jakarta - Struktur  pengurus Dewan Pimpinan Pusat   Partai Demokrat resmi diumumkan. Saat  membacakan struktur pengurusan   itu, Ketua DPP PD Anas Urbaningrum  didampingi Edi Baskoro Yudhoyono   sebagai Sekjen.&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Menurut  Anas, Struktur pengurus baru Demokrat disusun atas dasar   prinsip yang  diyakininya. Yakni untuk kepentingan bangsa dan negara   sebagai partai  modern di Indonesia. &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;"Pertama,  susunan pengurus ini kami susun dengan prinsip kooperatif   Kongres  sudah selesai tiba saatnya bekerja. Tidak ada lagi Tim A, Tim B,   Tim  C. Itu menandakan bersatunya seluruh potensi Partai Demokrat.&lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                       &lt;p&gt;Kedua,  Struktur ini juga menandakan representasi kewilayahan yang   menandakan  inilah wajah Indonesia dari potensi dan wilayah. Ketiga   prinsip  kopentensi. Karena partai membutuhkan orang yang berpotensi,"    paparnya. &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Keempat,  sambung Anas, Demokrat adalah partai yang terbuka yang   menandakan  hadirnya kader-kader yang berkualitas. Kelima, betapa kami   punya  prinsip dan visi yang kuat ke depan tanpa mendikotomikan kader   yang  senior dan yang muda. &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Struktur  Pengurus Harian DPP Partai Demokrat Periode 2010-2015:&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Ketua Umum:  Anas Urbaningrum&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Wakil Ketua  Umum 1: Johnny Alen Marbun&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Wakil Ketua  Umum 2: Max Sopacua&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Sekjen:   Edi Baskoro Yudhoyono&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Wakil  Sekjen: Angelina Sondakh&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Wakil  Sekjen: Saan Mustopa&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Bendahara  Umum: H. Nazaruddin&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Wakil  Bendahara: &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;1. Handoyo  S. Mulyadi&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;2. Hirmawan  Amir&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;3. Sartono  Utomo&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;4. Siswanto&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Ketua  Divisi Komunikasi Publik: Andi Nurpati&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Ketua  Divisi Pengembangan Strategi: Ulil Abshar Abdalla&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Ketua  Divisi Hukum: Denny Kailimang&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Ketua  Divisi Ekonomi: Soetan Bhatoegana&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Ketua  Divisi Pekerjaan Umum: Adjie Massaid&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Ketua  Divisi Penegakan Hukum: Benny Harman&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Sekretaris  Divisi Penajaman Perlindungan HAM: Rachland Nashidik&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;[iaf/mut]&lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;&lt;br&gt;                                                                                                                    &lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8556600810636598137?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8556600810636598137/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8556600810636598137' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8556600810636598137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8556600810636598137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/inilah-susunan-pengurus-baru-demokrat_17.html' title='Inilah Susunan Pengurus Baru Demokrat'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6290573870654690602</id><published>2010-06-14T22:49:00.000-07:00</published><updated>2010-06-14T22:53:04.090-07:00</updated><title type='text'>Magnet Baru Intelektual Muda Berpolitik: Anas Urbaningrum</title><content type='html'>Kemenangan dramatis Anas Urbaningrum (AU) yang berhasil menyisihkan isu kandidat–kandidat terpilih pada hari Minggu lalu 24 Mei 2010 telah telah membuka mata semua pihak bahwa partai besar sekaliber Partai Demokrat telah membuka ruang bagi tampilnya anak muda, sebagai Ketua Umum partai .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah peran besar diberikan bagi pria Cancer kelahiran Blitar 15 Juli ini. Keberhasilan dan perjuangan selama 1 periode lalu dan diikuti dengan Pemilu Calon Legislatif dan Pemilu Presiden 2009 adalah bekal dan bukti awal bahwa sosok Anas mampu tampil mendinginkan suasana ketika politik terasa panas. Peran-peran Anas membawa Demokrat dalam politik yang seirama dengan Ketua Dewan Pembina, yang kini menjabat Presiden RI untuk periode kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY telah menjalankan pikiran-pikiran Soekarno yang mengatakan bahwa, “berikan aku 10 orang pemuda maka akan aku goncangkan dunia”. Sebuah langkah yang bahkan Partai PDI-P sekalipun yang merupakan anak “biologis” Bung Karno belum bisa melakukan hal tersebut. Jelas terlihat netralitas SBY baik di putaran pertama dan kedua untuk tidak terlibat mendukung salah satu kandidat, plus statement SBY yang mengatakan bahwa para peserta kongres harus memilih dengan hati nurani. Ketahanan mental Sang Demokrat Jilid II ini teruji matang untuk tidak tergesa–gesa, takut tidak mendapat restu dan dukungan, adanya intervensi, tidak menyikap statemen yang keras, telah membuka mata khalayak peserta kongres dan masyarakat bahwa Anas sangat teruji dan layak menempati pos Ketua Umum Partai Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DPC sebagai eksekutor telah mendengar aspirasi atas, bawah, kiri, kanan dan masyarakat untuk sekali lagi memutuskan bahwa kemenangan Anas adalah aspirasi yang ada di luar arena kongres Partai Demokrat. Adanya “harapan internal” mengenai peranan DPC, DPD yang dimaksimalkan dalam statement Anas untuk melakukan revitalisasi partai adalah suatu hal yang membuka mata dan pikiran para peserta kongres. Harapan eksternal yang terngiang dari daerah dan dibawa ke arena kongres adalah buah kepercayaan para pemilih bahwa sosok anak muda mantan Ketua Umum PB HMI ini akan mampu meneruskan dan menjadi harapan baru bagi mereka semua dalam perjuangan mereka di 2014. Kesantunan dan kritikan halus ala Anas adalah modal besar untuk membawa nakhoda Partai Demokrat dalam langkah kontinuitas yang telah di terapkan oleh Presiden SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok AU yang diharap harapkan telah memberikan inspirasi akan adanya ikon baru baik untuk internal Partai Demokrat maupun adanya ikon-ikon baru bagi anak muda tampil memainkan perannya baik dalam dunia kampus, intelektual, organisasi dan kepartaian. Jejak Anas yang aktivis dan seorang intelektual akan diikuti oleh seluruh elemen muda yang ada di Indonesia. Sosok anak muda, anak guru yang mampu tampil ke permukaan. Harapan-harapan inilah yang menghiasai segala pujian untuk Anas Urbaningrum yang telah berkarir baik dalam dunia aktivis, intelektual, organisasi dan partai politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kalangan sahabat dan generasinya Anas terbilang dekat dengan semua kalangan baik itu lintas OKP di Cipayung, kelompok HMI, PMII, PMKRI, GMKI, dll. Di golongan organisasi senior semacam Muhammadiyah, NU, Al-Washiliyah keberadaaan sosok Anas saya yakin sangat diterima karena Anas mampu menjaga ruh Demokrat yang berada di tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan SDM untuk Demokrat dalam mewujudkan platform kerakyatannya, Anas memerlukan dukungan banyak lini baik itu dari internal maupun eksternal. Dengan arahan dan bimbingan dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Anas akan menyatukan kelompok kelompok muda lintas sektor baik dari buruh, tani, nelayan, pekerja, pemuda dan mahasiswa, ekonom, politisi, ahli perminyakan dan energi, kesehatan, militer, hukum dan HAM, IT dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja beberapa intelektual muda yang perlu diambil pemikirannya seperti Ikhsan Modjo, Saiful Munjani, Usman Hamid, Fery Juliantono, Andi Arief yang mana bisa memperkuat barisan Demokrat nantinya selain komposisi kepengurusan dari internal yang sudah ada apabila yang bersangkutan bersedia masuk dan mau memperkuat kepartaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Young Demokrat akan terus berkibar menjadi bola salju yang kuat dan menyerap kekuatan kekuatan baru bukan untuk Partai Demokrat saja, melainkan untuk Bangsa dan Negara Indonesia. Komitmen penguatan yang disampaikan oleh dua kandidat lain seperti Marzuki Alie dan Andi Mallarangeng untuk mendukung siapapun yang terpilih adalah komitmen kuat bagi kekuatan Anas dan Partai Demokrat dalam melangkah menuju tahap kedua kemenangan Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrat tidak akan bisa melepaskan diri dan melupakan jasa Pak SBY dalam membesarkan demokrat dan citra partainya. SBY adalah demokrat sejati yang dalam setiap langkahnya telah dibuktikan. Keberpihakan pada anti korupsi dan keberpihakan demokrasi dan kekuatan lobi Indonesia telah kembali mengangkat Indonesia menuju kejayaan Indonesia di wilayah Asia Tenggara. Reformasi birokrasi, hukum dan HAM serta komitmen membangun bangsa adalah salah satu yang terus disuarakan oleh SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenangan ini adalah kemenangan anak muda Indonesia dan memberikan semangat baru pada potret Indonesia ke depannya. Kejujuran dan ketulusan dalam memberikan sumbangsih pikiran dan tenaga adalah modal awal agar generasi muda Indonesia mau terus berkarya dan tidak hanya menyerap budaya-budaya impor dari luar, tidak hanya bisa bersenang-senang dalam dunianya melainkan mampu membuktikan diri dan persembahannya untuk Indonesia. (Akmal Budi Yulianto-Peneliti Golden Institute)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6290573870654690602?