Showing posts with label cikeas. Show all posts
Showing posts with label cikeas. Show all posts

Sunday, March 7, 2010

Pengarahan SBY Kepada FPD dan DPP PD

(Cikeas, 4 Maret 2010)

1. SBY menegaskan bahwa perjalanan prestasi politik Partai Demokrat pada 2009 yang memenangkan Pemilu DPR dan Presiden, adalah berkah dan anugrah luar biasa. Hal ini patut disyukuri oleh kader demokrat.

2. FPD tidak berada dalam posisi kalah dalam kasus Bank Century ini, karena fokus utama adalah pengungkapan kasus ini seterang-terangnya, transparan dan akuntabel, sehingga rakyat dapat melihat kenyataan yang sebenarnya, terutama soal aliran dana.

3. Yang dituduhkan bahwa ada aliran dana PMS Bank Century ke PD dan Tim Kampanye Capres dan Cawapres PD ternyata tidak terbukti dan memang tidak pernah ada. Karena itu, kader PD harus menegakkan kepala dan tetap percaya diri, karena kita tidak salah.

4. Kita menghargai perbedaan pilihan partai koalisi dalam kasus bank century. SBY memberikan apresiasi yg tulus dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua Anggota FPD dibawah pimpinan Ketua Fraksi yang berjuang tanpa lelah dan tetap konsisten dalam bersikap memperjuangkan kebenaran. Kita patut berbangga atas sikap santun dan menjunjung tinggi cara-cara berdemokrasi yang bermartabat yang diperlihatkan kader PD di DPR.

5. Sore hari tgl 3 Maret (sebelum dilakukan voting di Paripurna DPR), SBY bertemu dengan 5 pimpinan partai koalisi yaitu; Demokrat, Golkar, PPP, PAN, dan PKB. Pimpinan partai memberi jaminan ke SBY bahwa fraksi mereka di DPR berada dalam barisan satu suara dengan Demokrat. Namun fakta yang diterima adalah, janji pimpinan partai koalisi sama sekali tidak sesuai dengan fakta dilapangan, kecuali hanya oleh sebagian kecil koalisi.

6. Kejadian ini adalah pengetahuan yg sangat berharga bagi kita kader PD. Dari awal, sejak digulirkannya RUU Pemilu pada 2008, mungkir janji teman koalisi sdh terjadi. Dalam RUU Pilpres mereka berupaya mengganjal kader demokrat maju sebagai capres dg cara menetapkan syarat pengajuan calon diatas 20 persen peroleh suara. Nyatanya, upaya jahat itu tdk berhasil. Justru PD lah satu-satu partai yg bisa mengajukan kadernya sebagai capres tanpa perlu berkoalisi. Kita harus memiliki keyakinan, bahwa upaya jahat dan tidak terpuji tidak akan pernah mendapat tempat disisi Pencipta. Karena itu, tidak tepat bagi kader PD untuk membalas kejahatan dengan kejahatan.

7. SBY meminta kader PD di seluruh tanah air untuk tetap kompak dan bersatu. Kita tutup kasus century dan kita mulai kembali memikirkan pembangunan untuk menciptakan kesejahteraan rakyat.

8. SBY juga menyampaikan perhargaan setinggi-tingginya kepada kader PD diseluruh Indonesia yang telah mengawal jalannya Pansus Angket dengan tidak melakukan demonstrasi yang anarkis dan cara-cara yang tidak terpuji dimata masyarakat.

9. SBY bangga dan meminta Fraksi PD DPR untuk terus menggunakan cara-cara berpolitik yang santun, bermartabat dan beretika. SBY juga meminta kader PD untuk terus bekerja keras dalam upaya menciptakan kesejahteraan bagi rakyat.

Thursday, March 26, 2009

Pertemuan Intensif Di Cikeas

(republika.co.id) JAKARTA - Sinyal-sinyal Partai Demokrat (DPD) mempererat hubungan dengan partai-partai politik (parpol) dalam koalisi pemerintah terus menguat menjelang pemilu legislatif (pilleg). Ini terlihat dari penguatan komunikasi PD dengan beberapa parpol dalam pekan ini, yaitu dengan PKS, dan kini dengan PKB.

Ketua PD Bidang Politik Anas Urbaningrum menegaskan soal pendirian PD soal komunikasi intensif di pekan ini. Menurutnya, pertemuan intensif itu adalah lanjutan dari silaturahmi dengan beberapa parpol yang digelar dua pekan sebelumnya.

''Yang dibahas adalah masalah-masalah kebangsaan dan kenegaraan, termasuk isu-isu mutakhir. Komitmennya adalah agar pemerintahan berjalan sampai selesai dan pemilu berjalan dengan sukses,'' katanya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (26/3).

Soal penggalangan koalisi baru dengan cara PD berkomunikasi intensif begitu, Anas hanya mengatakan, ''Soal koalisi baru akan dibahas setelah pelaksanaan pileg.''

Kendati begitu, dia menambahkan, dari pertemuan periode kedua dengan parpol-parpol di koalisi pemerintahan, akan ada pendalaman lebih lanjut dalam beberapa waktu ke depan. ''Pertemuan lanjutan akan dilaksanakan, sebagaimana pernah berlangsung pertemuan dua pekan silam. Setelah pileg, sangat mungkin makin intensif.''

Dikatakannya, pertemuan komunikasi dan silaturahmi dengan beberapa parpol guna menghadapi pilleg dilakukan PD dalam dua pekan yang lalu. Jajaran DPP PD, yaitu Ketua Umu Hadi Utomo, Sekjen Marzuki Ali, Anas, dan Ketua Fraksi PD di DPR Sjarifuddin Hasan bertandang ke kantor-kantor DPP parpol, antara lain PPP, PKB, PKS, PAN, dan PKPI.

Di pekan ini, PD melakukan pertemuan lanjutan. Pertemuan itu berlangsung antara Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan jajaran DPP PD dengan jajaran penasehat, majelis syuro, dan ketua umum beberapa parpol di kediaman SBY di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

''Pertemuan itu adalah silaturrahim antara Ketua Wanbin PD (SBY) dengan mereka. Pertemuan itu sudah lama direncanakan,'' kata Anas mengomentari pertemuan SBY dengan Ketua Umum PKB di Cikeas, Kamis siang.

Pertemuan ini adalah silaturahmi antara kedua partai politik yang sekarang tengah bekerja sama di dalam pemerintahan. Anas menambahkan, ini merupakan kelanjutan dari pertemuan PD dan PKB dua pekan silam.

Pendapat serupa juga disampaikan Anas saat pertemuan silaturahmi SBY dengan Majelis Syura PKS Ustadz Hilmi Nasution, beberapa hari yang lalu. Demikian juga komentarnya soal pertemuan SBY dengan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir yang berlangsung Rabu (25/3) malam.

''Pertemuan dengan nada dan substansi yang mirip-mirip juga berlangsung antara SBY dan SB, tadi malam,'' katanya.

Hanya, soal PAN ini, Anas mengatakan, ada substansi yang berbeda. ''Agak beda sedikit, karena PAN mengambil jalan sebagai mitra kritis Pemerintah. Namun demikian, sekarang setrumnya terasa makin nyambung.'' wed/pur