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6290573870654690602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6290573870654690602' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6290573870654690602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6290573870654690602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/magnet-baru-intelektual-muda-berpolitik.html' title='Magnet Baru Intelektual Muda Berpolitik: Anas Urbaningrum'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8986903516922795982</id><published>2010-06-14T21:24:00.001-07:00</published><updated>2010-06-14T21:24:59.919-07:00</updated><title type='text'>Ibas Resmi Dampingi Anas Urbaningrum di PD</title><content type='html'>Jakarta  - Sebagaimana yang bergaung selama ini, Edhie Baskoro Yudhoyono, akrab disapa Ibas, akhirnya terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrat mendampingi Anas Urbaningrum untuk periode 2010-2015.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi tersebut disampaikan mantan Ketua Tim Sukses Anas urbaningrum, Ahmad Mubarok, kepada detikcom, Selasa (15/6/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pengumumannya semalam, tapi saya tidak ikut langsung rapat. Yang saya tahu Ibas terpilih menjadi Sekjen," kata Mubarok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengaku tidak mengetahui jelas susunan kepengurusan PD yang terbentuk di Cikeas, Senin (14/6/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemungkinan siang nanti baru bisa tahu susunan lengkapnya," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ahy/nrl)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8986903516922795982?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8986903516922795982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8986903516922795982' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8986903516922795982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8986903516922795982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/ibas-resmi-dampingi-anas-urbaningrum-di.html' title='Ibas Resmi Dampingi Anas Urbaningrum di PD'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-424418770031830079</id><published>2010-06-14T17:25:00.000-07:00</published><updated>2010-06-14T21:25:05.497-07:00</updated><title type='text'>Ibas Resmi Dampingi Anas Urbaningrum di PD</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;  -  		Sebagaimana yang bergaung selama ini, Edhie Baskoro Yudhoyono,  akrab   disapa Ibas, akhirnya terpilih sebagai Sekretaris Jenderal  Partai   Demokrat mendampingi Anas Urbaningrum untuk periode 2010-2015.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             Informasi    tersebut disampaikan mantan Ketua Tim Sukses Anas urbaningrum, Ahmad    Mubarok, kepada detikcom, Selasa (15/6/2010).&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                              "Pengumumannya   semalam, tapi saya tidak ikut langsung rapat. Yang saya  tahu Ibas   terpilih menjadi Sekjen," kata Mubarok.&lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                       &lt;tr&gt;                                                         &lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;Ia  mengaku tidak mengetahui jelas susunan kepengurusan PD yang terbentuk    di Cikeas, Senin (14/6/2010).&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             "Kemungkinan  siang nanti baru bisa   tahu susunan lengkapnya," tuturnya.&lt;br&gt;                                                             &lt;br&gt;                                                             &lt;strong&gt;  (ahy/nrl)&lt;/strong&gt; &lt;br&gt;                                                         &lt;/p&gt;                                                           &lt;/td&gt;                                                       &lt;/tr&gt;                                                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                                                                                                                                                                                              &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-424418770031830079?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/424418770031830079/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=424418770031830079' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/424418770031830079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/424418770031830079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/ibas-resmi-dampingi-anas-urbaningrum-di_14.html' title='Ibas Resmi Dampingi Anas Urbaningrum di PD'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4744747226109591302</id><published>2010-06-13T02:20:00.000-07:00</published><updated>2010-06-13T02:21:52.852-07:00</updated><title type='text'>Kabinet Anas Mayoritas Diisi Orang Muda</title><content type='html'>Jakarta, RMOL. Mayoritas kabinet Anas Urbaningrum di jajaran pengurus DPP Partai Demokrat  periode 2010-2015 diisi kader dari kalangan muda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Ya sekarang kan eranya orang muda. Yang tua-tua ini akan mengawal saja," kata mantan Ketua Tim Sukses Anas Urbaningrum, Ahmad Mubarok  saat dihubungi Rakyat Merdeka Online di Jakarta (Minggu, 13/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mubarok menambahkan, pengurus baru Partai Demokrat akan diumumkan ke publik pada 15 Juni 2010 mendatang. "Paling lambat 23 Jni 2010," lanjut Mubarok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, saat ini tim formatur masih melakukan seleksi terhadap referensi  dan berupaya mengakomidir semua aspirasi yang masuk. [rap]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4744747226109591302?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4744747226109591302/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4744747226109591302' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4744747226109591302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4744747226109591302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/kabinet-anas-mayoritas-diisi-orang-muda_13.html' title='Kabinet Anas Mayoritas Diisi Orang Muda'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-7494308310744370431</id><published>2010-06-13T02:13:00.001-07:00</published><updated>2010-06-13T02:13:52.642-07:00</updated><title type='text'>Anas: Sampai Kapanpun Kami Tidak Setuju</title><content type='html'>TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Anas Urbaningrum, Ketua Umum DPP Demokrat, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menyetujui pengusulan dana aspirasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasannya, sampai saat ini pihak Demokrat belum menemukan adanya aturan yang membolehkan dana APBN dan APBD dikelola oleh partai atau anggota dewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sampai kapan pun Demokrat tidak akan menyetujui usulan dana aspirasi tersebut,” tegas Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar yang diberikan oleh ketua umum Partai Demokrat tersebut disampaikan usai mereka menghadiri kampanye akbar kandidat Calon Gubernur Jambi yang diusung oleh koalisi yang diantaranya adalah Partai Demokrat dan Partai Golkar, Sabtu (12/6/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakri mengkalim bahwa SBY sudah merestui pengucuran dana aspirasi itu. Ical sudah membicarakan hal ini dengan SBY.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-7494308310744370431?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/7494308310744370431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=7494308310744370431' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7494308310744370431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7494308310744370431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/anas-sampai-kapanpun-kami-tidak-setuju.html' title='Anas: Sampai Kapanpun Kami Tidak Setuju'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6893863539670291715</id><published>2010-06-12T22:21:00.000-07:00</published><updated>2010-06-13T02:21:49.243-07:00</updated><title type='text'>Kabinet Anas Mayoritas Diisi Orang Muda</title><content type='html'>&lt;p&gt;Jakarta, RMOL. Mayoritas kabinet  Anas   Urbaningrum di jajaran pengurus DPP Partai Demokrat  periode  2010-2015   diisi kader dari kalangan muda.&lt;br&gt;  &lt;br&gt; "Ya sekarang kan eranya orang muda. Yang tua-tua ini akan mengawal    saja," kata mantan Ketua Tim Sukses Anas Urbaningrum, Ahmad Mubarok     saat dihubungi Rakyat Merdeka Online di Jakarta   (Minggu, 13/6).&lt;br&gt; &lt;/p&gt;                                                           &lt;p&gt;Mubarok  menambahkan, pengurus baru Partai Demokrat   akan diumumkan ke publik  pada 15 Juni 2010 mendatang. "Paling lambat 23   Jni 2010," lanjut  Mubarok.&lt;br&gt;                                                           &lt;/p&gt;                                                                                                                                                                       Menurutnya,  saat ini tim formatur masih melakukan   seleksi terhadap referensi  dan  berupaya mengakomidir semua aspirasi   yang masuk. &lt;strong&gt;[rap]&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;                                                                &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6893863539670291715?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6893863539670291715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6893863539670291715' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6893863539670291715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6893863539670291715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/06/kabinet-anas-mayoritas-diisi-orang-muda.html' title='Kabinet Anas Mayoritas Diisi Orang Muda'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8276173932067796798</id><published>2010-05-14T23:40:00.000-07:00</published><updated>2010-05-14T23:41:34.562-07:00</updated><title type='text'>Pengumuman: Hadirilah Pidato Kebudayaan bertajuk " Membangun Budaya Demokrasi"</title><content type='html'>Yang akan disampaikan Anas Urbaningrum pada:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 16 Mei 2010 pukul 11.00 - 14.30 WIB (diawali dengan makan siang) Di Gedung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teater Djakarta Lantai 3. Jl. MH. Thamrin No. 9 Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RSVP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lita Regina Lubis +6281283083831&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;email : reginalitalubis@gmail.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8276173932067796798?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8276173932067796798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8276173932067796798' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8276173932067796798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8276173932067796798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/pengumuman-hadirilah-pidato-kebudayaan.html' title='Pengumuman: Hadirilah Pidato Kebudayaan bertajuk &quot; Membangun Budaya Demokrasi&quot;'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-2033236129612938119</id><published>2010-05-14T23:39:00.000-07:00</published><updated>2010-05-14T23:40:21.321-07:00</updated><title type='text'>Adjie: Tim Anas utamakan soliditas</title><content type='html'>JAKARTA - Koordinator Nasional Tim Sukses Anas Urbaningrum, Adjie Massaid menyatakan pihaknya kini lebih mengutamakan upaya menjaga dan memelihara soliditas seluruh kader pendukung daripada terpancing hiruk pikuk main "kampanye hitam".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami juga enggan mengklaim sudah dapat dukungan sekian banyak. Dengan begitu seolah-olah telah sangat kuat," kata Adji, tadi pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami mantan Putri Indonesia, Angelina Sondakh, dan sama-sama jadi anggota DPR RI itu menjelaskan, tim sukses Anas memang diberitakan telah memperoleh dukungan melebihi dua kandidat lain, Marzuki Alie dan Andi Mallarangeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, lanjut Adji, dirinya dan kawan-kawan enggan terlalu percaya diri dengan pemberitaan itu, malah menjadikannya sebagai pemicu untuk bekerja politik lebih keras lagi tanpa harus gembar-gembor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seperti gayanya pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang adalah ketua Dewan Pembina  yang selalu tampil cerdas, santun, demokratis, dan itu juga yang menjadi 'style' Bung Anas yang merembet ke seluruh timses bahkan ke seluruh pendukung yang intinya mengedepankan perilaku 'soft' politik,"  ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, katanya, dirinya mengharapkan seluruh jajaran pendukung Anas Urbaningrum untuk tetap solid, jaga kekompakan, tidak terpancing "kampanye hitam", serta menyukseskan kongres II PD mulai 22 Mei mendatang di Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Kongres II Partai Demokrat akan diramaikan tiga kandidat ketua umum, yakni Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum, dan Marzuki Alie.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-2033236129612938119?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/2033236129612938119/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=2033236129612938119' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2033236129612938119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2033236129612938119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/adjie-tim-anas-utamakan-soliditas.html' title='Adjie: Tim Anas utamakan soliditas'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-604258237591363425</id><published>2010-05-14T23:20:00.000-07:00</published><updated>2010-05-14T23:39:31.300-07:00</updated><title type='text'>Anas: Dibutuhkan Partai Demokrat Demi Demokrasi Modern di Indonesia</title><content type='html'>Jakarta - "Yang diperlukan adalah collective leadership dan kesediaan mencari solusi bersama," demikian dikatakan oleh Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono , saat menutup Presidential Lecture mantan Presiden Polandia (1990-1995) Lech Walesa, di Istana Negara, Rabu (12/5) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dikatakan oleh Bapak Presiden tersebut merupakan ide besar untuk mengubah tatanan dunia yang lebih adil. Lebih memberikan kesetaraan kepada setiap negara, untuk berperan menyelesaikan persoalan dunia, demi kemashalatan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatanan yang hanya bisa terwujud melalui sebuah kesadaran mewujudkan demokrasi yang modern, yang memahami perbedaan sebagai nilai tambah dan solusi dari setiap persoalan. Bagi Anas Urbaningrum, apa yang disampaikan Bapak Presiden tersebut merupakan petunjuk, bahwa Indonesia dengan keragamannya, bisa menjadi solusi bagi persoalan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini menjadi inspirasi bagi Anas Urbaningrum untuk terus maju dalam bursa Ketua Umum Partai Demokrat," kata anggota tim pemenangan Anas Urbaningrum, Saan Mustopa. Ia menambahkan, visi yang digagas oleh Anas adalah mewujudkan demokrasi yang modern dan produktif, dengan Partai Demokrat sebagai motor utama. Demokrasi yang mengelola keragaman Indonesia menjadi kekuatan bangsa untuk lebih berdaya di kancah politik internasional. Demokrasi yang memungkinkan nilai kepemimpinan tertanam di jiwa setiap insan Indonesia, dan lahir kembali secara terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Indonesia membutuhkan demokrasi yang modern, karenanya Partai Demokrat harus menang di 2014. Sebab hanya Partai Demokrat yang bisa mengelola perbedaan budaya, religi dan kelas ekonomi menjadi sebuah kekuatan dashyat untuk memajukan Indonesia. Untuk Indonesia, saya mencalonkan diri menjadi Ketua Umum," demikian dikatakan Anas Urbaningrum, di Jakarta, Sabtu (8/5) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, solusi yang dihasilkan dari sebuah keagaman adalah sebuah solusi kolektif. Dirancang, disadari, dipahami dan dilaksanakan bersama. "Ketika setiap insan Indonesia, terutama kader-kader Partai Demokrat memiliki jiwa kepemimpinan itu, maka akan lahir sebuah kesadaran kolektif untuk mencari dan melaksanakan solusi dari setiap persoalan bangsa," lanjut Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Saan menambahkan, kesadaran kolektif mewujudkan demokrasi yang modern dan produktif bukanlah hasil dari tindakan memaksa. Tapi realisasi dari aksi. Bukan mengklaim, tapi mengayomi. "Setiap calon Ketua Umum Partai Demokrat, selayaknya memberi contoh pada rakyat Indonesia, bahwa klaim hanya membunuh demokrasi dan memasung kesadaran kolektif," kata Saan.&lt;br /&gt;(adv/adv)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-604258237591363425?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/604258237591363425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=604258237591363425' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/604258237591363425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/604258237591363425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/anas-dibutuhkan-partai-demokrat-demi.html' title='Anas: Dibutuhkan Partai Demokrat Demi Demokrasi Modern di Indonesia'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5291494068568594972</id><published>2010-05-14T19:41:00.000-07:00</published><updated>2010-05-14T23:41:39.992-07:00</updated><title type='text'>Pengumuman: Hadirilah Pidato Kebudayaan bertajuk " Membangun Budaya Demokrasi"</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;Yang akan  disampaikan Anas Urbaningrum pada:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Minggu, 16 Mei 2010 pukul 11.00  - 14.30 WIB (diawali dengan makan siang) Di Gedung&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teater  Djakarta Lantai 3. Jl. MH. Thamrin No. 9 Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;RSVP&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lita  Regina Lubis +6281283083831&lt;/p&gt;&lt;p&gt;email : reginalitalubis@gmail.com&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5291494068568594972?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5291494068568594972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5291494068568594972' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5291494068568594972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5291494068568594972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/pengumuman-hadirilah-pidato-kebudayaan_14.html' title='Pengumuman: Hadirilah Pidato Kebudayaan bertajuk &amp;quot; Membangun Budaya Demokrasi&amp;quot;'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-7969037270246010908</id><published>2010-05-14T19:40:00.000-07:00</published><updated>2010-05-14T23:40:30.593-07:00</updated><title type='text'>Adjie: Tim Anas utamakan soliditas</title><content type='html'>&lt;p&gt;JAKARTA - Koordinator Nasional Tim  Sukses Anas Urbaningrum, Adjie Massaid menyatakan pihaknya kini lebih  mengutamakan upaya menjaga dan memelihara soliditas seluruh kader  pendukung daripada terpancing hiruk pikuk main "kampanye hitam".&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Kami  juga enggan mengklaim sudah dapat dukungan sekian banyak. Dengan begitu  seolah-olah telah sangat kuat," kata Adji, tadi pagi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Suami  mantan Putri Indonesia, Angelina Sondakh, dan sama-sama jadi anggota DPR  RI itu menjelaskan, tim sukses Anas memang diberitakan telah memperoleh  dukungan melebihi dua kandidat lain, Marzuki Alie dan Andi  Mallarangeng.&lt;br&gt;&lt;/p&gt;Namun, lanjut  Adji, dirinya dan kawan-kawan enggan terlalu percaya diri dengan  pemberitaan itu, malah menjadikannya sebagai pemicu untuk bekerja  politik lebih keras lagi tanpa harus gembar-gembor.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Seperti  gayanya pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang adalah ketua Dewan  Pembina  yang selalu tampil cerdas, santun, demokratis, dan itu juga  yang menjadi 'style' Bung Anas yang merembet ke seluruh timses bahkan ke  seluruh pendukung yang intinya mengedepankan perilaku 'soft' politik,"   ungkapnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena itu, katanya, dirinya mengharapkan seluruh  jajaran pendukung Anas Urbaningrum untuk tetap solid, jaga kekompakan,  tidak terpancing "kampanye hitam", serta menyukseskan kongres II PD  mulai 22 Mei mendatang di Bandung.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Seperti diketahui, Kongres II  Partai Demokrat akan diramaikan tiga kandidat ketua umum, yakni Andi  Mallarangeng, Anas Urbaningrum, dan Marzuki Alie.   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-7969037270246010908?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/7969037270246010908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=7969037270246010908' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7969037270246010908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7969037270246010908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/adjie-tim-anas-utamakan-soliditas_14.html' title='Adjie: Tim Anas utamakan soliditas'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-2686107131897034246</id><published>2010-05-14T19:39:00.000-07:00</published><updated>2010-05-14T23:39:36.792-07:00</updated><title type='text'>Anas: Dibutuhkan Partai Demokrat Demi Demokrasi Modern di Indonesia</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - "Yang  diperlukan adalah collective leadership dan kesediaan mencari solusi  bersama," demikian dikatakan oleh Bapak Presiden Susilo Bambang  Yudhoyono , saat menutup Presidential Lecture mantan Presiden Polandia  (1990-1995) Lech Walesa, di Istana Negara, Rabu (12/5) lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa  yang dikatakan oleh Bapak Presiden tersebut merupakan ide besar untuk  mengubah tatanan dunia yang lebih adil. Lebih memberikan kesetaraan  kepada setiap negara, untuk berperan menyelesaikan persoalan dunia, demi  kemashalatan umat manusia.&lt;br&gt;&lt;/p&gt;Tatanan  yang hanya bisa terwujud melalui sebuah kesadaran mewujudkan demokrasi  yang modern, yang memahami perbedaan sebagai nilai tambah dan solusi  dari setiap persoalan. Bagi Anas Urbaningrum, apa yang disampaikan Bapak  Presiden tersebut merupakan petunjuk, bahwa Indonesia dengan  keragamannya, bisa menjadi solusi bagi persoalan dunia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Ini  menjadi inspirasi bagi Anas Urbaningrum untuk terus maju dalam bursa  Ketua Umum Partai Demokrat," kata anggota tim pemenangan Anas  Urbaningrum, Saan Mustopa. Ia menambahkan, visi yang digagas oleh Anas  adalah mewujudkan demokrasi yang modern dan produktif, dengan Partai  Demokrat sebagai motor utama. Demokrasi yang mengelola keragaman  Indonesia menjadi kekuatan bangsa untuk lebih berdaya di kancah politik  internasional. Demokrasi yang memungkinkan nilai kepemimpinan tertanam  di jiwa setiap insan Indonesia, dan lahir kembali secara terus menerus.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Indonesia  membutuhkan demokrasi yang modern, karenanya Partai Demokrat harus  menang di 2014. Sebab hanya Partai Demokrat yang bisa mengelola  perbedaan budaya, religi dan kelas ekonomi menjadi sebuah kekuatan  dashyat untuk memajukan Indonesia. Untuk Indonesia, saya mencalonkan  diri menjadi Ketua Umum," demikian dikatakan Anas Urbaningrum, di  Jakarta, Sabtu (8/5) lalu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan, solusi yang dihasilkan  dari sebuah keagaman adalah sebuah solusi kolektif. Dirancang,  disadari, dipahami dan dilaksanakan bersama. "Ketika setiap insan  Indonesia, terutama kader-kader Partai Demokrat memiliki jiwa  kepemimpinan itu, maka akan lahir sebuah kesadaran kolektif untuk  mencari dan melaksanakan solusi dari setiap persoalan bangsa," lanjut  Anas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara Saan menambahkan, kesadaran kolektif mewujudkan  demokrasi yang modern dan produktif bukanlah hasil dari tindakan  memaksa. Tapi realisasi dari aksi. Bukan mengklaim, tapi mengayomi.  "Setiap calon Ketua Umum Partai Demokrat, selayaknya memberi contoh pada  rakyat Indonesia, bahwa klaim hanya membunuh demokrasi dan memasung  kesadaran kolektif," kata Saan.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;(adv/adv)&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-2686107131897034246?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/2686107131897034246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=2686107131897034246' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2686107131897034246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2686107131897034246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/anas-dibutuhkan-partai-demokrat-demi_14.html' title='Anas: Dibutuhkan Partai Demokrat Demi Demokrasi Modern di Indonesia'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-4528483464143443750</id><published>2010-05-13T04:40:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T04:41:37.182-07:00</updated><title type='text'>Indonesia Butuh Ketua Umum Demokrat Yang Visioner Seperti Anas</title><content type='html'>Jakarta - Indonesia membutuhkan Ketua Partai Demokrat yang visioner dan memiliki kemampuan menggulirkan visi jangka panjang serta penyusunan program kerja jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya, sebagai partai terbesar saat ini, Partai Demokrat merupakan kunci untuk mewujudkan Demokrasi yang modern dan produktif.Hal ini terungkap dalam hasil survei Opinion Leaders CIRUS, yang dilansir Minggu (9/5) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surveynya, CIRUS menemukan bahwa visi jauh ke depan yang dibarengi dengan kemampuan menyusun program kerja jangka panjang merupakan salah satu dari 11 kriteria utama kepemimpinan Partai Demokrat, yang dinantikan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam survey yang melibatkan 150 opinion leader, sebagai responden tersebut, Cirus juga menemukan fakta bahwa kandidat Ketua Umum Anas Urbaningrum dianggap memiliki visi dan kemampuan menggulirkan visi jangka panjang, serta penyusunan program kerja jangka panjang, yang jauh lebih baik, jika dibandingkan dengan dua kandidat lainnya Andi Malarangeng dan Marzuki Alie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi temuan tersebut, anggota tim pemenangan Anas Urbaningrum, Saan Mustofa mengatakan, Anas memiliki sudah terbukti memliki visi dan kemampuan menyusun program jangka panjang. “Kiprahnya dalam mempertahankan eksistensi HMI, dan menggerakkan kader-kadernya, di tengah arus gerakan mahasiswa yang panas pada 1998 silam adalah salah satu buktinya,” kata Saan. Ia menambahkan, kemampuan Anas situ semakin terlihat, ketika di usia yang sangat muda, Anas menjadi salah satu tokoh yang turut meletakkan dasar bagi transisi demokrasi Indonesia, melalui perannya di tim verifikasi partai politik dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Saan, pencapaian tersebut hanya bisa dilakukan oleh individu yang memiliki kecerdasan emosi dan pengalaman mengelola konflik. “Anas selalu berpikir jernih sebelum bertindak, dan mengendalikan diri sebelum berkata-kata. Tidak pernah sekalipun ia merendahkan harga diri orang lain. Bahkan kepada lawan politiknya pun, ia tak segan menundukkan kepala, sebagai tanda penghormatan,” lanjut Saan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pengamat politik Syamsudin Haris menilai, “Anas sudah membuktikan diri sebagai anak muda yang memiliki kecerdasaan emosi dan memiliki pengalaman memimpin organisasi mahasiswa terbesar, HMI, di era konflik antara mahasiswa dan pemerintah memuncak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan pendapat kedua tokoh di atas, survey CIRUS juga menemukan fakta bahwa dalam dimensi jiwa kepemimpinan, hal kemampuan memimpin organisasi berskala nasional, menduduki jabatan politik, dan memimpin Partai Demokrat, Anas jauh mengungguli Andi dan Marzuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kenyataan tersebut, ia menilai sangat aneh apabila kemudian jabatan Ketua Umum Partai Demokrat, diduduki oleh orang yang tak pernah punya prestasi menjaga keutuhan suara partai, ketika terjadi gesekan antar partai politik, dalam sebuah isu. “Sulit rasanya mempercayakan perjuangan partai pada orang yang hanya memiliki kelebihan usia, tapi miskin kematangan dan pengalaman mengelola organisasi. Partai Demokrat bukan butuh teori, tapi aksi dan bukti agar tetap menang di 2014 mendatang,” tutup Saan. (adv/adv)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-4528483464143443750?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/4528483464143443750/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=4528483464143443750' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4528483464143443750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/4528483464143443750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/indonesia-butuh-ketua-umum-demokrat.html' title='Indonesia Butuh Ketua Umum Demokrat Yang Visioner Seperti Anas'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-1632914357451947903</id><published>2010-05-13T04:37:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T04:40:33.242-07:00</updated><title type='text'>Sahabat Anas Akan Konvoi ke Bandung</title><content type='html'>JAKARTA, TRIBUN- Sebagai bentuk dukungan terhadap calon Ketua Umum (Ketum) Anas Urbaningrum dalam Kongres II Partai Demokrat pada tanggal 21-23 Mei 2010 di Bandung, sehari sebelum pelaksanaan kongres, sahabat anas akan melakukan konvoi ke Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Juru Bicara Sahabat Anas, Yan Zulfikar, mengatakan bahwa mereka akan melakukan konvoi pada tanggal 20 Mei 2010 dengan 100 kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ini, kendaraan untuk konvoi sudah ada daerah yang akan menyumbang. Dari Jawa Timur 30 dan Jawa Tengah 20,"jelasnya  di Hotel Sultan, Kamis (14/5/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, mereka pun akan mendirikan supercamp di arena kongres supaya yang berkompetisi tidak merasa terlalu tegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita pun disana akan mendirikan supercamp dalam arena kongres, supaya yang berkampanye tidak terlalu tegang," ujarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-1632914357451947903?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/1632914357451947903/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=1632914357451947903' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1632914357451947903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1632914357451947903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/sahabat-anas-akan-konvoi-ke-bandung.html' title='Sahabat Anas Akan Konvoi ke Bandung'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-3815745362490431269</id><published>2010-05-13T04:36:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T04:37:17.055-07:00</updated><title type='text'>Anas Urbaningrum dinilai bisa lebih baik daripada SBY</title><content type='html'>Jakarta  - Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Iberamsjah memprediksi calon Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (AU) tak hanya cocok menjadi Ketua umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau perlu AU gantikan SBY. Sebab anak ini punya bakat untuk menjadi presiden. Tapi kelemahan SBY jangan diikuti oleh AU," kata Iberamsjah, saat diskusi publik Kenegarawanan SBY Untuk Demokrasi Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (13/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, terkait dengan pencalonan Anas sebagai Ketua Umum Partai Demokrta (PD) Iberamsjah mengatakan, Anas adalah sosok yang santun, rendah hati dan PD membutuhkan orang yang seperti itu dalam membangun dan membesarkan PD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"PD perlu figur yang cerdas, santun, dapat berkomunikasi dengan mitra dan oposisi, bisa menggiring. Bila tidak, maka PD selamat tinggal. Figur itu ada pada AU," kata Iberamsjah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(new)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-3815745362490431269?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/3815745362490431269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=3815745362490431269' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3815745362490431269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3815745362490431269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/anas-urbaningrum-dinilai-bisa-lebih.html' title='Anas Urbaningrum dinilai bisa lebih baik daripada SBY'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-2435851114665091188</id><published>2010-05-13T04:34:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T04:36:21.957-07:00</updated><title type='text'>Pengamat: Anas Seorang Demokrat</title><content type='html'>Jakarta, RMOL. Anas Urbaningrum dinilai memenuhi kriteria sebagai pemimpin masa depan Partai Demokrat. Salah satu calon ketua umum Partai Demokrat ini dikenal santun dalam berpolitik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita lihat saja Anas tidak pernah menciderai orang dalam perkataannya, tidak pernah memojokkan orang, juga tidak pernah menyakiti mitra koalisi atau oposisi," papar pengamat politik UI Iberamsyah saat diskusi  yang digelar Sahabat Anas di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (13/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, jika melihat latar belakang,  Anas punya hubungan yang baik dengan PAN, PKB, dan PPP. Itu karena Anas pernah menjadi ketua umum PB HMI. Kondisi itu tidak berarti bahwa Anas cenderung ke Islam. Anas tetaplah seorang demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya ini bukan kampanye. Saya 100 persen orang kampus," tegasnya.[rap]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-2435851114665091188?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/2435851114665091188/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=2435851114665091188' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2435851114665091188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2435851114665091188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/pengamat-anas-seorang-demokrat.html' title='Pengamat: Anas Seorang Demokrat'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5946693311580526409</id><published>2010-05-13T00:40:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T04:40:40.230-07:00</updated><title type='text'>Sahabat Anas Akan Konvoi ke Bandung</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA,  TRIBUN&lt;/strong&gt;- Sebagai bentuk dukungan terhadap calon Ketua Umum  (Ketum) Anas Urbaningrum dalam Kongres II Partai Demokrat pada tanggal  21-23 Mei 2010 di Bandung, sehari sebelum pelaksanaan kongres, sahabat  anas akan melakukan konvoi ke Bandung.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Juru Bicara  Sahabat Anas, Yan Zulfikar, mengatakan bahwa mereka akan melakukan  konvoi pada tanggal 20 Mei 2010 dengan 100 kendaraan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Saat ini,  kendaraan untuk konvoi sudah ada daerah yang akan menyumbang. Dari Jawa  Timur 30 dan Jawa Tengah 20,"jelasnya  di Hotel Sultan, Kamis  (14/5/2010).&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;Selain itu,  mereka pun akan mendirikan supercamp di arena kongres supaya yang  berkompetisi tidak merasa terlalu tegang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Kita pun disana akan  mendirikan supercamp dalam arena kongres, supaya yang berkampanye tidak  terlalu tegang," ujarnya.&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5946693311580526409?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5946693311580526409/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5946693311580526409' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5946693311580526409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5946693311580526409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/sahabat-anas-akan-konvoi-ke-bandung_13.html' title='Sahabat Anas Akan Konvoi ke Bandung'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-7421650753219857620</id><published>2010-05-13T00:37:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T04:37:23.877-07:00</updated><title type='text'>Anas Urbaningrum dinilai bisa lebih baik daripada SBY</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;  - Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Iberamsjah memprediksi  calon Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (AU) tak hanya cocok  menjadi Ketua umum.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Kalau perlu AU gantikan SBY. Sebab anak ini  punya bakat untuk menjadi presiden. Tapi kelemahan SBY jangan diikuti  oleh AU," kata Iberamsjah, saat diskusi publik &lt;em&gt;Kenegarawanan SBY  Untuk Demokrasi Indonesia&lt;/em&gt; di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (13/5).&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara  itu, terkait dengan pencalonan Anas sebagai Ketua Umum Partai Demokrta  (PD) Iberamsjah mengatakan, Anas adalah sosok yang santun, rendah hati  dan PD membutuhkan orang yang seperti itu dalam membangun dan  membesarkan PD&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;"PD perlu  figur yang cerdas, santun, dapat berkomunikasi dengan mitra dan oposisi,  bisa menggiring. Bila tidak, maka PD selamat tinggal. Figur itu ada  pada AU," kata Iberamsjah.&lt;strong&gt;&lt;br&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(new)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-7421650753219857620?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/7421650753219857620/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=7421650753219857620' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7421650753219857620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/7421650753219857620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/anas-urbaningrum-dinilai-bisa-lebih_13.html' title='Anas Urbaningrum dinilai bisa lebih baik daripada SBY'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8922977104109833588</id><published>2010-05-13T00:36:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T04:36:30.315-07:00</updated><title type='text'>Pengamat: Anas Seorang Demokrat</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="90%"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta,  RMOL.&lt;/strong&gt; Anas Urbaningrum dinilai memenuhi kriteria sebagai  pemimpin masa depan Partai Demokrat. Salah satu calon ketua umum Partai  Demokrat ini dikenal santun dalam berpolitik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Kita lihat saja  Anas tidak pernah menciderai orang dalam perkataannya, tidak pernah  memojokkan orang, juga tidak pernah menyakiti mitra koalisi atau  oposisi," papar pengamat politik UI Iberamsyah saat diskusi  yang  digelar Sahabat Anas di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (13/5).&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;p&gt;Menurut dia, jika melihat latar belakang,  Anas punya  hubungan yang baik dengan PAN, PKB, dan PPP. Itu karena Anas pernah  menjadi ketua umum PB HMI. Kondisi itu tidak berarti bahwa Anas  cenderung ke Islam. Anas tetaplah seorang demokrat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Saya ini  bukan kampanye. Saya 100 persen orang kampus," tegasnya.&lt;strong&gt;[rap]&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8922977104109833588?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8922977104109833588/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8922977104109833588' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8922977104109833588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8922977104109833588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/pengamat-anas-seorang-demokrat_13.html' title='Pengamat: Anas Seorang Demokrat'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6177223657658203172</id><published>2010-05-12T20:48:00.000-07:00</published><updated>2010-05-12T20:49:33.182-07:00</updated><title type='text'>Tim Pemenangan Anas Menilai Wacana Aklamasi Digulirkan Pihak yang Tidak PeDe</title><content type='html'>JAKARTA - Kubu kandidat calon ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menanggapi enteng wacana pemilihan secara aklamasi. Ketua Tim Pemenangan Ahmad Mubarok menilai, wacana itu sengaja digulirkan oleh pihak-pihak yang sudah tidak memiliki kepercayaan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang menyampaikannya (wacana aklamasi, Red) adalah orang yang tidak yakin bisa terpilih menjadi ketua umum, tak pede," ujar Mubarok di Jakarta kemarin (12/5). Latar belakang munculnya wacana tersebut, tidak lain menurut dia, setelah melihat kenyataan bahwa dukungan mayoritas DPD/DPC tetap diberikan ke Anas hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara tegas wakil ketua umum DPP Demokrat itu menyatakan tidak sepakat dengan wacana tersebut. Alasannya, selain dinilai kurang demokratis, pelaksanaan kongres belum menunjukkan tanda-tanda mencemaskan. "Apa alasannya? Kompetisi antarkandidat juga masih berlangsung lancar dan wajar," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya, lanjut Mubarok, jika kompetisi sudah menjurus pada perpecahan dan situasi deadlock. "Ini kongres belum dilaksanakan kok sudah bilang aklamasi, kan aneh," tandas guru besar UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, tambah dia, selama perjalanan kongres masih sesuai dengan relnya, wacana aklamasi tidak sepatutnya disampaikan. Hal itu sama halnya dengan meniadakan kongres. "Sekalian saja tidak usah ada kongres," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Andi Mallarangeng, Nachrowi Ramli, mengatakan, keinginan pihaknya agar pemilihan ketua umum dilangsungkan aklamasi bukan karena tidak percaya diri. Sebab, menurut dia, dukungan kepada kandidatnya semakin hari semakin gemuk. "Tidak ada itu. Dukungan semakin hari semakin merata saat ini," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengklaim, hingga saat ini dukungan yang masuk sudah mencapai 86 persen. Bukan hanya dukungan lisan, lanjut Nachrowi, dukungan para pengurus Demokrat di daerah itu ditegaskan dalam pernyataan tertulis. (dyn/c2)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6177223657658203172?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6177223657658203172/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6177223657658203172' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6177223657658203172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6177223657658203172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/tim-pemenangan-anas-menilai-wacana.html' title='Tim Pemenangan Anas Menilai Wacana Aklamasi Digulirkan Pihak yang Tidak PeDe'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-6892728757944096307</id><published>2010-05-12T20:47:00.000-07:00</published><updated>2010-05-12T20:48:38.096-07:00</updated><title type='text'>Anas Yakin Dukungan DPC-DPD Solid</title><content type='html'>JAKARTA - Manuver politik kandidat lain tidak membuat calon Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum terpancing. Anas memilih sikap tenang sekaligus yakin dukungannya tetap solid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas yang juga Ketua DPP Partai Demokrat mengaku rileks menghadapi persaingan politik di internal partainya menjelang Kongres Nasional Kedua di Bandung, 21_23 Mei mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua jenis kampanye yang dimunculkan lawan politiknya, Andi Mallarangeng dan Marzuki Alie, dihadapinya tanpa aksi pembalasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara berpolitik seperti itulah yang ingin ditunjukkan kandidat pengusung jargon "Politik Cerdas dan Sopan" yang menganut ajaran pendiri Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya selalu mengungkapkan kepada seluruh tim, DPC, dan DPD bahwa kita adalah penganut nilai ajaran SBY, yaitu politik cerdas dan santun. Kita adalah penganut politik putih, bukan politik hitam. Karena itu, kalau ada kampanye hitam, tak perlu dibalas," katanya, Rabu (12/5/2010) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan anggota Komisi PemilihanUmum( KPU) ini yakin bahwa cara berpolitik santun akan melahirkan suasana kongres yang kondusif. Dia sengaja tidak menunjukkan gerakan politik dalam upaya memenangkan kursi Ketua Umum DPP Partai Demokrat periode 2010_2015 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya ini yang paling rileks dari pada calon-calon yang lain. Memang tekanan pada saya paling kecil daripada calon yang lain," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain gerakan politiknya tidak ingin banyak diekspos, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR ini mengaku telah memiliki ikatan hati dan nalar politik yang sama dengan semua dewan pimpinan daerah dan dewan pimpinan cabang (DPDDPC) se-Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, dia optimistis bahwa dukungannya tidak akan bergeser hingga digelarnya pemilihan ketua umum DPP. Ditambah lagi dengan aktivitas politik yang telah dia rajut lima tahun sebelumnya sebagai Ketua DPP bidang politik. Hal itu sangat memudahkan dirinya untuk menjalin komunikasi dengan DPC dan DPD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan Anas atas soliditas para pendukungnya juga didasarkan pada hasil survei Lembaga Penelitian, Pendidikan,Penerangan Ekonomi, dan Sosial (LP3ES).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam survei itu LP3ES mewawancarai para Ketua DPC dan DPD yang memiliki hak suara dalam pemilihan ketua umum Partai Demokrat dalam kongres nanti. Hasilnya, Anas unggul dengan 46,2 persen, Marzuki Alie 21,3 persen, serta Andi Mallarangeng hanya 2,3 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tahu potret itu bisa berubah. Tetapi, dengan situasi seperti sekarang ini, saya rasa perubahannya tidak begitu besar. Ya, masih di kisaran itu saja," ujarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-6892728757944096307?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/6892728757944096307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=6892728757944096307' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6892728757944096307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/6892728757944096307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/anas-yakin-dukungan-dpc-dpd-solid.html' title='Anas Yakin Dukungan DPC-DPD Solid'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-743654497974251908</id><published>2010-05-12T16:49:00.000-07:00</published><updated>2010-05-12T20:49:38.142-07:00</updated><title type='text'>Tim Pemenangan Anas Menilai Wacana Aklamasi Digulirkan Pihak yang Tidak PeDe</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA &lt;/strong&gt;- Kubu  kandidat calon ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menanggapi  enteng wacana pemilihan secara aklamasi. Ketua Tim Pemenangan Ahmad  Mubarok menilai, wacana itu sengaja digulirkan oleh pihak-pihak yang  sudah tidak memiliki kepercayaan diri.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Yang menyampaikannya  (wacana aklamasi, Red) adalah orang yang tidak yakin bisa terpilih  menjadi ketua umum, tak pede," ujar Mubarok di Jakarta kemarin (12/5).  Latar belakang munculnya wacana tersebut, tidak lain menurut dia,  setelah melihat kenyataan bahwa dukungan mayoritas DPD/DPC tetap  diberikan ke Anas hingga saat ini.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;Secara tegas wakil ketua umum DPP Demokrat itu menyatakan  tidak sepakat dengan wacana tersebut. Alasannya, selain dinilai kurang  demokratis, pelaksanaan kongres belum menunjukkan tanda-tanda  mencemaskan. "Apa alasannya? Kompetisi antarkandidat juga masih  berlangsung lancar dan wajar," katanya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lain halnya, lanjut  Mubarok, jika kompetisi sudah menjurus pada perpecahan dan situasi &lt;em&gt;deadlock&lt;/em&gt;.  "Ini kongres belum dilaksanakan &lt;em&gt;kok &lt;/em&gt;sudah bilang aklamasi, &lt;em&gt;kan  &lt;/em&gt;aneh," tandas guru besar UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta,  tersebut.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Yang jelas, tambah dia, selama perjalanan kongres masih  sesuai dengan relnya, wacana aklamasi tidak sepatutnya disampaikan. Hal  itu sama halnya dengan meniadakan kongres. "Sekalian saja tidak usah  ada kongres," imbuhnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Andi  Mallarangeng, Nachrowi Ramli, mengatakan, keinginan pihaknya agar  pemilihan ketua umum dilangsungkan aklamasi bukan karena tidak percaya  diri. Sebab, menurut dia, dukungan kepada kandidatnya semakin hari  semakin gemuk. "Tidak ada itu. Dukungan semakin hari semakin merata saat  ini," ujarnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dia mengklaim, hingga saat ini dukungan yang  masuk sudah mencapai 86 persen. Bukan hanya dukungan lisan, lanjut  Nachrowi, dukungan para pengurus Demokrat di daerah itu ditegaskan dalam  pernyataan tertulis. &lt;strong&gt;(dyn/c2)&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-743654497974251908?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/743654497974251908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=743654497974251908' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/743654497974251908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/743654497974251908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/tim-pemenangan-anas-menilai-wacana_12.html' title='Tim Pemenangan Anas Menilai Wacana Aklamasi Digulirkan Pihak yang Tidak PeDe'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-9190664213263122864</id><published>2010-05-12T16:48:00.000-07:00</published><updated>2010-05-12T20:48:44.455-07:00</updated><title type='text'>Anas Yakin Dukungan DPC-DPD Solid</title><content type='html'>&lt;p&gt;JAKARTA - Manuver politik kandidat  lain tidak membuat calon Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum  terpancing. Anas memilih sikap tenang sekaligus yakin dukungannya tetap  solid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anas yang juga Ketua DPP Partai Demokrat mengaku rileks  menghadapi persaingan politik di internal partainya menjelang Kongres  Nasional Kedua di Bandung, 21_23 Mei mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semua jenis  kampanye yang dimunculkan lawan politiknya, Andi Mallarangeng dan  Marzuki Alie, dihadapinya tanpa aksi pembalasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cara berpolitik seperti itulah yang ingin ditunjukkan  kandidat pengusung jargon "Politik Cerdas dan Sopan" yang menganut  ajaran pendiri Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Saya  selalu mengungkapkan kepada seluruh tim, DPC, dan DPD bahwa kita adalah  penganut nilai ajaran SBY, yaitu politik cerdas dan santun. Kita adalah  penganut politik putih, bukan politik hitam. Karena itu, kalau ada  kampanye hitam, tak perlu dibalas," katanya, Rabu (12/5/2010) kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mantan  anggota Komisi PemilihanUmum( KPU) ini yakin bahwa cara berpolitik  santun akan melahirkan suasana kongres yang kondusif. Dia sengaja tidak  menunjukkan gerakan politik dalam upaya memenangkan kursi Ketua Umum DPP  Partai Demokrat periode 2010_2015 mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Saya ini yang  paling rileks dari pada calon-calon yang lain. Memang tekanan pada saya  paling kecil daripada calon yang lain," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain gerakan  politiknya tidak ingin banyak diekspos, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR  ini mengaku telah memiliki ikatan hati dan nalar politik yang sama  dengan semua dewan pimpinan daerah dan dewan pimpinan cabang (DPDDPC)  se-Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, dia optimistis bahwa dukungannya tidak  akan bergeser hingga digelarnya pemilihan ketua umum DPP. Ditambah lagi  dengan aktivitas politik yang telah dia rajut lima tahun sebelumnya  sebagai Ketua DPP bidang politik. Hal itu sangat memudahkan dirinya  untuk menjalin komunikasi dengan DPC dan DPD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keyakinan Anas atas  soliditas para pendukungnya juga didasarkan pada hasil survei Lembaga  Penelitian, Pendidikan,Penerangan Ekonomi, dan Sosial (LP3ES).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam  survei itu LP3ES mewawancarai para Ketua DPC dan DPD yang memiliki hak  suara dalam pemilihan ketua umum Partai Demokrat dalam kongres nanti.  Hasilnya, Anas unggul dengan 46,2 persen, Marzuki Alie 21,3 persen,  serta Andi Mallarangeng hanya 2,3 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Saya tahu potret itu  bisa berubah. Tetapi, dengan situasi seperti sekarang ini, saya rasa  perubahannya tidak begitu besar. Ya, masih di kisaran itu saja,"  ujarnya.&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-9190664213263122864?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/9190664213263122864/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=9190664213263122864' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/9190664213263122864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/9190664213263122864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/anas-yakin-dukungan-dpc-dpd-solid_12.html' title='Anas Yakin Dukungan DPC-DPD Solid'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5221006107795532655</id><published>2010-05-10T00:07:00.000-07:00</published><updated>2010-05-10T00:09:43.282-07:00</updated><title type='text'>Ketua Umum Bukan Tujuan!</title><content type='html'>INILAH.COM, Jakarta - Perebutan posisi Ketua Umum DPP Partai Demokrat jelang kongres memang tidak sepanas beberapa bulan lalu. Namun masing-masing kandidat terus mempersiapkan diri termasuk Anas Urbaningrum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas menegaskan niat dirinya untuk maju dalam perebutan Demokrat 1 bukanlah menjadi tujuan. “Saya maju itu fokusnya bukan menjadikan posisi ketua umum sebagai tujuan, bukan itu,” ujarnya kepada pers termasuk R Ferdian Andi R dari INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (10/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anas, dirinya ingin membangun tradisi demokrasi yang baik, sehat, dan dewasa di Partai Demokrat. Karena itu untuk mendapatkan mandat sebagai ketua umum harus ditempuh dengan cara yang baik, elegan, dan demokratis. Apa maksud pernyataan Anas? Berikut wawancara lengkapnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua pekan menjelang Kongres Partai Demokrat, DPC akan melakukan pleno untuk penentuan siapa yang akan dipilih dalam kongres Partai Demokrat, apa komentarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu hak politik DPC, kita serahkan kreativitas pada DPC dan DPD. Saya kira mereka sudah matang dan dewasa, bisa memilih siapa yang paling cocok untuk memilih pimpinan Partai Demokrat ke depan. Jadi kita percayakan saja pada DPD/DPC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana hasil dari operasi senyap yang dilakukan tim Anda jelang dua minggu pelaksanaan kongres?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan operasi senyap. Prinsipnya begini, kami mengharapkan yang terbaik. Saya maju itu fokusnya bukan menjadikan posisi ketua umum sebagai tujuan, bukan itu. Tetapi jika dipercaya, oleh peserta kongres untuk memimpin partai sebagai tentu itu sebuah kehormatan dan kepercayaan yang harus saya tunaikan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin, ide dan gagasan bersama yang berkembang selama ini menjadi ikatan sambungan komitmen antara saya, DPD, dan DPC. Mengapa saya maju, karena Indonesia butuh demokrasi yang modern, mapan, dan produktif. Partai Demokrat sebagai partai terbesar, jika bisa terus berkembang itu bisa menjamin demokrasi di Indonesia. Jadi konteksnya seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan ini bukan wujud pelemahan dan mengendurkan Anda untuk maju sebagai Ketua Umum Partai Demokrat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama sekali tidak, justru menguatkan. Maksud saya, ketua umum tidak boleh menjadi tujuan, kalau ketua umum menjadi tujuan, segala cara akan diraih untuk meraih posisi itu. Padahal kita ingin membangun tradisi demokrasi yang baik, sehat, dan dewasa di Partai Demokrat. Karena itu untuk mendapatkan mandat sebagai ketua umum, itu harus ditempuh dengan cara yang baik, elegan, demokratis, dan cara yang bisa mengukuhkan tradisi Demokrat yang baik dan bisa mendorong konres sebagai konsolidasi partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan wacana proses pemilihan Ketua Umum dengan cara aklamasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita serahkan kepada peserta kongres. Aklamasi atau voting itu model pengambilan keputusan. Biasanya, kalau calon hanya satu maka caranya aklamasi. Tapi kalau calonnya lebih dari satu ya pemungutan suara. Pemungutan suara sama terhormatnya dengan cara aklamasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menyebutkan, kongres Partai Demokrat mendatang endingnya akan seperti model kongres PAN dengan aklamasi kepada Andi Mallarangeng. Anda akan mundur dan menyerahkan ke Andi Mallarangeng. Apakah betul dengan isu tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini Partai Demokrat, ini bukan PAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa data riil yang memberikan dukungan ke Anda dari DPC dan DPD Partai Demokrat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin baik, makin mantab. Tidak perlu disebut angkanya. [mdr]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5221006107795532655?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5221006107795532655/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5221006107795532655' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5221006107795532655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5221006107795532655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/ketua-umum-bukan-tujuan.html' title='Ketua Umum Bukan Tujuan!'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-8891932224533087228</id><published>2010-05-09T21:54:00.000-07:00</published><updated>2010-05-09T21:55:53.241-07:00</updated><title type='text'>Anas: Ini Bukan Koalisi Dagang Sapi</title><content type='html'>VIVAnews - Demokrat menegasakan bahwa koalisi pendukung pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono demi meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kesepakatan politik yang terjadi dapat memperkokoh dan mengefektifkan koalisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukan untuk melayani kepentingan transaksional para elit partai. Bukan koalisi dagang sapi," kata salah satu Ketua Dewan Pimpinan Pusat Demokrat Anas Urbaningrum dalam keterangan tertulisnya, Senin 10 Mei 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas yakin, efektifitas koalisi bisa berpengaruh dan semakin banyak berbuat untuk kepentingan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orientasinya adalah untuk menjamin efektifitas dan produktivitas pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan sampai ikhtiar untuk membangun koalisi politik yang stabil dan produktif dianggap sebagai keganjilan," ujar Ketua Fraksi Demokrat di DPR ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas menegaskan, partai-partai koalisi bersepakat untuk membentuk Sekretariat Bersama Partai Koalisi. Di dalam sekretariat gabung itu, akan dibahas dan disepakati isu-isu dan agenda strategis yang akan dilaksanakan bersama seluruh partai koalisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Agenda dan isu strategis itu adalah fokus pada upaya membina demokrasi produktif dan peningkatan kesejahteraan rakyat," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anas, membina koalisi yang terlembaga adalah tuntutan sejarah dan untuk kepentingan masa depan. "Ini adalah operasionalisasi dari komitmen berkoalisi," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, pada Kamis 6 Mei malam lalu digelar pertemuan mitra koalisi SBY-Boediono di kediaman Presiden SBY di Cikeas, Bogor. Hasilnya, SBY menjadi Ketua Koalisi, dan Aburizal Bakrie menjadi Ketua Harian. (hs)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-8891932224533087228?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/8891932224533087228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=8891932224533087228' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8891932224533087228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/8891932224533087228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/anas-ini-bukan-koalisi-dagang-sapi.html' title='Anas: Ini Bukan Koalisi Dagang Sapi'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-2999080004683870524</id><published>2010-05-09T21:53:00.000-07:00</published><updated>2010-05-09T21:54:42.591-07:00</updated><title type='text'>Tekanan ke Kubu AU Semakin Kuat</title><content type='html'>JAKARTA – Jelang Kongres II Partai Demokrat, suasana kompetisi yang bersih antar kandidat kian tercoreng. Buktinya, kubu Anas Urbaningrum (AU)  tanpa henti merasakan adanya kampanye hitam dari oknum-oknum yang ingin menjatuhkan citra Anas di mata para pendukungnya. Salah satunya melalui SMS di ponsel DPD dan DPC dan tim sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukan hanya itu, kami juga para timses sering menerima pesan-pesan ataupun omongan yang tidak mengenakan di antara sesama kader Demokrat,” kata timses AU for PD-1, Mirwan Amir, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mirwan menilai kampanye hitam itu tak lebih  sebagai rasa iri yang berlebihan kepada Anas. Fitnah yang paling menonjol adalah Anas itu akan menjadikan PD menjadi partai kanan, karena Anas adalah mantan ketua umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menurut saya rumor tersebut sangat lucu dan kekanakan. Kami para timses dan pendukung AU tidak melihat sesuatu yang aneh yang akan dilakukan oleh Mas Anas. Karena Demokrat sampai kapanpun akan tetap berada sebagai partai tengah yang modern,” kata Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI tu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan terhadap kubu Anas memang sedang gencar-gencarnya dilakukan. Maklum, posisi Anas Urbaningrum sebagai kandidat kuat ketua umum teus mendapat dukungan dari akar rumput. Karena itu, Mirwan mengatakan, makin berkibar Anas makin banyak pula yang ingin menjatuhkan citranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara khusus Mirwan mengaku kecewa dengan pernyataan salah satu pendiri Demokrat, Vence Rumangkang, saat peluncuran buku  Sejarah Partai Demokrat di Hotel Sahid,  Kamis. Sebab, di depan publik dan kader Demokrat yang hadir serta di depan dua kandidat ketum, Andi Mallarangeng (AM) dan Anas Urbaningrum, Vence menyatakan Anas adalah sosok yang kuat namun itu sesudah Andi Mallarangeng. Pernyataan itu, menurut Mirwan, tidak pada tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itukan peluncuran buku Demokrat yang hadir adalah seluruh kader Demokrat dan bukan acara khusus yang diselenggarakan oleh salah satu kandidat ketum. Tapi, kok bisa-bisanya dia memberi sambutan bahwa Anas belum cocok untuk menjadi ketum. Ini jelas penghinaan,” tegasnya. Dia merasakan acara itu seperti settingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekecewaan Mirwan juga diutarakan oleh pendukung AU lainnya, Umar Arsal. Menurut anggota Komisi V DPR RI, dirinya kecewa dengan sambutan Vence Rumangkang yang saat ini telah berpindah partai ke Partai Barisan Nasional (Barnas). Menurutnya, jika ingin mendukung salah satu kandidat, maka bukan momennya di depan umum.(dil)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-2999080004683870524?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/2999080004683870524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=2999080004683870524' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2999080004683870524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/2999080004683870524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/tekanan-ke-kubu-au-semakin-kuat.html' title='Tekanan ke Kubu AU Semakin Kuat'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-1527768094031962383</id><published>2010-05-09T19:06:00.000-07:00</published><updated>2010-05-09T19:07:23.958-07:00</updated><title type='text'>Survei Cirus Unggulkan Anas Urbaningrum</title><content type='html'>JAKARTA- Calon Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum mengungguli hampir seluruh kriteria dalam 11 kualifikasi rating dalam survei profiling calon ketua umum PD versi opinion leader yang dilakukan oleh Cirus surveyors group bersama pusat kajian psikologi politik Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Anas menduduki kategori very excellent dalam rating dimensi stabilitas emosi dengan skor 8,2 dalam indikator ketenangan dalam menghadapi serangan atau kritik. Skor tersebut jauh diatas skor kandidat lainnya yakni Andi Malarangeng yang hanya meraih 6,5 dan Marzuki Alie yang hanya mampu memperoleh skor 6,1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun dalam rating-rating lainnya yakni rating dimensi visioner, Anas dianggap memiliki kemampuan menggulirkan visi jangka panjang dan menyusun program kerja jangka panjang melebihi dua kandidat lainnya, dengan skor 7,5. Selain itu, di dalam rating dimensi jiwa kepemimpinan, Anas pun dianggap memiliki kemampuan memimpin organisasi berskala nasional serta mampu memimpin PD selama lima tahun kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas juga menjadi unggulan dalam rating dimensi gaya kepemimpinan demokratis, rating dimensi keterampilan politik, rating dimensi keterampilan komunikasi politik, rating dimensi nasionalisme, dan rating dimensi integritas moral dengan indikator jujur, bebas dari korupsi dan bersih dari skandal moral, kesusilaan dan narkoba, meskipun skornya tak tertaut terlampau jauh dari dua kandidat lainnya. Bahkan, dalam rating dimensi religiusitas, Anas mengungguli kedua kandidat lain dengan skor 7,5 dan Marzuki di 6,7 serta Andi berada di posisi terbuncit dengan skor 6,4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandidat lainnya, yakni Andi, hanya mampu mengungguli Anas di salah satu indikator dalam rating dimensi penampilan. Dengan indikator pesona dalam penampilan, serta penampilan rapi dan enak dipandang Andi berada di posisi lebih tinggi sedikit dari Anas dan Marzuki. Selain itu, Andi pun mengungguli Anas, yang hanya mampu meraih skor 7,5, dengan skor 7,8 dalam rating dimensi intelektualitas pada indikator latar belakang pendidikan. Meskipun, dalam rating yang sama, Anas masih mengungguli kedua kandidat dalam kemampuan mengeluarkan ide cemerlang serta kemampuan menyelesaikan persoalan pelik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamdi Muluk, peneliti dari Cirus Surveyors Group, mengatakan survei ini dilatarbelakangi pendapat bahwa masyarakat dan elite politik pun berhak mendapat informasi yang detil tentang profil calon pemimpinnya. "Sehingga publik tak hanya mendapatkan informasi mengenai dukungan atau vote, tapi juga informasi tentang kualifikasi, karakter serta sifat-sifat calon pemimpin," katanya dalam paparan laporan hasil profiling tersebut di Hotlet atlet Century Park, Ahad (9/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, penilaian tentang profil serta karakter calon pemimpin politik dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan. Salah satunya dengan meminta penilaian opinion leader yang dianggap sebagai orang dengan kepedulian terhadap urusan publik dan politik, memiliki pengetahuan memadai, serta kemampuan memberikan penilaian objektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian tersebut, kata dia, dilakukan terhadap 150 opinion leader di 15 ibukota Provinsi di Indonesia, pada 24-30 April 2010 silam. Respondennya, tambah Hamdi, terdiri dari kalangan akademisi, pimpinan LSM, Pimpinan redaksi media cetak terkemuka, tokoh agama, dan tokoh politik tingkat provinsi, tokoh masyarakat dan budayawan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-1527768094031962383?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/1527768094031962383/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=1527768094031962383' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1527768094031962383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/1527768094031962383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/survei-cirus-unggulkan-anas-urbaningrum.html' title='Survei Cirus Unggulkan Anas Urbaningrum'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-3437114280638486290</id><published>2010-05-09T19:05:00.000-07:00</published><updated>2010-05-09T19:06:26.264-07:00</updated><title type='text'>Kubu Anas Lupakan Tawaran Sekjen</title><content type='html'>TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Anas Urbaningrum untuk Demokrat, Saan Mustofa, menilai, tawar menawar jabatan politik menuju kongres Partai Demokrat tidak dielok dilakukan sejak dini.Apalagi tawar menawar dilakukan kepada kandidat ketua umum yang tengah menggapai kursi Demokrat 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak elok kalau hanya menawarkan sekjen (sekretaris jenderal). Kita bersusah payah agar Anas Urbaningrum untuk ketua umum," ungkap Saan Mustofa di Jakarta, Minggu (9/5/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berharap, semestinya kompetisi berjalan dengan baik, tanpa fitnah dan black campaign. "Kualitas demokrasi ditentukan kualitas kompetisi di masing-masing internal partai," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saan menyebut, kongres menjadi momentum konsolidasi partai agar menjadi kokoh dan kuat. "Momentum konsolidasi mengarah ke sana," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, kubu kandidat calon ketua umum Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng menawarkan jabatan sekjen kepada Anas Urbaningrum bila Andi Mallarangeng menjadi ketua umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kongres Partai Demokrat akan digelar mulai 21-23 Mei di Bandung. Tiga kandidat calon ketua umum dipastikan akan maju, di antaranya Anas Urbaningrum, Andi Mallarangeng, dan Marzuki Alie.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-3437114280638486290?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/3437114280638486290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=3437114280638486290' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3437114280638486290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/3437114280638486290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/kubu-anas-lupakan-tawaran-sekjen_09.html' title='Kubu Anas Lupakan Tawaran Sekjen'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3093395912352524098.post-5923801504564848319</id><published>2010-05-09T19:04:00.001-07:00</published><updated>2010-05-09T19:04:57.844-07:00</updated><title type='text'>Anas Akui Dukungan Sebagai Ketum PD Makin Mantap</title><content type='html'>INILAH.COM, Jakarta - Anas Urbaningrum, salah satu kandidat Ketua Umum Demokrat, mengaku semakin yakin dengan jumlah dukungan atas dirinya. Namun, Anas tak menjadikan posisi Ketua Umum sebagai tujuan utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makin mantap, makin baik," kata Anas Urbaningrum, usai dialog 'Ketika Jeng Sri Pergi' di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (8/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Anas enggan menyebutkan jumlah dukungan dari DPD dan DPC. "Tidak perlu disebut angkanya," cetusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas mengatakan dirinya maju sebagai calon Ketua Umum bukan untuk menjadikan posisi Ketum Demokrat sebagai tujuan utama. Sebab, jika posisi Ketum menjadi tujuan maka segala cara akan digunakan untuk meraih posisi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Posisi Ketum harus dilakukan dengan cara-cara yang baik, cara-cara yang elegan, cara-cara yang demokratis, cara-cara yang bisa mengukuhkan tradisi internal demokrasi yang baik dan cara-cara yang mendorong kongres ini menjadi forum konsolidasi politik bagi partai demokrat," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas juga mengungkapkan alasan mengapa dirinya mau maju mencalonkan diri sebagai Ketum PD, karena Indonesia membutuhkan Demokrasi yang makin modern, matang dan produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan Partai Demokrat yang merupakan partai terbesar sekarang, partai tengah, partai yang moderat, partai yang nasionalis religius jika terus berkembang itu akan menjamin masa depat demokrasi Indonesia," ujarnya. [win/bar]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3093395912352524098-5923801504564848319?l=bunganas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bunganas.blogspot.com/feeds/5923801504564848319/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3093395912352524098&amp;postID=5923801504564848319' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5923801504564848319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3093395912352524098/posts/default/5923801504564848319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bunganas.blogspot.com/2010/05/anas-akui-dukungan-sebagai-ketum-pd.html' title='Anas Akui Dukungan Sebagai Ketum PD Makin Mantap'/><author><name>Anas Urbaningrum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16027282808986300243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
